#SSS 25: Solusi Bagi Setiap Masalah

#SSS (Sedekah Super Story) kiriman Sumi Wijayanti (@sumiwijayanti / sumiwijayanti@gmail.com)

.

Saya mau share cerita tentang dahsyatnya sedekah yang dialami oleh teman kerja saya, sebut saja namanya Nisa. Nisa sedang mengalami kesulitan keuangan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Nisa sempat mengajukan pinjaman ke kantor tapi jumlah yang diajukan tidak disetujui oleh kantor kami. Saya sebagai temannya ingin bisa membantunya karena saya tahu betul kondisinya dengan 2 orang anak yang masih kecil, suami yang belum dapat kerjaan setelah di-PHK dan seorang ibu yang ikut dengan mereka. Tapi apa daya, saya juga tak memiliki uang sebanyak yang dia butuhkan.

.

Tapi kira-kira dua minggu yang lalu saya mendapat penawaran Kredit Tanpa Anggunan (KTA) dari pihak Bank yang mengeluarkan kartu kredit dengan cicilan dan bunga flat yang tidak terlalu besar dan tidak dibebankan ke dalam tagihan kartu kredit. Karena saya tidak memerlukannya maka saya coba tawarkan ke Nisa . Dia pun setuju untuk mengajukan pinjaman tersebut atas nama saya.

.

Proses pengajuan pun mulai dijalankan. Sekitar 10 hari sejak pengajuan aplikasi, kabar baik belum juga kami terima. Saya coba sms pihak Bank tapi tidak juga ada balasan. Sementara kebutuhan Nisa untuk anak-anaknya sudah benar-benar mendesak. Sudah terbayang jelas bahwa jika akhir bulan Desember ini dia terima gaji, semua gajinya hanya numpang lewat, dan untuk selanjutnya dia benar-benar akan kebingungan karena tidak ada simpanan.

.

Kami berdua sudah berpikir mungkin aplikasi kami tidak disetujui apalagi sudah akhir tahun belum ada berita. Di saat kami sedang membahas soal KTA tersebut, ada seorang laki-laki sekitar umur 30 tahun dengan keadaan yang lusuh masuk ke kantor dan menyapa kami berdua yang memang berada di counter depan. Pria itu menawarkan dirinya untuk menjadi office boy sekiranya kantor kami memerlukan tenaganya dan memberikan nomer teleponnya ke saya.

.

Sebelum meninggalkan kantor kami, pria itu berkata, “Saya jalan kaki Bu dari Kelapa Gading kesini (Kemang) dan belum makan, kira-kira Ibu bisa kasih saya uang untuk makan atau ongkos?”  Saya diam terpaku karena pada saat itu kondisi saya benar-benar tidak ada uang yang cukup untuk dia beli makanan. Uang saya hanya tinggal recehan 100 – 300 Rupiah saja dan saya baru berencana ke ATM sepulang kerja nanti. Saya mau bilang maaf gak ada uang tapi kok gak tegaaa.. Lalu saya melirik Nisa, kemudian dia berdiri dan merogoh kantong celananya dan memberikan uang kepada pria tersebut.

.

Setelah pria itu pergi, Nisa curhat soal kesulitan keuangannya sambil meletakan kepalanya di atas tumpukan  buku “Notes From Qatar 1” dan “Notes From Qatar Limited Edition”. Kedua buku itu memang baru dia kembalikan setelah dipinjam olehnya 2 bulan yang lalu dan baru dibacanya akhir-akhir ini (itupun setelah berkali-kali saya ingatkan dan saya kasih ultimatum sampai akhir Desember ini tidak dibaca, kedua buku NFQ itu akan saya tarik lagi).

.

Kami lalu membahas buku tersebut. Nisa terkesan dengan konsep 3P’s (Positive, Persistence & Pray) yang ada dalam buku itu. Tapi tentang konsep sedekah yang diajarkan dalam buku itum Nisa agak tidak bisa menerimanya, karena menurut dia sangat aneh jika bersedekah tapi mengharapkan sesuatu dari Allah. Ya, biarlah pikir saya. Saya hargai pendapatnya.

.

Saat sedang berdiskusi itulah handphone saya berbunyi. Dalam hati saya berdoa semoga ini kabar baik dari Bank, dan ternyataaa memang betul telepon itu dari Bank dan alhamdulillah KTA saya disetujui sebesar Rp 10.000.000!!  Setelah 2 minggu kami menunggu, akhirnya KTA itupun disetujui. Kami berdua berpelukan dan saya ikut bahagia karena akhirnya ada jalan keluar untuk kesulitan Nisa walaupun dalam bentuk pinjaman yang harus dicicil tiap bulannya. Tapi tetap, itu merupakan jalan keluar yang diberikan Allah. Alhamdulillaaahh..

.

Beberapa hari setelahnya saya iseng bertanya kepada Nisa, berapa uang yang ia sedekahkan untuk pria berbaju lusuh waktu itu. Dengan malu-malu dia berkata, “Pokoke kalo dikaitkan dengan approval pinjaman KTA , aku dapat 1000x lipat hehehe.” Subhanallah, berarti Nisa sedekah Rp10.000 dan dibalas Rp10.000.000. Nisa cerita, waktu dia sedekahkan Rp 10.000, uang di sakunya tinggal Rp5.000, karena dia pikir masih cukuplah Rp5.000 untuk pulang, maka dia sedekahkan Rp10.000 tersebut.

.

Benar-benar luar biasa banget ya sedekah itu ya.. sekarang Nisa bisa tersenyum lega dalam mengatur keuangannya dan makin percaya bahwa memang sedekah itu sangat dahsyat dan kita boleh berharap kepada-Nya untuk menyelesaikan segala kesulitan kita dengan sedekah. Sedekah adalah solusi bagi setiap masalah yang kita alami. Alhamdulillah..

.

*** THE END ***

Bagi teman-teman yang punya cerita dahsyatnya sedekah dan ingin berbagi inspirasi dengan yang lain, silahkan kirim ke muh_assad@yahoo.com dengan subject #SSS – (Judul Cerita).

.

Regards,

@MuhammadAssad

#SSS 24: Perlindungan Allah Datang Melalui Sedekah

#SSS (Sedekah Super Story) kiriman Dian Nurhikmah (@DianNurhikmah / nurhikmahd@ymail.com)

.

Kejadian bermula ketika saya ke bank untuk urusan kantor. Ketika keluar bank ada seorang nenek yg minta-minta dan karena saya ga bawa uang banyak dan hanya untuk ongkos, saya hanya menyedekahkan 2 ribu perak kepada nenek itu. Luar biasanya, reaksi nenek itu sampai mengangkat tangan dan langsung berdoa sambil menciumi uang itu. Saya nyesel sekali karena hanya sedekah segitu, tapi apa daya karena memang uangnya hanya segitu.

.

Pulang dari bank, saya mendapat telepon yg mengaku dari PT. Jasmin Jaya Raya, katanya dia dapat rekomendasi dari visa dan mastercard karena saya pemegang kartu kredit aktif. Dia bilang saya mendapatkan hadiah berupa tiket menginap 3 hari 2 malam dimana saja saya mau, dan 1 tiket penerbangan domestik, juga diskon dari 20-60% dan kartu multi-diskon lainnya.

.

Saya senang banget pas dengernya, terus saya bilang untuk mengirimnya kerumah saja. Tapi staff itu bilang ini harus langsung diterima oleh saya tidak boleh diwakilkan. Saya bilang bertemu dikantor saya saja, saya tunggu 1 sampai 2 jam. Dia bersedia menemui saya dikantor. Dan dia bilang untuk kartu diskon, saya harus membayar Rp1.999.000 untuk biaya tax on servicenya yang hanya dibayarkan 1 kali untuk jangka waktu 5 -10thn. Saya percaya ketika itu.

.

Tidak lama, ada seorang laki-laki yg menelepon saya dengan nomor yg hampir sama dengan staff yg bernama Eva tadi, dia menanyakan apa saya sudah di telepon oleh staffnya yang bernama Eva dan saya bilang sudah. Dia lalu bertanya saya mau membayar biayanya lewat kartu apa? Saya bingung. Dia bilang harus langsung dibayar. Ketika itu saya bilang tidak jadi saja kalau harus membayar langsung, dan seketika telpon tersebut langsung saya matikan.

.

Kemudian staff itu telepon saya lagi menanyakan kenapa saya tidak jadi mengambil hadiahnya, saya bilang kirim dulu saja hadiahnya nanti langsung saya otorisasi ke kantor anda. Tapi dia bilang tidak bisa karena ketika berkas datang harus hari itu juga langsung diotorisasi. Jadi dia bilang kurirnya akan membawa langsung mesin otorisasinya jadi saya bisa langsung transaksi. Saya jadi semakin ragu, akhirnya saya bilang harus bertanya ke suami dulu, dan meminta dia menghubungi saya setengah jam lagi.

.

Setelah itu saya telpon ke Customer Service kartu kredit saya, dan ternyata itu adalah penipuan. Seketika saya langsung beristigfar, ya Allah engkau telah melindungi hambamu ini. Dan ketika itu saya langsung teringat dengan nenek2 didepan bank yg menerima sedekah saya. Saya merasakan Allah telah melindungi saya dengan sedekah saya itu. Saya benar-benar bersyukur sekali. Saya terhindar dari penipuan sebesar 2jt. Ternyata sedekah tidak hanya melulu dibalas dengan materi tetapi dengan caranya melindungi hambaNya dari segala bahaya.

.

*** THE END ***

Bagi teman-teman yang punya cerita dahsyatnya sedekah dan ingin berbagi inspirasi dengan yang lain, silahkan kirim ke muh_assad@yahoo.com dengan subject #SSS – (Judul Cerita).

.

Regards,

@MuhammadAssad

#NFQtrip2 to Belitung, 17-19 May 2012

.

Assalamualaikum wr. wb… NFQ Trip is back! Setelah NFQ Trip pertama ke Lombok-Gili berjalan lancar dengan total peserta 96 orang (Alhamdulillahhh…), maka sekarang kita akan mengadakan NFQ Trip sesi kedua dengan tujuan ke salah satu “surga” di Indonesia bernama BELITUNG!!!

.

InshaAllah kita akan berangkat ke Belitung tanggal 17-19 Mei 2012 (tanggal merah, libur bersama). Waktu yang dipilih pada saat libur bersama jadi semua teman-teman bisa ikutan tanpa harus bolos sekolah atau cuti kantor. Kuota trip untuk 150 orang saja, dan saya sudah mem-block 150 seat kursi pesawat. Jadi teman-teman tidak usah khawatir ga kedapetan seat hehe.. Untuk trip kali ini, saya menggandeng travel yang sudah berpengalaman bernama Kafila Tours & Travel.

.

Seperti Tagline NFQ Trip, “We Share The Happiness!”, trip ini mempunyai keunikan yang tidak dimiliki oleh trip-trip lainnya yang saya rangkum dalam singkatan 3S, yaitu Senang-senang, Silaturahim, dan Sedekah.

.

1) Senang-senang: NFQ Trip adalah sebuah trip menyenangkan dan terbuka untuk segala macam jenis usia, agama, ras, jenis kelamin, dll. Temen-temen silahkan bawa ayah, ibu, anak, keponakan, om, tante, kakek, nenek, pacar, gebetan, HTS-an sampe TTM-an hehe.. This is not spiritual trip, so everyone is welcome!

.

2) Silaturahim: Berdasarkan pengalaman NFQ Trip 1 ke Lombok-Gili dengan jumlah peserta 96 orang, para peserta berasal dari berbagai macam latar belakang dan profesi. Ada yang pengusaha, dokter, pengacara, model, designer, professional muda, mahasiswa, dll. Tentunya ini adalah peluang yang sangat besar untuk memperluas network kita. Saya sendiri merasakan banyak sekali manfaat dari networking dengan teman-teman NFQ Trip 1.

.

3) Sedekah: Ini dia kekuatan NFQ Trip yang tidak ada di trip-trip lainnya, yaitu sedekah sewaktu trip! Jadi, sebagian biaya trip yang teman-teman bayarkan akan kita sisihkan untuk bersedekah kepada anak-anak fakir miskin di Belitung nanti. Kegiatan ini sudah dilaksanakan pada saat di Lombok kemarin dan semua orang terlihat sangaaatt bahagia bisa makan malam bersama dan menyantuni anak-anak fakir miskin. InshaAllah hidup dan harta teman-teman pun akan semakin berkah dan berlimpah!

.

Untuk biaya trip, harganya Rp 3,8 juta / pax (All-in). Fasilitas yang didapat:

# Tiket pesawat Sriwijaya PP Jakarta-Belitung (hanya ada 2 flight ke Belitung, Batavia dan Sriwijaya. Better Sriwijaya)

# Hotel Bintang 4 (Grand Hatika Belitung)

# Makan selama trip (3x lunch dan 2x dinner)

# Tour guide berlisensi dan berpengalaman

# Airport tax PP

# Tour leader dari Jakarta

# Tour AC transport (private tour)

# Biaya objek wisata yang dikunjungi

# Masuk toilet pun kita bayarin kalo mau hehe..

.

Cara mendaftar?

1. Transfer biaya trip Rp 3,8 juta atau boleh DP Rp 1,8 juta ke Rekening Mandiri 1560002208751 atau BCA 4501486595. Kedua rekening tersebut atas nama Muhammad Assad.

.

2. Kirim bukti slip transfer atau copy sms m-banking ke email nfqtrip@yahoo.com dan cc ke muh_assad@yahoo.com beserta tulis nama lengkap, hp dan KTP. Setelah bukti transfer diterima, kita akan segera kirimkan konfirmasi.

.

Alright guys, see you all in Belitung!! Remember, only for 150 people.. So, hurry up to register your name! This is the itinerary for our trip:

.

DAY 1 (TRANSFER IN + ISLAND TOUR)

07.30 – 08.00 : Rombongan tiba di Bandara Tanjung Pandan, Belitung.

08.00 – 10.00 : Menuju Pantai Tanjung Tinggi, berjemur, santai-santai

10.00 – 12.00 : Berangkat menuju Pantai Tanjung Tinggi, acara bebas

12.00 – 14.00 : Shalat Zuhur, makan siang, istirahat

14.00 – 16.00 : Menuju Hotel untuk check-in dan bersih-bersih

16.00 – 17.30 : Menuju Pantai Tanjung Kelayang & Pulau Lengkuas

17.30 – 19.00 : Makan malam di lokal restaurant

19.00 – 24.00 : Kembali ke Hotel, acara bebas

.

DAY 2 (BELITUNG TIMUR + LASKAR PELANGI TOUR)

07.00 – 08.00 : Sarapan pagi di hotel

08.00 – 09.00 : Menuju Manggar (Belitung Timur), kawasan Dewi Kwan Im

09.30 – 11.00 : Menuju Pantai Burung Mandi dan menikmati suasana

11.00 – 11.30 : Menuju Bukit Samak, acara bebas, foto-foto, dsb

11.30 – 13.00 : Shalat Zuhur (laki-laki Shalat Jumat), makan siang, istirahat

13.30 – 14.30 : Menuju Bendungan peninggalan Belanda bernama PICE

14.30 – 15.00 : Menuju kawasan Laskar Pelangi (SD, tempat syuting, dll)

15.00 – 17.00 : Menikmati kawasan Laskar Pelangi, acara bebas.

17.00 – 18.30 : Kembali ke Hotel Grand Hatika dan bersih-bersih

18.30 – 19.00 : Menuju lokal restaurant untuk makan malam

19.00 – 22.00 : Acara puncak NFQ Trip: Talkshow, makan malam bersama anak-anak yatim Belitung dan santunan kepada mereka (biaya santunan diambil dari sebagian biaya trip yang dibayar peserta)

18.30 – 19.00 : Kembali ke hotel, istirahat

.

DAY 3 (OLEH-OLEH + TRANSFER OUT)

07.00 – 08.00 : Sarapan pagi di hotel

08.00 – 11.00 : Jalan-jalan mencari oleh-oleh dan cinderamata

11.00 – 12.00 : Menuju Bandara Tanjung Pandan, kembali ke Jakarta

.

*Note: Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu melihat kondisi di lapangan

.

Best regards,

@Muhammad Assad

#SSS 23: Allah Tidak Pernah Meninggalkan Hamba-Nya

#SSS (Sedekah Super Story) kiriman kiriman Weny Hikmah (hikmah_weny@yahoo.com)

.

Beberapa waktu yang lalu, saya mengalami suatu peristiwa dari keajaiban sedekah. Tepatnya saat saya tidak memiliki uang.  Lalu di hari itu saya membuka blog Notes From Qatar. Kata seorang teman, blog ini banyak memiliki artikel-artikel penuh hikmah dari kehidupan sehari-hari. Berharap ketika membaca artikel tersebut dapat memberikan pencerahan bagi saya. Satu per satu saya baca isi blog, sampai akhirnya saya membaca cerita-cerita SSS (Sedekah Super Stories) yang isinya orang-orang yang menceritakan pengalaman mereka dari bersedekah.

.

Sebelumnya saya sendiri sering mengalami kejadian-kejadian menajkjubkan dari bersedekah itu. Menjadi mahasiswa di perantauan tentunya tidak selalu mudah bagi saya. Karena saya kerap kali mengalami saat dimana kiriman orangtua tidak selalu segera sampai. Saya merasa inilah ujian Allah terhadap kesungguhan saya menuntut ilmu. Sedekah selalu membantu saya di saat-saat sulit itu.

.

Tapi beberapa waktu terdekat saya merasa memang mulai jarang bersedekah, dan merasa perlunya segera bersedekah setelah membaca cerita itu. Saat selesai wudhu untuk sholat zuhur saya melewati kotak amal. Sungguh uang saya hanya ada recehan seratus rupiah yang jumlahnya tidak lebih dari sepuluh ribu saat itu. Karena itu adalah hasil celengan yang terpaksa saya bongkar sebelum penuh isinya. Uang itu tentunya juga tidak cukup untuk biaya hidup selama lima hari kedepan karena orangtua baru bisa mengirimkan uang lima hari lagi.

.

Bismillah dua genggaman recehan seratus rupiah yang saya tidak tahu persis jumlahnya saya masukkan ke kotak amal itu. Dan saya sisakan beberapa untuk makan malam nanti. Walaupun saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya. Saat itu yang ada dalam benak saya adalah ingin segera merasakan kembali keajaiban bersedekah itu. Hari itu saya sengaja berpuasa, sungguh niatan awalnya karena saya memang sedang tidak ada uang, selebihnya untuk beribadah.

.

Alhamdulillah, makan malam, saya lewati dengan masih bisa menyantap rezeki Allah meski dengan mie instan. Besok paginya uang saya sisa 5 ribu rupiah. Saya tetap sarapan seperti biasa, menikmati makanan bubur kacang hijau. Ada keyakinan danmun juga tak lepas dari kekhawatiran di benak saya. Yakin bawah Allah tidak akan meninggalkan saya dalam keadaan lapar, khawatir jika Allah menguji keimanan saya dengan lebih berat lagi. Karena saya mulai meninggalkan bersedekah.

.

Dari tadi malam saya berfikir keras, siapa kira2 yang akan mengantarkan rezeki Allah itu, kepada saya. Saya merasa, tak seorangpun yang berhutang kepada saya. Bahkan saya sempat membongkar lemari pakaian, berharapn menemukan lembar uang di sela2 pakaian. Siapa tahu dulu saya pernah lupa menyelipkannya. Namun hasilnya masih nihil.

.

Saat istirahat makan siang usai kuliah pertama, seorang teman memanggil saya. Menyampaikan bahwa buku yang saya pesan beberapa waktu lalu tidak ada, sehingga ia mengembalikan uang saya sebesar 48ribu. Subhanallah saya sungguh ingin menangis saat itu.  Padahal beberapa waktu lalu teman tersebut selalu bersama saya, namun ia selalu lupa mengembalikan uang saya karena buku yang saya pesan tidak ada. Dan disaat saya sangat membutuhkan uang, teman tersebut digerakkan oleh Allah untuk mengembalikan uang saya.

.

Keajaiban sedekah itu kembali terjadi. Untuk yang kesekian kali dalam hidup saya. Meski saya sempat meninggalkan kebiasaan sedekah. Saya yakin Allah tidak akan meninggalkan orang-orang yang menuntut ilmu dijlanNya. Saya tidak tahu persis jumlah yang uang yang saya sedekahkan waktu itu, namun saya yakin bahwa Allah telah melipatgandakannya saat ini.  Cerita ini semakin memperkuat keimanan bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya dan akan selalu memberikan pertolongan yang terbaik.

.

*** THE END ***

Bagi teman-teman yang punya cerita dahsyatnya sedekah dan ingin berbagi inspirasi dengan yang lain, silahkan kirim ke muh_assad@yahoo.com dengan subject#SSS – (Judul Cerita). Saya akan posting di blog ini dan yang menarik akan dimasukkan ke dalam buku Notes From Qatar 2.

.

Best regards,

@MuhammadAssad

Grand Launching Notes From Qatar 2

Bismillahirrahmaanirrahiim..

.

Teman-teman dan para pembaca sekalian, InshaAllah Grand Launching “Notes From Qatar 2” akan dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 19 Februari 2012 di The Lounge – Driving Range Golf, Senayan.

.

Acara launching ini sendiri akan dihadiri oleh sekitar 250 tamu, yang terdiri dari 50 tamu VIP, 150 tamu undangan, dan 50 lagi akan dibuka untuk public.

.

Bagi teman-teman yang ingin hadir dari alokasi 50 tamu public, kami dari panitia mengenakan entrance fee sebesar Rp 250,000. Biaya ini nantinya 100% akan disedekahkan untuk membantu pembangunan Rumah Hafidz Quran Yayasan Affan di Bengkulu. Entrance fee termasuk makan malam dinner buffet, goodie bags dan doorprizes2 lainnya.

.

Cara pembelian tiket untuk launching “Notes From Qatar 2”:

1. Transfer Rp 250,000 ke nomor rekening BCA 450 1486 595 atau Mandiri 156 000 2208 751. Dua rekening tersebut atas nama Muhammad Assad

.

2. Kirim bukti transfer ke muh_assad@yahoo.com dan cc ke notesfromqatar@yahoo.com, selanjutnya kami akan mengirimkan nomer urut tiket beserta tiket dalam bentuk softcopy yang nantinya bisa langsung ditunjukkan saat acara launching.

.

This event is fully supported by: Indonesia Setara, Elex Media, Qatar Foundation, Indosat, Kompas Gramedia Group, ChocoLoveID Cakes, SushiShisha Entertainment, Luz Photography, Shabilla Clothing, Rocky Pop Clothing. | Media partner: TVone, Kompas, Auto Radio 88.9 FM

.

Thank you and look forward to seeing u guys!

.

Best regards,

@MuhammadAssad

Turning 25: A Reflection

Dubai Airport – Minggu, 15 Januari 2012

Happy new year guysss! Meskipun sudah 2 minggu berlalu, tapi momen tahun baru rasanya masih berasa sampe sekarang. Setiap orang pasti akan menyambut tahun baru dengan penuh semangat dan suka cita, termasuk saya. Apa ada yang ga bahagia dengan kedatangan tahun baru? Mungkin itu hanya untuk orang-orang yang tagihan kartu kreditnya banyak hehehe..

.

Saat ini saya sedang berada di Dubai Airport, transit dari Doha menunggu flight ke Jakarta yang kira-kira sekitar 2 jam lagi. Jadi mungkin judul tulisan ini bukan “Notes From Qatar”, tapi “Notes From Dubai” hehehe.. Udara pagi ini dingin bangettt, di bulan Januari ini emang puncaknya winter atau musim dingin di kawaan Middle East. But so far so good, karena di samping saya ada hot chocolate -my fave drink- yang selalu setia menemani di tengah dinginnya udara pagi ini.

..

Kalau minuman favorit saya adalah hot chocolate, maka bulan favorit saya adalah bulan Januari!! This month is always a special month for me! Bukan hanya karena ini bulan pertama dimana semangat masih menggebu-gebu, tapi juga karena begitu banyak hal-hal penting dalam diri saya yang terjadi di bulan Januari. Terutama untuk tahun 2012 ini, it is sooo special!! Ada 3 alasan kenapa Januari 2012 ini sangat spesial di hati.

.

Pertama, saya baru saja menyelesaikan menyelesaikan studi S2 Islamic Finance di Qatar. Hari kamis, tanggal 11 Januari kemarin adalah hari terakhir saya ke kampus untuk mengerjakan final exam. Akhirnya, penantian panjang selama 2 tahun terbayar sudah. Wisudanya sendiri baru akan dilaksanakan nanti di bulan Juni. Jadi secara de facto saya sudah lulus, namun secara de jure masih harus menunggu hingga bulan Juni nanti. Alhamdulillah.. Akhirnya saya lulus juga, padahal pas di awal-awal sempet takut ga lulus hehe..

.

Kedua, pada bulan ini buku Notes From Qatar 2 resmi dirilis. Buku ini akan nongol di toko-toko buku kesayangan pada awal bulan Februari, namun bagi yang ingin mendapatkan duluan, bisa langsung Pre-Order, masih buka sampe tanggal 31 Januari saja. Silahkan kirim email ke notesfromqatar@yahoo.com isi nama, alamat, hp dan jumlah buku. Buku yang disediakan untuk PO hanya 2,000 buah. Semua yang memesan lewat PO akan mendapatkan tanda tangan, pembatas buku dan gimmick sticker original signed autograph dari Gramedia. Hurry up!!!

.

Karena saya sudah selesai studi S2 di Qatar, maka di buku inilah teman-teman bisa membaca kisah-kisah penuh warna saya dalam setahun terakhir di Qatar, dan kemungkinan ini adalah seri terakhir dari buku Notes From Qatar. Jadi jangan sampe menyesal dan kehabisan.. Order now and you will never regret!! 😀

.

Ketiga, bulan ini sangat special adalah karena tepat esok hari saya akan berulang tahun hehehe.. Yes, hari Senin tanggal 16 Januari besok tepat saya berusia 25 tahun. Ga terasa banget tau-tau udah 25 tahun aja. Kayanya baru kemarin merayakan sweet 17. Ada yang bilang “sudah” 25 tahun, ada yang bilang “baru” 25 tahun. Hmmm… Begitu relatifnya sang waktu. Sudah seperempat abad saya hidup di dunia ini. Bagi orang-orang tua di atas usia 70 tahun, usia saya ini tentunya masih sangat muda. Tapi bagi anak-anak kecil usia belasan tahun, tentunya usia saya ini sudah bisa dibilang cukup dewasa. Lagi lagi, begitu relatifnya sebuah angka.

.

Saya kemudian bertanya kepada diri sendiri, “What have I done so far in 25 years back?” “What are the things that I have contributed to surroundings so far?” Saya merenung, di angka 25 tahun ini, apa saja yang sudah saya lakukan untuk sekitar. Apa keberadaan saya lebih banyak membawa manfaat bagi sekitar, atau justru sebaliknya?

.

Modal Utama Manusia

Sungguh, karunia Allah Swt yang paling berharga bagi seorang manusia setelah keimanan adalah usia. Kekayaan yang berlimpah dan kekuasaan jabatan yang dimiliki tidak akan berarti apa-apa jika usia sudah tiada. Usia adalah modal utama yang dimiliki oleh seorang manusia, dan tanpa kita sadari, setiap detik modal itu berkurang tapi kita jarang menyadari itu, bahkan ada yang betul-betul tidak sadar sampai modal itu tersisa hanya kurang dari 10% atau bahkan sudah 1% alias sakratul maut dan wassalam.

.

Jika usia kita semasa hidup digunakan lebih banyak untuk hal yang tidak berguna, maka rugi bandar lah kita. Setiap hari tentunya harus selalu menjadi lebih baik. Seperti apa yang pernah disampaikan Rasulullah saw, “Jika hari ini amalanmu lebih baik dari kemarin, maka kamu termasuk orang yang beruntung. Jika hari ini sama seperti hari kemarin, maka kamu termasuk orang yang merugi. Dan jika hari ini lebih buruk dari kemarin, maka kamu termasuk orang yang celaka.”

.

Ngeri banget ya kalo masuk golongan orang yang merugi, apalagi celaka. Karena saat kita melakukan keburukan, apa yang dilakukan dapat membahayakan diri kita sendiri dan modal kita akan habis tanpa meninggalkan dan menghasilkan suatu kebaikan apapun. Jika di dalam bisnis, seperti sebuah investasi yang menguras banyak modal namun tidak pernah mendapatkan hasil investasinya. Lama kelamaan bangkrut krut kruutt..

.

Ada dua hal penting mengapa usia harus mendapat perhatian serius. Pertama, Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas usia yang Dia karuniakan. Kedua, usia adalah masa yang menentukan baik buruknya manusia. At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah, ”Siapa manusia terbaik?” Beliau menjawab, ”Manusia yang usianya panjang dan dihabiskan untuk kebaikan.” Ia bertanya lagi, ”Siapa manusia terburuk?” Rasulullah menjawab,”Manusia yang usianya panjang, namun dihabiskan untuk keburukan.”

.

25 Years Old

Back to sweet memories.. 25 tahun yang lalu, tepatnya 16 Januari 1987, lahirlah sebuah bayi lucu yang imut, montok dan menggemaskan yang kebetulan bernama Muhammad Assad. Berikut barang buktinya biar pada percaya.

.

Bagi yang blom tau arti nama saya, “Muhammad” diambil dari nama Nabi Muhammad saw yang berarti terpuji, dan “Assad’ berarti singa. Harapan orang tua tentunya agar saya menjadi seorang yang berkarakter pemberani dan tidak kenal menyerah seperti singa. Nama Assad ini juga terinspirasi dari salah seorang sahabat  Rasulullah yang juga pamannya, Hamzah bin Abdul Muthalib yang bergelar “Assadullah” atau “singa Allah”. Ga kebayang kalo nama saya Assadullah, kayanya berat banget hehehe.. Untung cukup Muhammad Assad, and I love it!

.

Sekarang, sudah 25 tahun Allah memberi saya modal umur. Umur saya memang bertambah, namun usia hidup saya menjadi berkurang. Serem juga sebenernya ini pas ngebayanginnya, kalo ternyata usia kita itu semakin lama semakin berkurang dan jatah hidup kita semakin menipis tanpa kita sadari. Seperti jam pasir yang berkurang secara perlahan-lahan.

.

Saya lalu bertanya, sebetulnya untuk apa sih kita diberikan umur? Tentunya Allah tidak menciptakan saya ataupun manusia lainnya hanya untuk bermain-main saja. Tapi ada suatu misi yang sangat besar, yaitu untuk menjadi seorang khalifah. Seperti yang tertera di dalam Al-Qur’an, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan manusia seorang khalifah di muka bumi…’” (QS. Al-Baqarah [2]: 30).

.

Secara harfiah, Khalifah berarti seorang pemimpin, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Secara harfiah, khalifah berarti kita memiliki tanggung jawab yang besar untuk memelihara diri kita dan juga lingkungan (baik keluarga atau alam sekitar) untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat dan dalam rangka ibadah mencari ridho Allah Swt.

.

Sebagai seorang khalifah, tentunya kita harus mempertanggung jawabkan seluruh hal yang kita lakukan di akhirat nanti. Rasulullah saw bersabda, “Setiap dari kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya tersebut.” (HR. Bukhari)

.

Harapan

Setiap orang pasti memiliki harapan, demikian juga saya. Di umur yang ke-25 tahun ini, saya berharap agar umur saya semakin berkah dan bisa memberikan banyak manfaat bagi sekitar. Sudah banyak rencana yang ada di otak setelah saya lulus ini, tinggal mengekesekusinya saja satu per satu semoga diberikan kemudahan oleh Allah Swt.

.

Saya sadar bahwa perjalanan masih panjang, terjal dan penuh tantangan. Saya belum menjadi siapa-siapa dan masih banyak cita-cita serta impian yang ingin diraih, dan untuk mewujudkan itu semua tentunya saya harus bekerja lebih keras lagi. Kerja keras saja tidak cukup, tapi juga kerja cerdas dan kerja ikhlas. Kerja keras tugas fisik kita, kerja cerdas tugas otak kita, dan kerja ikhlas tugas hati kita.

.

Baiklah teman-teman tercinta, waktu sudah menunjukkan pukul 9.30 pagi waktu Dubai, dan sekitar satu jam lagi saya harus memasuki sang “burung besi” untuk terbang menuju tanah air tercinta, Indonesiaaaa!! Jika sesuai jadwal, InshaAllah akan tiba di Jakarta nanti malam pukul 10. Hope everything goes well and I can’t wait to meet up with my family, good friends and good fooodsss!

.

Have a good Sunday and regards from Dubai,

@MuhammadAssad