#SSS 4: VIP Ticket Concert For Free!

Berikut saya posting cerita berseri “Sedekah Super Stories” atau yang lebih dikenal dengan singkatan #SSS. Yak, kali ini ceritanya adalah tentang bagaimana sedekah menjadi cara untuk mendapatkan tiket nonton konser gratisssss, dan ga tanggung-tanggung… Tiketnya VIP!! Pengirimnya bernama Koen Hasyim (@KoenHasyim). Here we goo..

.

Bismillahirrohmanirrohiim…

.

Alhamdulillah, atas kehendak Allah juga-lah jika pada suatu saat seorang mahasiswa Qatar bernama Muhammad Assad me-reply mention saya via twitter dan mengundang saya untuk bisa ikut menulis tentang pengalaman ‘ajaib’ saya mengenai sedekah.

.

Begini isi Direct Message dari @MuhammadAssad: subhanallah, kerenn.. tlg kirim ceritanya ke muh_assad@yahoo.com ya, nanti aku masukkin ke blog Notes From Qatar dalam hashtag #SSS (Sedekah Super Stories)🙂

.

Sebelumnya, saya mengenal sosok Assad melalui dunia per-twitteran (social network) yang nggak pernah absen selalu saya kunjungi lewat jempol tangan saya setiap hari. Hehehe…Saya sering melihat mention-nya wara-wiri dan begitu banyak comment mengenai dirinya di twitter. Saat itu memasuki Bulan Ramadhan 1432H. ada beberapa picture yang di tag tentang pembahasan sebuah buku inspiratif berjudul “Notes From Qatar”.

.

Belakangan baru saya tau, ternyata Assad penulis dari buku #NFQ itu. Penasaran, saya beli bukunya dan segera saya baca. Tiba – tiba saya terpaku pada lembar tulisan dimana beliau menceritakan tentang keajaiban sedekah, dan tadinya saya menganggap tulisannya hanyalah fiktif belaka. Tapi anehnya di bagian bab itu saya mencoba mengulang membacanya berkali-kali, karena bener–bener penasaran.

.

Entah kenapa saya tertarik sekali dengan cerita Assad saat dia mendapatkan tiket VIP gratis untuk menonton pertandingan bola yang bisa didapatkannya lewat kuis di twitter. Masa iya sih semudah itu jalan Allah untuk memenuhi janji-NYA bagi orang yang bersedekah?

.

Dan tentu saja, saya setuju dengan kalimatnya dalam buku #NFQ, “Gak ada di dunia ini yang kita dapatkan secara gratis, semua harus dengan doa, usaha dan kerja keras.” Lucunya, saya mencoba triknya Assad hehe.. Sebulan sebelumnya, saya melihat beberapa teman saya di facebook membicarakan tentang konser Maher Zein di Jakarta. Nah pas banget, bisa jadi target operasi saya nih!

.

Setelah membaca bukunya Assad, mulai lah saya menentukan target saya untuk apa dan kepada siapa sedeka saya diberikan. Ada kalimat yang saya kutip di bukunya, “Boleh dong kita menagih janji Allah, kan imbalan orang bersedekah itu minimal 10 kali lipat dan bisa sampai 700 kali lipat, bahkan lebih! Itu adalah janji-NYA dan Dia tidak akan pernah mengingkari janji.”

.

Akhirnya, target saya tentukan dan saya laksanakan. Dan dari apa yang telah saya keluarkan, saya berucap dalam hati, ”Allah… saya ingin nonton konser Maher Zein di bangku VIP”.

.

Hari berlalu, hingga akhirnya seminggu sebelum konser tersebut saya masih belum mendapatkan apa–apa. Bukannya saya tidak usaha. Saya juga menggunakan triknya Assad. Saya rajin buka twitter, siapa tau ada info atau kuis yang hadiahnya memenangkan konser tiket Maher Zein (syukur–syukur tiket VIP sesuai harapan saya). Setiap hari, sepanjang perjalanan saya ke kantor, saya rajin menyetel radio untuk mendengarkan kuis yang kali–kali aja hadiahnya memenangkan tiket konser Maher Zein.

.

Sekali waktu saya pernah melontarkan keinginan saya untuk nonton konser tersebut kepada suami saya, saya katakan bahwa saya ingin sekali menonton konser itu. Tapi suami saya bilang tidak usah. Saya urung membicarakannya lagi. Entah kenapa saya ingin sekali ada di konser itu.

.

Hari Ahad, 9 Oktober 2011. Pagi itu saya merasa gelisah, semua stasiun televisi sudah menayangkan persiapan konser tersebut untuk nanti malam, di twitter, di facebook, di BBM semua teman–teman saya sudah sibuk membicarakannya dan memamerkan tiket yang sudah mereka dapatkan. Ada yang sudah mendapatkan tiket VIP dan tega–teganya picture itu di share ke saya via BBM. Makin sedihlah saya.

.

Tibalah waktunya dzuhur, saya sudah selesai memasak untuk keluarga saya, dan waktunya mandi kemudian sholat. Saya tidak berdoa apa–apa lagi dalam sholat dzuhur saya, karena sudah hopeless, mana mungkin ada keajaiban dalam last minute, ada sih…tapi hanya terjadi di sinetron. Saya berbaring di kamar, sambil bertanya dalam hati, “Mana janji-MU Yaa Allah??”

.

Iseng–iseng saya chat via BBM dengan teman–teman, saya menanyakan barangkali teman-teman saya masih ada yang tau dimana mendapatkan tiket konser tersebut (karena saya dengar sudah habis terjual). Kelas festival gak apa-apa deh, yang penting nonton, pikir saya.

.

Tiba – tiba teman saya ada yang nge-PING via BBM, ”Ada free nih mba, tiketnya VIP, tapi mba harus kesana langsung karena dia pegang sendiri tiketnya, dia temenku panitia penyelenggara dan cuma ada 1, mbak nanti cari temenku ya, namanya Vina”. Langsung berdebar hatiku, deg deg deg.. Subhanallah…masa iya?

.

Salah satu teman yang lain juga kirim info,”ada nih mba 330rb kelas festival tapi, mau gak lo? tapi langsung ke lokasi,buruan…ni nomor telponnya 0813******, gue liat di kaskus nih”

.

Adzan Ashar… Tiba–tiba saya bergerak, berdiri, dan masih chat dengan beberapa teman yang sedang berada di lokasi (yang juga belum dapat tiket), mereka tetap disana karena ada info akan dibuka ticket box jam 4 sore. Suami dan anak–anak menenangkan hati saya, suami mengajak saya untuk berenang, tapi saya katakan dan minta izin kepadanya untuk diperbolehkan nonton konser saja, ”Aku mau nonton konser ya hun… ijinin aku”. Suami saya pun mengangguk. Alhamdulillah!

.

Setelah Sholat Ashar berangkatlah saya dengan motor, biar cepat. Saya berdoa kepada-NYA mohon dimudahkan, walaupun nothing to lose. Saya tetap berinteraksi dengan salah seorang rekan saya yang berusaha mencari tiket dengan orang yang saya berikan nomor telponnya tadi. Rekan saya di ujung sana mengabarkan, “Apes nih, orangnya gak nongol!”

.

Tapi anehnya dalam hati saya tetap merasa yakin akan mendapatkan tiket itu, yang pertama; karena ada free tiket VIP, kedua; ticket box akan dibuka dan ketiga; orang yang tadi disebutkan nomor handphonenya (penjual tiket via kaskus). Memasuki pintu senayan, rekan saya mengabari, ”tiket sudah ditangan, festival 2”. Alhamdulillah. Saya nyengir. Allah memenuhi janjinya dalam last minute meskipun bukan VIP.

.

Saya bergabung dengan rekan–rekan dan memegang tiket itu tidak percaya. Masya Allah, Kok bisa gini ya?. Akhirnya saya membatalkan mendapatkan free VIP tiket itu, karena saya juga gak tau harus cari yang namanya Vina kemana dan dimana. Sudahlah, bukan rejeki saya untuk mendapatkan VIP.

.

“Ini hadiah ulang tahun yah…gak usah diganti” begitu kata rekan saya. Hwaduuuhhh…. Subhanallah, bahagianya saya (padahal ulang tahun saya masih 2 hari lagi).

.

Ketika mulai jam 19.00 WIB kami mulai berdesakan memasuki pintu istora senayan, menunggu pintu dibuka oleh panitia, seru, riuh dan pengap tentunya. Tapi semua itu amat sangat saya nikmati. Akhirnya pintu dibuka, kami kucar–kacir sudah tidak bersama lagi karena berdesakan masuk dan berlarian menuju tempat dan posisi yang di inginkan.

.

Anehnya, rekan –rekan saya melewati pintu kanan Festival 2 dan saya berjalan ke kiri Festival 1, ketika masuk, saya di persilahkan oleh petugas untuk menaiki tangga dan duduk di atas tanpa melihat tiket yang saya pegang. Saya bingung, aduh saya disuruh ke tribun nih! pikir saya. Saya akhirnya duduk di dekat rombongan keluarga yang dari tadi sudah duduk di tempatnya. Didepan saya seorang ibu–ibu menoleh kepada saya dan tersenyum.

.

Saya bergumam kecil, melihat ke arah bangku–bangku yang disarungi warna putih, ”Ooooh itu kelas VIP nya kali ya?” Lalu seorang ibu di depan saya tiba–tiba nyeletuk, ”Bukan mbak, itu yang disarungi warna putih bangku VVIP. kalo VIP tuh ya ini, bangku yang sedang kita tempati.” Langsung saya kaget, “Allahu Akbar!!! Yang sedang aku duduki ini bangku VIP???”

.

Ingin rasanya saya sujud syukur, “Ampuni aku Ya Rabb… Ampuni aku meragukan janji-MU, ampuni aku meragukan kebesaran-MU, ampuni aku yang telah berprasangka buruk kepada-MU.” Saya menutup muka dengan kedua telapak tangan, menangis terharu dan malu. Kembali saya pandangi tiket kelas Festival 2 di tangan saya, dan ternyata saya menduduki bangku VIP sekarang.

.

Subhanallah…. Luar Biasa sekali pengalaman yang saya dapatkan ini. Setelah kejadian ini, saya pun semakin yakin dengan kekuatan bersedekah, sangat luar biasaaa! Jadi, jangan pernah ragu untuk bersedekah, berapapun itu untuk apapun itu, biar Allah saja yang menghitung dan mengaturnya. Yakinlah bahwa setiap sen yang kita sedekahkan, PASTI akan diganti oleh-Nya.

.

“Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, Maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS.Saba’ : 39)


.


17 thoughts on “#SSS 4: VIP Ticket Concert For Free!

  1. Allahu Akbar walillah ilham sungguh besar rahmat&nikmat ALLAH yg dbrkn kpd hamba2NYA trutm yg byk brsyukur apalg melalui sedekah tnp manusia itu sendiri sadar dgn nikmat yg dbrkn kpdnya apabila ALLAH SWT menghendaki terjadi maka terjadilah kun fayakun.mbak smp merinding,terharu n hampir nangis bcx insyaALLAH mau jg praktikkan tuk mnt jodoh trbaik dr ALLAH SWT amiiin

  2. alhamdulillah…..ane juga baru ajah mengalami sendiri hikmah dari sedekah itu dan ane baru sadar skarang, setelah membaca tulisan diatas….bukan 10x lipat, malah 100x lipat….AllahuAkbar….

  3. Aq selalu netesin air mata setiap baca pengalaman yang di share disini. Bener-bener bikin hati ini haru biru. Ga ada keraguan sedikitpun atas apa yang di share, krn janji Allah SWT itu pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s