Turning 25: A Reflection

Dubai Airport – Minggu, 15 Januari 2012

Happy new year guysss! Meskipun sudah 2 minggu berlalu, tapi momen tahun baru rasanya masih berasa sampe sekarang. Setiap orang pasti akan menyambut tahun baru dengan penuh semangat dan suka cita, termasuk saya. Apa ada yang ga bahagia dengan kedatangan tahun baru? Mungkin itu hanya untuk orang-orang yang tagihan kartu kreditnya banyak hehehe..

.

Saat ini saya sedang berada di Dubai Airport, transit dari Doha menunggu flight ke Jakarta yang kira-kira sekitar 2 jam lagi. Jadi mungkin judul tulisan ini bukan “Notes From Qatar”, tapi “Notes From Dubai” hehehe.. Udara pagi ini dingin bangettt, di bulan Januari ini emang puncaknya winter atau musim dingin di kawaan Middle East. But so far so good, karena di samping saya ada hot chocolate -my fave drink- yang selalu setia menemani di tengah dinginnya udara pagi ini.

..

Kalau minuman favorit saya adalah hot chocolate, maka bulan favorit saya adalah bulan Januari!! This month is always a special month for me! Bukan hanya karena ini bulan pertama dimana semangat masih menggebu-gebu, tapi juga karena begitu banyak hal-hal penting dalam diri saya yang terjadi di bulan Januari. Terutama untuk tahun 2012 ini, it is sooo special!! Ada 3 alasan kenapa Januari 2012 ini sangat spesial di hati.

.

Pertama, saya baru saja menyelesaikan menyelesaikan studi S2 Islamic Finance di Qatar. Hari kamis, tanggal 11 Januari kemarin adalah hari terakhir saya ke kampus untuk mengerjakan final exam. Akhirnya, penantian panjang selama 2 tahun terbayar sudah. Wisudanya sendiri baru akan dilaksanakan nanti di bulan Juni. Jadi secara de facto saya sudah lulus, namun secara de jure masih harus menunggu hingga bulan Juni nanti. Alhamdulillah.. Akhirnya saya lulus juga, padahal pas di awal-awal sempet takut ga lulus hehe..

.

Kedua, pada bulan ini buku Notes From Qatar 2 resmi dirilis. Buku ini akan nongol di toko-toko buku kesayangan pada awal bulan Februari, namun bagi yang ingin mendapatkan duluan, bisa langsung Pre-Order, masih buka sampe tanggal 31 Januari saja. Silahkan kirim email ke notesfromqatar@yahoo.com isi nama, alamat, hp dan jumlah buku. Buku yang disediakan untuk PO hanya 2,000 buah. Semua yang memesan lewat PO akan mendapatkan tanda tangan, pembatas buku dan gimmick sticker original signed autograph dari Gramedia. Hurry up!!!

.

Karena saya sudah selesai studi S2 di Qatar, maka di buku inilah teman-teman bisa membaca kisah-kisah penuh warna saya dalam setahun terakhir di Qatar, dan kemungkinan ini adalah seri terakhir dari buku Notes From Qatar. Jadi jangan sampe menyesal dan kehabisan.. Order now and you will never regret!!😀

.

Ketiga, bulan ini sangat special adalah karena tepat esok hari saya akan berulang tahun hehehe.. Yes, hari Senin tanggal 16 Januari besok tepat saya berusia 25 tahun. Ga terasa banget tau-tau udah 25 tahun aja. Kayanya baru kemarin merayakan sweet 17. Ada yang bilang “sudah” 25 tahun, ada yang bilang “baru” 25 tahun. Hmmm… Begitu relatifnya sang waktu. Sudah seperempat abad saya hidup di dunia ini. Bagi orang-orang tua di atas usia 70 tahun, usia saya ini tentunya masih sangat muda. Tapi bagi anak-anak kecil usia belasan tahun, tentunya usia saya ini sudah bisa dibilang cukup dewasa. Lagi lagi, begitu relatifnya sebuah angka.

.

Saya kemudian bertanya kepada diri sendiri, “What have I done so far in 25 years back?” “What are the things that I have contributed to surroundings so far?” Saya merenung, di angka 25 tahun ini, apa saja yang sudah saya lakukan untuk sekitar. Apa keberadaan saya lebih banyak membawa manfaat bagi sekitar, atau justru sebaliknya?

.

Modal Utama Manusia

Sungguh, karunia Allah Swt yang paling berharga bagi seorang manusia setelah keimanan adalah usia. Kekayaan yang berlimpah dan kekuasaan jabatan yang dimiliki tidak akan berarti apa-apa jika usia sudah tiada. Usia adalah modal utama yang dimiliki oleh seorang manusia, dan tanpa kita sadari, setiap detik modal itu berkurang tapi kita jarang menyadari itu, bahkan ada yang betul-betul tidak sadar sampai modal itu tersisa hanya kurang dari 10% atau bahkan sudah 1% alias sakratul maut dan wassalam.

.

Jika usia kita semasa hidup digunakan lebih banyak untuk hal yang tidak berguna, maka rugi bandar lah kita. Setiap hari tentunya harus selalu menjadi lebih baik. Seperti apa yang pernah disampaikan Rasulullah saw, “Jika hari ini amalanmu lebih baik dari kemarin, maka kamu termasuk orang yang beruntung. Jika hari ini sama seperti hari kemarin, maka kamu termasuk orang yang merugi. Dan jika hari ini lebih buruk dari kemarin, maka kamu termasuk orang yang celaka.”

.

Ngeri banget ya kalo masuk golongan orang yang merugi, apalagi celaka. Karena saat kita melakukan keburukan, apa yang dilakukan dapat membahayakan diri kita sendiri dan modal kita akan habis tanpa meninggalkan dan menghasilkan suatu kebaikan apapun. Jika di dalam bisnis, seperti sebuah investasi yang menguras banyak modal namun tidak pernah mendapatkan hasil investasinya. Lama kelamaan bangkrut krut kruutt..

.

Ada dua hal penting mengapa usia harus mendapat perhatian serius. Pertama, Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban atas usia yang Dia karuniakan. Kedua, usia adalah masa yang menentukan baik buruknya manusia. At-Tirmidzi meriwayatkan bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah, ”Siapa manusia terbaik?” Beliau menjawab, ”Manusia yang usianya panjang dan dihabiskan untuk kebaikan.” Ia bertanya lagi, ”Siapa manusia terburuk?” Rasulullah menjawab,”Manusia yang usianya panjang, namun dihabiskan untuk keburukan.”

.

25 Years Old

Back to sweet memories.. 25 tahun yang lalu, tepatnya 16 Januari 1987, lahirlah sebuah bayi lucu yang imut, montok dan menggemaskan yang kebetulan bernama Muhammad Assad. Berikut barang buktinya biar pada percaya.

.

Bagi yang blom tau arti nama saya, “Muhammad” diambil dari nama Nabi Muhammad saw yang berarti terpuji, dan “Assad’ berarti singa. Harapan orang tua tentunya agar saya menjadi seorang yang berkarakter pemberani dan tidak kenal menyerah seperti singa. Nama Assad ini juga terinspirasi dari salah seorang sahabat  Rasulullah yang juga pamannya, Hamzah bin Abdul Muthalib yang bergelar “Assadullah” atau “singa Allah”. Ga kebayang kalo nama saya Assadullah, kayanya berat banget hehehe.. Untung cukup Muhammad Assad, and I love it!

.

Sekarang, sudah 25 tahun Allah memberi saya modal umur. Umur saya memang bertambah, namun usia hidup saya menjadi berkurang. Serem juga sebenernya ini pas ngebayanginnya, kalo ternyata usia kita itu semakin lama semakin berkurang dan jatah hidup kita semakin menipis tanpa kita sadari. Seperti jam pasir yang berkurang secara perlahan-lahan.

.

Saya lalu bertanya, sebetulnya untuk apa sih kita diberikan umur? Tentunya Allah tidak menciptakan saya ataupun manusia lainnya hanya untuk bermain-main saja. Tapi ada suatu misi yang sangat besar, yaitu untuk menjadi seorang khalifah. Seperti yang tertera di dalam Al-Qur’an, “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan manusia seorang khalifah di muka bumi…’” (QS. Al-Baqarah [2]: 30).

.

Secara harfiah, Khalifah berarti seorang pemimpin, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Secara harfiah, khalifah berarti kita memiliki tanggung jawab yang besar untuk memelihara diri kita dan juga lingkungan (baik keluarga atau alam sekitar) untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat dan dalam rangka ibadah mencari ridho Allah Swt.

.

Sebagai seorang khalifah, tentunya kita harus mempertanggung jawabkan seluruh hal yang kita lakukan di akhirat nanti. Rasulullah saw bersabda, “Setiap dari kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya tersebut.” (HR. Bukhari)

.

Harapan

Setiap orang pasti memiliki harapan, demikian juga saya. Di umur yang ke-25 tahun ini, saya berharap agar umur saya semakin berkah dan bisa memberikan banyak manfaat bagi sekitar. Sudah banyak rencana yang ada di otak setelah saya lulus ini, tinggal mengekesekusinya saja satu per satu semoga diberikan kemudahan oleh Allah Swt.

.

Saya sadar bahwa perjalanan masih panjang, terjal dan penuh tantangan. Saya belum menjadi siapa-siapa dan masih banyak cita-cita serta impian yang ingin diraih, dan untuk mewujudkan itu semua tentunya saya harus bekerja lebih keras lagi. Kerja keras saja tidak cukup, tapi juga kerja cerdas dan kerja ikhlas. Kerja keras tugas fisik kita, kerja cerdas tugas otak kita, dan kerja ikhlas tugas hati kita.

.

Baiklah teman-teman tercinta, waktu sudah menunjukkan pukul 9.30 pagi waktu Dubai, dan sekitar satu jam lagi saya harus memasuki sang “burung besi” untuk terbang menuju tanah air tercinta, Indonesiaaaa!! Jika sesuai jadwal, InshaAllah akan tiba di Jakarta nanti malam pukul 10. Hope everything goes well and I can’t wait to meet up with my family, good friends and good fooodsss!

.

Have a good Sunday and regards from Dubai,

@MuhammadAssad

35 thoughts on “Turning 25: A Reflection

  1. Alhamdulillah. Subhanallah. Congratulation ♈å! And welcome back to Indonesia. Selamat berkumpul kembali dgn keluarga & sahabat. Semoga Assad bisa berkontribusi maksimal memajukan tanah air tercinta ini dgn ilmu yg diperoleh dari Qatar.

  2. Finallyyyy… Selesai dehh S2 nya.. Congrats yaa… Semoga ilmunya bisa segera disumbangkan di tanah air yaa hehehe..
    Talking about “25” tenang.. Kalau untuk aku “age is just a numbers” yang penting jiwa harus muda terusss… Heheehe
    Karena jiwa yang muda akan terus mendatangkan semangat untuk terus bisa berkreatifitas tanpa batas😀
    Tapi satu hal lagi, harus bisa jadi pribadi yg lebih baik lagi untuk semua.. Jadi, ngga boleh bandellll lagii hahahaha …

    Sip sippp ngga sabar juga nunggu kamu dateng,, ngga sabar nunggu 3 traktirannya.. Hahahahaha…
    1. Traktir ultah
    2. Traktir lulus
    3. Traktir NFQ2
    Yeaaayyyyy banyaaakk😀
    See u soon🙂

  3. Congrats ya kak Assad.. semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat bagi umat. teruslah berbuat baik. biarkan malaikat di sebelah kiri makan gaji buta karena tidak pernah mencatat amal buruk kita. dan buatlah malaikat di sebelah kanan kita kalang kabut karena terus-terusan mencatat amal baik kita.🙂

  4. Assalamu’alaikum Assad,
    Ini Kak Fara dari kelas SM QFIS yang sama suamiku kemarin dateng ke apartmenmu gara2 ‘ditodong’😛

    Ujian SM kita lulus ga ya Sad?😄

    Congrats n semoga sukses + menjadi pribadi yg lebih baik!
    Ditunggu tips2 bisnisnya!🙂

  5. alhamdulillah wasyukurillah gak sangka tyt kelulusan hpr sm dgn pengakuan berdirinya suatu negara hrs ada pengakuan secara de jure dan de facto hehe
    semoga diumur yg skrg lbh baik lagi lbh berkualitas menjadi hamba terbaik dhdpn ALLAH SWT,menjadi umat terbaik rasulullah muhammad SAW dan bermanfaat rahmat bg seluruh makhluk di jagad raya ini insyaALLAH amiin YRA

  6. selamat tambah usia ka assad dan congrats buat studi S2 nya yg dah selesai. Smoga tetap istiqomah membuat tulisan-tulisan yg inspiratif dan motivatif🙂
    Sukses selalu dan salam kenal🙂

  7. kebahagiaan 3 in 1 ya..hehe…
    barakallahu fii umrik utk 25tahunnya ka🙂

    ilmu ekonomi Islamnya dibagi juga ka, ditulis2 di sini, kebetulan saya jg lg mendalami ekis, barangkali dapet ilmu yg beda dr qatar ^^

  8. Selamat dan Sukses ya Mas Assad..ditunggu Karya-Karya nya untuk Indonesia..masih ingat Tagline “Muda Berkarya, Tua Kaya raya, Mati Masuk Surga”, smoga selalu dalam Keberkahan dan LIndungan Allah SWT🙂

    Follow : @pratamapujiw, Maturnuwun Mas🙂

  9. semoga ilmunya bermanfaaat mas bro yg bisa di dapat dari qatar dan bisa berkontribusi untuk generasi muda indonesia.

  10. wah, selamat ya, sudah lulus S2…smg ilmu Mr. Assad bermanfaat. InsyaAllah g ketinggalan baca NFQ 2.
    slmt milad juga, smg mendapatkan usia yang barokah, rizki yang barokah, dan ilmu yang barokah. Amiiinnn….sy turut bangga, salah satu pemuda Indonesia telah berkontribusi yang tidak sedikit di usia muda. smg selalu dimudahkan Allah dlm setiap kebaikan, dalam setiap urusan.
    sy sdh bc buku NFQ Limited Edition, sangat menarik. Inspiratif sekali. Saya belajar beberapa hal yang selama ini blm sy pahami. Terimakasih telah berbagi ilmu.
    Salam sukses untuk Mr. Assad…Assadullah….benar-benar nama yang menjadi doa. Semoga Allah selalu memberkahi. Amin.

  11. wah, selamat ya atas kelulusannya. perjalanan anda dalam menuntut sungguh hebat dan menginspirasi. semoga ilmu yang anda dapatkan akan bermanfaat bagi indonesia. bravo! maju terus Mr. Assad

  12. Selamat yaa, sama-sama buLan Januari merupakan buLan yg speciaL di hidup saya. Tepat buLan Januari ini saya juga menyeLesaikan s2 saya. Sama-sama secara de facto. TanggaL LuLusnya juga mirip, assad tanggal 11, saya tanggal 21, sepertinya angka 1 adalah angka hoku di hidup kita. Tepat bulan Januari juga adalah bulan yg ke-1 dan tanggal lahir saya juga tanggal 1. Bulan lahir Assad juga tanggal 1, bulan lahir saya juga 11. Ada 2 angka 1-nya. Wah sepertinya unsur-unsur hoki kita banyak dipengaruhi angka 1. Hahaha… Btw, congrats yaa Assad…Semoga iLmunya bermanfaat buat agama, keLuarga & negara. Sukses seLaLu yaa. Nice to know u…

  13. selamat brother sudah dapat s2 aja, iya bener tuh petikan dari kata ente sad apa yang sudah kita lakukan untuk orang sekitar apa kita memberikan manfaat apa mudorat, semoga kita semua membawa manfaat untuk orang sekitar kita amiiieen, sukses trus sad

  14. hihihi. itu foto little Assad bolak-balik muncul di-post Kak Assad ya😀
    kalo S2 di Qatar nya udah kelar, berarti bentar lagi judulnya bukan Notes from Qatar dongs? :s
    ditunggu posting-an selanjutnya😉

  15. woooowww……salam kenal bang assad……..met milad yach…..smoga smakin sukses, bisa terus berkarya,dan terutama bisa cepat menyempurnakan setengah agamanya alias dipertemukan dengan saya….*lhoo qo*…..jodohnya maksudq….aaamiiinn…he…he..he….

    maaf telat banget ngucapinnya secara sy ketinggalan banget buat baca NFQ nya…T T ….ini aja baru tau dari temen klo ada buku bagus jadilah sy membacanya dan ternyata memang bener2 bagus banget neh buku……….keereenn banget…#thumbs# ….tp mending telat khan daripada nggak sama skali……hehehehe……#pembelaan#

  16. assmlkm
    sy br baca buku nya dn mu bl yg ke2 nya,,
    trm ksh ya (pnjm kt2 p.mario)sangat super skali
    trs berkarya,,biar menambah insfirasi bnyk orn

  17. wow, seperti biasa.. tulisan yang sangat inspiratif!
    saya jadi menyadari tugas mulia kita sebagai khalifah, seorang pemimpin..
    monggo mampir di blog sayayg membahas kompetensi apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s