#SSS 25: Solusi Bagi Setiap Masalah

#SSS (Sedekah Super Story) kiriman Sumi Wijayanti (@sumiwijayanti / sumiwijayanti@gmail.com)

.

Saya mau share cerita tentang dahsyatnya sedekah yang dialami oleh teman kerja saya, sebut saja namanya Nisa. Nisa sedang mengalami kesulitan keuangan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Nisa sempat mengajukan pinjaman ke kantor tapi jumlah yang diajukan tidak disetujui oleh kantor kami. Saya sebagai temannya ingin bisa membantunya karena saya tahu betul kondisinya dengan 2 orang anak yang masih kecil, suami yang belum dapat kerjaan setelah di-PHK dan seorang ibu yang ikut dengan mereka. Tapi apa daya, saya juga tak memiliki uang sebanyak yang dia butuhkan.

.

Tapi kira-kira dua minggu yang lalu saya mendapat penawaran Kredit Tanpa Anggunan (KTA) dari pihak Bank yang mengeluarkan kartu kredit dengan cicilan dan bunga flat yang tidak terlalu besar dan tidak dibebankan ke dalam tagihan kartu kredit. Karena saya tidak memerlukannya maka saya coba tawarkan ke Nisa . Dia pun setuju untuk mengajukan pinjaman tersebut atas nama saya.

.

Proses pengajuan pun mulai dijalankan. Sekitar 10 hari sejak pengajuan aplikasi, kabar baik belum juga kami terima. Saya coba sms pihak Bank tapi tidak juga ada balasan. Sementara kebutuhan Nisa untuk anak-anaknya sudah benar-benar mendesak. Sudah terbayang jelas bahwa jika akhir bulan Desember ini dia terima gaji, semua gajinya hanya numpang lewat, dan untuk selanjutnya dia benar-benar akan kebingungan karena tidak ada simpanan.

.

Kami berdua sudah berpikir mungkin aplikasi kami tidak disetujui apalagi sudah akhir tahun belum ada berita. Di saat kami sedang membahas soal KTA tersebut, ada seorang laki-laki sekitar umur 30 tahun dengan keadaan yang lusuh masuk ke kantor dan menyapa kami berdua yang memang berada di counter depan. Pria itu menawarkan dirinya untuk menjadi office boy sekiranya kantor kami memerlukan tenaganya dan memberikan nomer teleponnya ke saya.

.

Sebelum meninggalkan kantor kami, pria itu berkata, “Saya jalan kaki Bu dari Kelapa Gading kesini (Kemang) dan belum makan, kira-kira Ibu bisa kasih saya uang untuk makan atau ongkos?”  Saya diam terpaku karena pada saat itu kondisi saya benar-benar tidak ada uang yang cukup untuk dia beli makanan. Uang saya hanya tinggal recehan 100 – 300 Rupiah saja dan saya baru berencana ke ATM sepulang kerja nanti. Saya mau bilang maaf gak ada uang tapi kok gak tegaaa.. Lalu saya melirik Nisa, kemudian dia berdiri dan merogoh kantong celananya dan memberikan uang kepada pria tersebut.

.

Setelah pria itu pergi, Nisa curhat soal kesulitan keuangannya sambil meletakan kepalanya di atas tumpukan  buku “Notes From Qatar 1” dan “Notes From Qatar Limited Edition”. Kedua buku itu memang baru dia kembalikan setelah dipinjam olehnya 2 bulan yang lalu dan baru dibacanya akhir-akhir ini (itupun setelah berkali-kali saya ingatkan dan saya kasih ultimatum sampai akhir Desember ini tidak dibaca, kedua buku NFQ itu akan saya tarik lagi).

.

Kami lalu membahas buku tersebut. Nisa terkesan dengan konsep 3P’s (Positive, Persistence & Pray) yang ada dalam buku itu. Tapi tentang konsep sedekah yang diajarkan dalam buku itum Nisa agak tidak bisa menerimanya, karena menurut dia sangat aneh jika bersedekah tapi mengharapkan sesuatu dari Allah. Ya, biarlah pikir saya. Saya hargai pendapatnya.

.

Saat sedang berdiskusi itulah handphone saya berbunyi. Dalam hati saya berdoa semoga ini kabar baik dari Bank, dan ternyataaa memang betul telepon itu dari Bank dan alhamdulillah KTA saya disetujui sebesar Rp 10.000.000!!  Setelah 2 minggu kami menunggu, akhirnya KTA itupun disetujui. Kami berdua berpelukan dan saya ikut bahagia karena akhirnya ada jalan keluar untuk kesulitan Nisa walaupun dalam bentuk pinjaman yang harus dicicil tiap bulannya. Tapi tetap, itu merupakan jalan keluar yang diberikan Allah. Alhamdulillaaahh..

.

Beberapa hari setelahnya saya iseng bertanya kepada Nisa, berapa uang yang ia sedekahkan untuk pria berbaju lusuh waktu itu. Dengan malu-malu dia berkata, “Pokoke kalo dikaitkan dengan approval pinjaman KTA , aku dapat 1000x lipat hehehe.” Subhanallah, berarti Nisa sedekah Rp10.000 dan dibalas Rp10.000.000. Nisa cerita, waktu dia sedekahkan Rp 10.000, uang di sakunya tinggal Rp5.000, karena dia pikir masih cukuplah Rp5.000 untuk pulang, maka dia sedekahkan Rp10.000 tersebut.

.

Benar-benar luar biasa banget ya sedekah itu ya.. sekarang Nisa bisa tersenyum lega dalam mengatur keuangannya dan makin percaya bahwa memang sedekah itu sangat dahsyat dan kita boleh berharap kepada-Nya untuk menyelesaikan segala kesulitan kita dengan sedekah. Sedekah adalah solusi bagi setiap masalah yang kita alami. Alhamdulillah..

.

*** THE END ***

Bagi teman-teman yang punya cerita dahsyatnya sedekah dan ingin berbagi inspirasi dengan yang lain, silahkan kirim ke muh_assad@yahoo.com dengan subject #SSS – (Judul Cerita).

.

Regards,

@MuhammadAssad

2 thoughts on “#SSS 25: Solusi Bagi Setiap Masalah

  1. subahnallah.. benar sekali mas,, sedekah itu sangat berdampak bagi kehidupan.. saya sudah merasakan itu.. cepat atau lambat nikmat sedakah dan berbuat kebaikan insyallah datang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s