Yuk, Sedekah Berjamaah!

“Bersedekahlah agar kamu diselamatkan Allah Swt dari api neraka, meskipun hanya dengan sebutir kurma.” (HR. Bukhari)

.

Assalamu’alaikum teman-teman semuaaa.. Apa kabarnyaa? Semoga baik-baik saja. @NotesFromQatar hari ini SANGAT SPESIAL! Lho emangnya kenapa? Karena dalam edisi kali ini terdapat ladang kebaikan dan saya ingin mengajak teman-teman untuk INVESTASI AKHIRAT! Investasi ini saya jamin tidak akan merugikan, bahkan akan terus membawa keberuntungan, bahkan hingga di dalam kubur. Penasaran? Let’s start it!🙂

.

Hidup Itu Untuk Memberi

‘Tangan di atas’ akan selalu lebih baik dan jauh lebih mulia dibanding ‘tangan di bawah’. Dalam sejarah di dunia ini, tak seorang pun pernah dihormati karena apa yang telah ia terima. Kehormatan adalah penghargaan bagi mereka yang telah menyedekahkan atau memberikan sesuatu yang berarti bagi sekitarnya.

.

Begitu banyak hal yang bisa kita sedekahkan dalam hidup ini. Kita bisa menyedekahkan perhatian kepada orang yang kita cintai. Kita bisa menyedekahkan ilmu kita kepada adik-adik kelas. Bahkan senyuman manis kepada orang lain dihitung sedekah oleh Allah Swt. Pada intinya, seperti sabda Rasulullah saw, “Setiap kebaikan adalah sedekah”. (HR. Bukhari)

.

Namun bagi yang mampu, sedekah dalam bentuk harta merupakan salah satu yang utama, karena kelaparan dan kemiskinan tidak bisa dihilangkan hanya dengan sedekah senyum. Namun, poin yang penting adalah, bagaimana kerelaan untuk berbagi apa yang ada dalam diri kita, karena ingat, bahwa sesungguhnya dalam harta benda kita, terdapat HAK yang Allah Swt titipkan bagi para fakir miskin dan anak-anak yatim.

.

Contoh paling sempurna seorang manusia yang selalu memberi dalam hidupnya adalah Nabi Muhammad saw. Dalam banyak riwayat diceritakan bahwa beliau tidak pernah SEKALIPUN menolak orang yang datang dan meminta kepadanya. Rasulullah saw begitu dicintai karena kedermawanannya, dan terbukti, kecintaan dan penghormatan umat manusia terhadap dirinya masih terasa sampai sekarang, di saat saya mengetik tulisan ini. Mari bersama-sama kita kirimkan shalawat dan salam kepada beliau, “shallallaahu ‘alaihi wasalam..”

.

Selain itu, contoh ter-gress lainnya adalah Steve Jobs. Lihatlah bagaimana dia mendapatkan penghormatan yang begitu luar biasa dari manusia saat meninggal. Hal ini karena dirinya telah memberikan begitu banyak manfaat dalam hidupnya, terutama dalam bidang teknologi. Dia terlahir di zaman saat komputer masih sebesar kulkas 3 pintu, tapi dia meninggal dengan sebuah penemuan mutakhir memasukkan program komputer ke dalam smartphone sebesar telapak tangan. He may die, but his legacy lives on!

.

Itulah salah satu kenikmatan bagi orang-orang yang gemar bersedekah dalam hidupnya, yaitu namanya akan selalu dikenang sebagai orang yang dermawan dan senang membantu, dan doa pun akan terus mengalir ke dalam kuburan orang tersebut.

.

Keutamaan Bersedekah

Sedekah adalah sebuah amalan yang sangat super duper luar biasa. Dalam satu kalimat, saya bisa merangkumnya sebagai berikut, “Sedekah dapat membeli semua keinginan kita!” Langsung deh banyak yang ga percaya. Pasti dalam hati ada yang ngomong, “Hah emang iya?”, “Hah, masa sih?”, “Ah ngarang nih si Assad”, dst. Jawaban saya tetap, “101% YES!

.

Dalam setiap tulisan #NFQ pun, jika teman-teman rajin mengikuti dan membacanya, pasti sudah banyak tahu bagaimana dahsyatnya sedekah ini, dan juga keutamaan-keutamaan yang saya dapatkan dari bersedekah, dari mulai mendapat beasiswa penuh untuk S1 dan S2, nonton bola Brazil-Inggris gratis, free upgrade tiket pesawat business class pp, dibeliin jas seharga motor, dukungan materil & immateril untuk buku #NFQ, banyaknya peluang bisnis yang berdatangan, network semakin meluas, hingga kebahagiaan, ketenangan dan berbagai kemudahan hidup yang saya rasakan hingga sekarang ini. It’s all awesome!

.

Semua kenikmatan yang saya rasakan tersebut tidak terlepas dari janji Allah Swt yang mengatakan bahwasanya apapun yang kita sedekahkan di jalan-Nya, maka Dia akan menggantinya. Jadi dalam sedekah ga pake INSHA ALLAH lagi, tapi PASTI diganti! Kita semua sudah tahu bahwa Allah Swt tidak pernah mengingkari janji kan? Saya pun sangat yakin akan itu. Jadi kuncinya disini adalah: KEYAKINAN / KEIMANAN.

.

Bersedekah tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun. Filosofi mudahnya seperti 1 buah lilin yang bisa menyalakan puluhan, ratusan, bahkan ribuan lilin-lilin lainnya tanpa sang lilin kehilangan cahayanya. Justru yang ada, lilin-lilin tersebut akan membuat ruangan semakin terang dan benderang. Itulah saat kita bersedekah, tidak akan mengurangi harta kita, malah yang ada semakin tambah tambah dan tambah. Makin kaya raya sejahtera aman sentosa.

.

Lho tapi kan dimana-mana kalo memberikan sesuatu yang kita miliki itu berarti akan mengurangi apa yang kita punya? Iya itu emang bener, karena kita terbiasa pake hitungan matematika konvensional! Kalo lagi sedekah, hitungannya ya pake hitungan matematika sedekah dooongs! Kalau pake hitungan matematika konvensional, saat punya uang Rp 1 juta, lalu disedekahkan Rp 100 ribu, maka sisa uang kita berkurang jadi Rp 900 ribu. This is so true.

.

Tapi kalau kita pake matematika sedekah, ya ga begini ceritanya bro and sist. Rp 100 ribu yang kita sedekahkan tadi maka akan berlipat ganda (minimal) 10 kali lipat menjadi Rp 1 juta. Jadi uang kita sekarang bukannya Rp 900 ribu lagi, melainkan, Rp 900 ribu + Rp 1 juta = Rp 1,9 juta!

.

Yak itulah sedekah, secara kasat mata memang jumlah fisikal uang yang ada dalam pegangan kita berkurang, namun sesungguhnya itu akan bertambah dan berlipat ganda, yang kita sendiri tidak akan tahu akan kembali dalam bentuk apa. Pokoknya tiba-tiba kaget aja! Hehehe..

.

Biasanya juga ada yang bilang gini, “gue udah sedekah tapi kok blom kerasa hasilnya ya?” Nah, ada yang perlu diperhatikan, bahwa balasan sedekah itu tidak melulu hanya uang atau materi. Mungkin saja Allah Swt menggantinya dengan kesehatan, keberkahan umur, kebahagiaan keluarga, ketenangan hidup, kelapangan hati, dan lain-lain, yang semua itu tidak bisa dibeli dengan uang.

.

Lalu apa yang kita sedekahkan? Paling utama adalah menyedekahkan apa yang kita sayangi atau cintai, seperti firman Allah Swt, Kalian belum mendapatkan kesempurnaan sebelum menyedekahkan apa2 yg kalian cintai.” (QS. Ali imran [3]: 92).

.

Mengapa harus barang yang kita cintai? Ya jelas, karena ada pengorbanan dan keikhlasan di situ. Mana lebih berat, menyedekahkan handphone yang baru dibeli atau handphone yang sudah 2 tahun dipakai? Ada perasaan berat kan kalo mau sedekah hp baru? Nah disitu itu poinnya! Saat kita merelakan apa yang kita cintai untuk disedekahkan, disitu akan terlihat seberapa besar kecintaan kita terhadap Allah Swt.

.

Tapi jangan salah, bukan berarti dengan menyedekahkan apa yang kita cintai berarti Allah Swt membutuhkan harta benda kita, sama sekali tidak! Dia Maha Kaya, dan seandainya seluruh manusia di muka bumi ini tidak ada yang bersedekah, tidak akan berkurang sedikit pun kekayaan-Nya. Namun yang Dia minta adalah pengorbanan cinta kita. Jangan sampai harta benda menjadi berhala-berhala dunia yang menggantikan kecintaan kita kepada-Nya.

.

Amal Jariyah

Salah satu sedekah yang utama dan dahsyat adalah sedekah jariyah atau amal jariyah. Sudah pada tau tentang amal jariyah ini? Yaitu amal yang pahalanya akan terus mengalir walaupun orang tersebut telah meninggal dunia. Wow enak banget kann?? Ibarat investasi yang terus membuahkan hasil, tanpa kita harus melakukan apa-apa!

.

Lalu apa saja amalannya? Yaitu sedekah jariyah, ilmu yang kita ajarkan, dan anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya. Hal ini dijelaskan dalam hadits, “Apabila anak cucu Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali 3 hal, yaitu: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan.” (HR. Muslim)

.

Islam memberikan nilai lebih bagi amal jariah ini karena MANFAAT yang dihasilkan lebih lama dan lebih berbekas dalam kehidupan manusia. Karena memang hakikat hidup manusia yang utama di dunia ini adalah bagaimana bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia. Rasulullah saw juga pernah mengatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah ia yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

.

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan, “Gajah mati meninggalkan gading dan harimau mati meninggalkan belang.” Lalu bagaimana dengan manusia? Jawabannya adalah, manusia mati meninggalkan karya. Karya inilah yang bisa memberikan manfaat seluas-luasnya dan sebesar-besarnya kepada umat manusia. Semakin besar sebuah karya bisa memberikan manfaat bagi orang lain maka sebesar itu pula pahala yang akan terus mengalir di dalam kubur kita.

.

Amal jariah itu sendiri dikelompokkan menjadi tiga macam dalam bidang pembangunan, yaitu pembangunan dalam bidang akal (pendidikan dan ilmu pengetahuan), pembangunan dalam bidang rohani (agama), dan pembangunan dalam bidang fisik (masjid, rumah sakit, sekolah, rumah hafidz, jembatan, dll).

.

Lalu sampai kapan kita bisa melakukan Amal Jariyah? Apa ada batasannya? Jawabannya adalah sampai maut memanggil kita alias seumur hidup. Jadi kalau kita misalkan sudah dalam kondisi sakratul maut tapi masih bisa beramal baik, maka lakukanlah! Karena itu tetap dicatat sebagai pahala. Bahkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw disebutkan jika kiamat telah datang sekalipun, maka tetaplah melakukan kebaikan, karena tetap ada ganjaran pahalanya!

.

Meskipun kiamat sedang terjadi, sedang di tangan salah seorang di antara kamu masih ada bibit kurma dan dia masih kuat untuk menanamnya, maka hendaklah dia tanamkan bibit itu, karena ada ganjaran pahalanya.” (HR. Bukhari)

.

Pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan

Saat ini, Yayasan keluarga saya yang bernama Yayasan Affan  sedang membangun Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan untuk mencetak generasi penerus para penghafal Al-Qur’an. Yayasan Affan sendiri adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial yang telah berdiri sejak tahun 1976 di Bengkulu. Pada tahun 1977, Yayasan Affan mendirikan Institut Ilmu Quran (IIQ) di Jakarta dan telah berkembang pesat hingga sekarang ini, dan selanjutnya mendirikan Pesantren Al-Quraniyah pada tahun 1978 di Kota Manna, Bengkulu.

.

Selanjutnya, pada tahun 2011 ini, Yayasan Affan bekerja sama dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara pimpinan Ustadz Yusuf Mansur memiliki program baru untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an dengan mendirikan Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan di Pesantren Al-Qur’aniyah, di Kota Manna – Bengkulu Selatan. Sekolah ini dinamakan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan. Penandatanganan MoU antara Yayasan Affan dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara pun sudah berlangsung pada tanggal 15 April 2011 di Jakarta.

Penandatanganan MOU di Jakarta
Ustadz Yusuf Mansur Memimpin Doa

.

Program ini Alhamdulillah sudah berjalan sejak Agustus 2011  dengan jumlah santri awal 12 orang. Untuk mencetak minimal 120 orang penghafal Al-Quran, diperlukan pembangunan gedung sekolah 3 lantai. Rencana anggaran biaya Rp 2,6 M, dan dana yang telah tersedia sampai saat ini sekitar Rp 150 juta.

Maket Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan
Maket Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan

.

Untuk itu pada kesempatan ini, dengan kerendahan hati, saya ingin mengajak para pembaca dan teman-teman semua, yuk mari kita sama-sama beramal jariyah untuk mendukung pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan ini. Biaya yang tertulis di atas memang terlihat banyak. Tapi kalau kita kerjakan bersama-sama, pasti akan jauh terasa ringan. Tidak ada gunung yang tidak bisa didaki. Tidak ada batu yang tidak bisa dipecahkan. Dengan melakukannya secara bersama-sama, InshaAllah pembangunan sekolah Hafidz tersebut dapat tercapai. Amin Yaa Rabbal ‘Aalamin.

.

Membangun Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan adalah termasuk amal jariyah yang pahalanya akan kekal mengalir terus ke dalam kubur hingga hari kiamat.  Jangan ragu dan khawatir, sedekah teman-teman semua PASTI  akan  dibalas berlipat ganda beratus-ratus kali lipat, sesuai dengan janji-Nya:

.

Perumpamaan orang yang meng-infaqkan hartanya di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya”  (QS Al-Baqarah [2]:261).

.

Bagi teman-teman yang ingin segera membantu, bisa disalurkan ke salah satu nomor rekening Yayasan Affan berikut ini:

1. Bank Syariah Mandiri Cabang Pondok Indah

No. 004 018 5001 [an. Yayasan Affan Al-Quraniyah]

.

2. Bank BCA Cabang Bidakara

No. 450 30 750 19 [an. Yayasan Affan Al-Quraniyah]

.

Semoga amal jariyah teman-teman dan pembaca sekalian mendapatkan keberkahan dari Allah Swt.  Amiiiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

.

Salam dari Qatar,

@MuhammadAssad

24 thoughts on “Yuk, Sedekah Berjamaah!

  1. Subhanallah…..
    Semoga Allah Swt memberi kemudahan dalam Pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan tsb. Amiin yaa Rabbal Alamiiin….

    Ayooo kawans….. turut berpartisipasi dalam bisnis PMA ini (Penanam Modal Akhirat), InshaAllah Barokah ^_^

  2. Kak Assad, boleh minta pendapat dan pandangannya?bagaimana pendapat Kakak tentang memberi sedekah pada pengemis? karena saat ini jumlah pengemis semakin banyak, dan yang lebih menyedihkan adalah karena pengemis dijadikan sebagai pekerjaan..hal ini dapat menjadi masalah serius apabila jumlah pengemis di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya..apalagi kalau melihat pengemis yang masih kecil..miris melihatnya…apa ya yang seharusnya kita lakukan?

    Kak, itu rekeningnya ada gak ya yang Bank BNI?makasih sebelumnya… =)

  3. Subhanallah, membaca postingan abang selalu membuat saya semakin yakin dengan kekuatan sedekah😀

    Sekedar bercerita, kebetulan saya putra asli kota Manna-Bengkulu Selatan. Waktu saya masih SD, di masjid-masjid memang kegiatan keagamaan sangat sering diadakan. Waktu itu masjid ramai oleh anak-anak yang dikirim oleh orang tuanya untuk belajar agama: belajar sholat, mengaji, dll.

    Semoga dengan berdirinya sekolah tersebut, anak-anak yang mempunyai passion menjadi hafiz Quran dapat terfasilitasi. Mudah-mudahan pembangunannya lancar, aaaamiiin.

  4. salam kenal assad..
    saya ingin turut membantu pembangunan sekolah tersebut. nanti kalau sudah transfer, adakah nomer yang bisa dihubungi untuk konfirmasi? spaya semua yang menyumbang bisa tau uangnya sampai atau tidak, hehe
    makasih..

  5. subhanallah,
    smga jd sedekah berjamaah, dan jd amal yg senantiasamengalir

    tp mas assad, klo boleh tw kok pesantren nya dibuat di bengkulu? trus pendirian yayasan affan jg d bengkulu
    soal ny sy asli org bengkulu , jd penasaran😀

  6. Dear sahabat lama assad yang menjadi inspirasi kaum muda untuk selalu melakukan kebaikan dalam kehidupan gimana kabar antum?? semoga tetap dalam lindungan Alloh SWT, masih kenal ane rahmat dinur (best student ahm 2004) hehehe. ane terinspirasi banget nih baca blog ente sad, dan juga ane baru baru tahu yayasan affan itu punya keluarga, ane bangga sad mengenal ente hehehe, lagi dimana sekarang masih di qatar?? kalau ente di jakarta ane mau nugndang ente nih sad buat acara seminar young entrepreneur, kirmin contact ente sad yang aktif yaaa.

  7. Maha Suci ALLAH…terimakasih untuk setiap ilmu yang telah mas Assad bagi, makin “malu” kepada ALLAH…karna terkadang masih merasa bahwa rizki yang di dapat adalah hak dari jerih payah bekerja.

    bismillah ya ALLAH…semoga dengan pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan…akan semakin banyak generasi Islam yang hafal Al Qur’an.
    Dan semoga sedekahnya menjadi “penolong” bagi kita semua..aamiin.

    Sukses dan berkah selalu untuk mas Assad dan keluarga..aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s