Yuk, Sedekah Berjamaah!

“Bersedekahlah agar kamu diselamatkan Allah Swt dari api neraka, meskipun hanya dengan sebutir kurma.” (HR. Bukhari)

.

Assalamu’alaikum teman-teman semuaaa.. Apa kabarnyaa? Semoga baik-baik saja. @NotesFromQatar hari ini SANGAT SPESIAL! Lho emangnya kenapa? Karena dalam edisi kali ini terdapat ladang kebaikan dan saya ingin mengajak teman-teman untuk INVESTASI AKHIRAT! Investasi ini saya jamin tidak akan merugikan, bahkan akan terus membawa keberuntungan, bahkan hingga di dalam kubur. Penasaran? Let’s start it! 🙂

.

Hidup Itu Untuk Memberi

‘Tangan di atas’ akan selalu lebih baik dan jauh lebih mulia dibanding ‘tangan di bawah’. Dalam sejarah di dunia ini, tak seorang pun pernah dihormati karena apa yang telah ia terima. Kehormatan adalah penghargaan bagi mereka yang telah menyedekahkan atau memberikan sesuatu yang berarti bagi sekitarnya.

.

Begitu banyak hal yang bisa kita sedekahkan dalam hidup ini. Kita bisa menyedekahkan perhatian kepada orang yang kita cintai. Kita bisa menyedekahkan ilmu kita kepada adik-adik kelas. Bahkan senyuman manis kepada orang lain dihitung sedekah oleh Allah Swt. Pada intinya, seperti sabda Rasulullah saw, “Setiap kebaikan adalah sedekah”. (HR. Bukhari)

.

Namun bagi yang mampu, sedekah dalam bentuk harta merupakan salah satu yang utama, karena kelaparan dan kemiskinan tidak bisa dihilangkan hanya dengan sedekah senyum. Namun, poin yang penting adalah, bagaimana kerelaan untuk berbagi apa yang ada dalam diri kita, karena ingat, bahwa sesungguhnya dalam harta benda kita, terdapat HAK yang Allah Swt titipkan bagi para fakir miskin dan anak-anak yatim.

.

Contoh paling sempurna seorang manusia yang selalu memberi dalam hidupnya adalah Nabi Muhammad saw. Dalam banyak riwayat diceritakan bahwa beliau tidak pernah SEKALIPUN menolak orang yang datang dan meminta kepadanya. Rasulullah saw begitu dicintai karena kedermawanannya, dan terbukti, kecintaan dan penghormatan umat manusia terhadap dirinya masih terasa sampai sekarang, di saat saya mengetik tulisan ini. Mari bersama-sama kita kirimkan shalawat dan salam kepada beliau, “shallallaahu ‘alaihi wasalam..”

.

Selain itu, contoh ter-gress lainnya adalah Steve Jobs. Lihatlah bagaimana dia mendapatkan penghormatan yang begitu luar biasa dari manusia saat meninggal. Hal ini karena dirinya telah memberikan begitu banyak manfaat dalam hidupnya, terutama dalam bidang teknologi. Dia terlahir di zaman saat komputer masih sebesar kulkas 3 pintu, tapi dia meninggal dengan sebuah penemuan mutakhir memasukkan program komputer ke dalam smartphone sebesar telapak tangan. He may die, but his legacy lives on!

.

Itulah salah satu kenikmatan bagi orang-orang yang gemar bersedekah dalam hidupnya, yaitu namanya akan selalu dikenang sebagai orang yang dermawan dan senang membantu, dan doa pun akan terus mengalir ke dalam kuburan orang tersebut.

.

Keutamaan Bersedekah

Sedekah adalah sebuah amalan yang sangat super duper luar biasa. Dalam satu kalimat, saya bisa merangkumnya sebagai berikut, “Sedekah dapat membeli semua keinginan kita!” Langsung deh banyak yang ga percaya. Pasti dalam hati ada yang ngomong, “Hah emang iya?”, “Hah, masa sih?”, “Ah ngarang nih si Assad”, dst. Jawaban saya tetap, “101% YES!

.

Dalam setiap tulisan #NFQ pun, jika teman-teman rajin mengikuti dan membacanya, pasti sudah banyak tahu bagaimana dahsyatnya sedekah ini, dan juga keutamaan-keutamaan yang saya dapatkan dari bersedekah, dari mulai mendapat beasiswa penuh untuk S1 dan S2, nonton bola Brazil-Inggris gratis, free upgrade tiket pesawat business class pp, dibeliin jas seharga motor, dukungan materil & immateril untuk buku #NFQ, banyaknya peluang bisnis yang berdatangan, network semakin meluas, hingga kebahagiaan, ketenangan dan berbagai kemudahan hidup yang saya rasakan hingga sekarang ini. It’s all awesome!

.

Semua kenikmatan yang saya rasakan tersebut tidak terlepas dari janji Allah Swt yang mengatakan bahwasanya apapun yang kita sedekahkan di jalan-Nya, maka Dia akan menggantinya. Jadi dalam sedekah ga pake INSHA ALLAH lagi, tapi PASTI diganti! Kita semua sudah tahu bahwa Allah Swt tidak pernah mengingkari janji kan? Saya pun sangat yakin akan itu. Jadi kuncinya disini adalah: KEYAKINAN / KEIMANAN.

.

Bersedekah tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun. Filosofi mudahnya seperti 1 buah lilin yang bisa menyalakan puluhan, ratusan, bahkan ribuan lilin-lilin lainnya tanpa sang lilin kehilangan cahayanya. Justru yang ada, lilin-lilin tersebut akan membuat ruangan semakin terang dan benderang. Itulah saat kita bersedekah, tidak akan mengurangi harta kita, malah yang ada semakin tambah tambah dan tambah. Makin kaya raya sejahtera aman sentosa.

.

Lho tapi kan dimana-mana kalo memberikan sesuatu yang kita miliki itu berarti akan mengurangi apa yang kita punya? Iya itu emang bener, karena kita terbiasa pake hitungan matematika konvensional! Kalo lagi sedekah, hitungannya ya pake hitungan matematika sedekah dooongs! Kalau pake hitungan matematika konvensional, saat punya uang Rp 1 juta, lalu disedekahkan Rp 100 ribu, maka sisa uang kita berkurang jadi Rp 900 ribu. This is so true.

.

Tapi kalau kita pake matematika sedekah, ya ga begini ceritanya bro and sist. Rp 100 ribu yang kita sedekahkan tadi maka akan berlipat ganda (minimal) 10 kali lipat menjadi Rp 1 juta. Jadi uang kita sekarang bukannya Rp 900 ribu lagi, melainkan, Rp 900 ribu + Rp 1 juta = Rp 1,9 juta!

.

Yak itulah sedekah, secara kasat mata memang jumlah fisikal uang yang ada dalam pegangan kita berkurang, namun sesungguhnya itu akan bertambah dan berlipat ganda, yang kita sendiri tidak akan tahu akan kembali dalam bentuk apa. Pokoknya tiba-tiba kaget aja! Hehehe..

.

Biasanya juga ada yang bilang gini, “gue udah sedekah tapi kok blom kerasa hasilnya ya?” Nah, ada yang perlu diperhatikan, bahwa balasan sedekah itu tidak melulu hanya uang atau materi. Mungkin saja Allah Swt menggantinya dengan kesehatan, keberkahan umur, kebahagiaan keluarga, ketenangan hidup, kelapangan hati, dan lain-lain, yang semua itu tidak bisa dibeli dengan uang.

.

Lalu apa yang kita sedekahkan? Paling utama adalah menyedekahkan apa yang kita sayangi atau cintai, seperti firman Allah Swt, Kalian belum mendapatkan kesempurnaan sebelum menyedekahkan apa2 yg kalian cintai.” (QS. Ali imran [3]: 92).

.

Mengapa harus barang yang kita cintai? Ya jelas, karena ada pengorbanan dan keikhlasan di situ. Mana lebih berat, menyedekahkan handphone yang baru dibeli atau handphone yang sudah 2 tahun dipakai? Ada perasaan berat kan kalo mau sedekah hp baru? Nah disitu itu poinnya! Saat kita merelakan apa yang kita cintai untuk disedekahkan, disitu akan terlihat seberapa besar kecintaan kita terhadap Allah Swt.

.

Tapi jangan salah, bukan berarti dengan menyedekahkan apa yang kita cintai berarti Allah Swt membutuhkan harta benda kita, sama sekali tidak! Dia Maha Kaya, dan seandainya seluruh manusia di muka bumi ini tidak ada yang bersedekah, tidak akan berkurang sedikit pun kekayaan-Nya. Namun yang Dia minta adalah pengorbanan cinta kita. Jangan sampai harta benda menjadi berhala-berhala dunia yang menggantikan kecintaan kita kepada-Nya.

.

Amal Jariyah

Salah satu sedekah yang utama dan dahsyat adalah sedekah jariyah atau amal jariyah. Sudah pada tau tentang amal jariyah ini? Yaitu amal yang pahalanya akan terus mengalir walaupun orang tersebut telah meninggal dunia. Wow enak banget kann?? Ibarat investasi yang terus membuahkan hasil, tanpa kita harus melakukan apa-apa!

.

Lalu apa saja amalannya? Yaitu sedekah jariyah, ilmu yang kita ajarkan, dan anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya. Hal ini dijelaskan dalam hadits, “Apabila anak cucu Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali 3 hal, yaitu: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakan.” (HR. Muslim)

.

Islam memberikan nilai lebih bagi amal jariah ini karena MANFAAT yang dihasilkan lebih lama dan lebih berbekas dalam kehidupan manusia. Karena memang hakikat hidup manusia yang utama di dunia ini adalah bagaimana bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia. Rasulullah saw juga pernah mengatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah ia yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

.

Ada sebuah ungkapan yang mengatakan, “Gajah mati meninggalkan gading dan harimau mati meninggalkan belang.” Lalu bagaimana dengan manusia? Jawabannya adalah, manusia mati meninggalkan karya. Karya inilah yang bisa memberikan manfaat seluas-luasnya dan sebesar-besarnya kepada umat manusia. Semakin besar sebuah karya bisa memberikan manfaat bagi orang lain maka sebesar itu pula pahala yang akan terus mengalir di dalam kubur kita.

.

Amal jariah itu sendiri dikelompokkan menjadi tiga macam dalam bidang pembangunan, yaitu pembangunan dalam bidang akal (pendidikan dan ilmu pengetahuan), pembangunan dalam bidang rohani (agama), dan pembangunan dalam bidang fisik (masjid, rumah sakit, sekolah, rumah hafidz, jembatan, dll).

.

Lalu sampai kapan kita bisa melakukan Amal Jariyah? Apa ada batasannya? Jawabannya adalah sampai maut memanggil kita alias seumur hidup. Jadi kalau kita misalkan sudah dalam kondisi sakratul maut tapi masih bisa beramal baik, maka lakukanlah! Karena itu tetap dicatat sebagai pahala. Bahkan dalam sebuah hadits Rasulullah saw disebutkan jika kiamat telah datang sekalipun, maka tetaplah melakukan kebaikan, karena tetap ada ganjaran pahalanya!

.

Meskipun kiamat sedang terjadi, sedang di tangan salah seorang di antara kamu masih ada bibit kurma dan dia masih kuat untuk menanamnya, maka hendaklah dia tanamkan bibit itu, karena ada ganjaran pahalanya.” (HR. Bukhari)

.

Pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan

Saat ini, Yayasan keluarga saya yang bernama Yayasan Affan  sedang membangun Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan untuk mencetak generasi penerus para penghafal Al-Qur’an. Yayasan Affan sendiri adalah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial yang telah berdiri sejak tahun 1976 di Bengkulu. Pada tahun 1977, Yayasan Affan mendirikan Institut Ilmu Quran (IIQ) di Jakarta dan telah berkembang pesat hingga sekarang ini, dan selanjutnya mendirikan Pesantren Al-Quraniyah pada tahun 1978 di Kota Manna, Bengkulu.

.

Selanjutnya, pada tahun 2011 ini, Yayasan Affan bekerja sama dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara pimpinan Ustadz Yusuf Mansur memiliki program baru untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an dengan mendirikan Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan di Pesantren Al-Qur’aniyah, di Kota Manna – Bengkulu Selatan. Sekolah ini dinamakan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan. Penandatanganan MoU antara Yayasan Affan dengan Yayasan Daarul Qur’an Nusantara pun sudah berlangsung pada tanggal 15 April 2011 di Jakarta.

Penandatanganan MOU di Jakarta
Ustadz Yusuf Mansur Memimpin Doa

.

Program ini Alhamdulillah sudah berjalan sejak Agustus 2011  dengan jumlah santri awal 12 orang. Untuk mencetak minimal 120 orang penghafal Al-Quran, diperlukan pembangunan gedung sekolah 3 lantai. Rencana anggaran biaya Rp 2,6 M, dan dana yang telah tersedia sampai saat ini sekitar Rp 150 juta.

Maket Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan
Maket Sekolah Hafidz Daarul Quran Affan

.

Untuk itu pada kesempatan ini, dengan kerendahan hati, saya ingin mengajak para pembaca dan teman-teman semua, yuk mari kita sama-sama beramal jariyah untuk mendukung pembangunan Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan ini. Biaya yang tertulis di atas memang terlihat banyak. Tapi kalau kita kerjakan bersama-sama, pasti akan jauh terasa ringan. Tidak ada gunung yang tidak bisa didaki. Tidak ada batu yang tidak bisa dipecahkan. Dengan melakukannya secara bersama-sama, InshaAllah pembangunan sekolah Hafidz tersebut dapat tercapai. Amin Yaa Rabbal ‘Aalamin.

.

Membangun Sekolah Hafidz Daarul Qur’an Affan adalah termasuk amal jariyah yang pahalanya akan kekal mengalir terus ke dalam kubur hingga hari kiamat.  Jangan ragu dan khawatir, sedekah teman-teman semua PASTI  akan  dibalas berlipat ganda beratus-ratus kali lipat, sesuai dengan janji-Nya:

.

Perumpamaan orang yang meng-infaqkan hartanya di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya”  (QS Al-Baqarah [2]:261).

.

Bagi teman-teman yang ingin segera membantu, bisa disalurkan ke salah satu nomor rekening Yayasan Affan berikut ini:

1. Bank Syariah Mandiri Cabang Pondok Indah

No. 004 018 5001 [an. Yayasan Affan Al-Quraniyah]

.

2. Bank BCA Cabang Bidakara

No. 450 30 750 19 [an. Yayasan Affan Al-Quraniyah]

.

Semoga amal jariyah teman-teman dan pembaca sekalian mendapatkan keberkahan dari Allah Swt.  Amiiiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin…

.

Salam dari Qatar,

@MuhammadAssad

3 Jam Bersama Dr. Alwi Shihab

Hello #NFQ-ers atau mungkin lebih enak disapa sobat #NFQ! Hahaha.. serasa punya fans club. Doha pagi ini terlihat cerah, dan cuaca terasa dingin-dingin empuk, karena dalam masa transisi menuju winter atau musim dingin. Pagi hari ini saya akan berbagi cerita yang sangat menarik, yang mungkin teman-teman sudah bisa menebak dari judulnya. Yes, saya akan berbagi cerita tentang pengalaman saya yang bisa mendapatkan kesempatan ngobrol lama sampai 3 jam dengan seorang tokoh, yang juga sudah saya anggap sebagai guru serta mentor saya, yaitu Dr. Alwi Shihab.

.

Udah pada tau kan siapa beliau? Pak Alwi, begitu biasa saya menyapanya, adalah seorang intelektual muslim, mantan menteri luar negeri (masa Presiden Gus Dur), dan juga mantan menteri koordinator kesejahteraan rakyat (masa Presiden SBY). Sekarang ini beliau dipercaya sebagai utusan khusus presiden untuk kawasan Timur Tengah dan juga aktif sebagai seorang entrepreneur. Kalau dilihat dari perjalanan karir dan pengalaman hidupnya, tentunya banyak sekali ilmu yang bisa “dicuri” dari beliau.

.

Alhamdulillah sekitar minggu lalu, beliau datang ke Doha. Kedatangannya sebetulnya karena diundang untuk hadir sebagai guest of honour (tamu kehormatan) untuk berbicara dalam acara Islamic Finance Conference tanggal 10 Oktober di Doha. Beberapa hari sebelum kedatangan, kami memang sudah berkomunikasi via email dan beliau bilang akan tiba di Doha tanggal 8 Oktober 2011. Setibanya di Doha, Pak Alwi langsung kontak saya, “Assad, saya sudah di Hotel Sheraton kamar 827. Datang ya kita ngobrol-ngobrol.” Saya pun langsung menjawab, “Siaappp Pak!”

.

Segera saya mandi dan langsung meluncur menuju Hotel Sheraton, dan mengajak kawan baik serta partner bisnis saya Mas Kamal. Sesampainya di hotel sekitar jam 6 kurang, karena sudah maghrib, akhirnya kita shalat dulu. Setelah selesai, saya langsung menelpon kamar Pak Alwi dan menunggu beliau turun ke lobby. Pak Alwi pun turun, dengan pakaian batik (samaan kita Pak hehe..) lalu menyapa saya dan mas Kamal dengan ramah. “Halo, apakabar? Sehat?”

.

Pertemuan ini adalah yang ketiga kalinya saya bertemu Pak Alwi di Doha. Pertemuan pertama di KBRI Doha pada tahun 2009 dan yang kedua di Hotel Four Season Doha pada tahun 2010. Tapi kedua pertemuan itu cuma sekedar menyapa dan ngobrol ringan, dan tidak ada waktu banyak untuk bisa ngobrol panjang lebar dan berdiskusi. Alhamdulillah pada sekarang ini saya bisa bertemu dalam suasana yang santai, cair dan bersahabat.

.

Ada banyak hal yang saya bicarakan dengan Pak Alwi, dan setiap topik ada informasi dan ilmu pengetahuan baru yang didapat. Penasaran apa saja? Here we goo!

.

Ngobrol Part 1: Life in Qatar

Setelah duduk di lobby dan terlihat posisinya udah enak alias pewe, saya memberikan beliau buku @NotesFromQatar, sebagai ucapan terima kasih juga, karena beliau salah satu orang yang memberikan testimoni di buku tersebut. Lalu Pak Alwi nanya, “Gimana penjualan buku ini?” Saya jawab, “Alhamdulillah sudah national bestseller di Indonesia Pak, naik cetakan ke-7.”

With Dr. Alwi Shihab, Sheraton Doha.

.

Pak Alwi pun memberikan ucapan selamat dan terlihat senang saat menerima buku @NotesFromQatar. Setelah itu obrolan dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan ringan tentang kehidupan di Qatar, seperti kapan saya lulus kuliah, pergi kemana kalau weekend, mana tempat-tempat baru di Doha yang menarik dikunjungi, dan nanya juga saya sudah nikah apa blum hehehe…

.

Ngobrol Part 2: Hukum Qishash

Pembicaraan lalu makin menarik saat ngobrol tentang serba serbi dan lika-liku dunia arab, terutama yang berhubungan dengan para TKI dan TKW. Seperti yang kita ketahui bersama, akhir-akhir ini pemberitaan tentang hal ini lagi heboh-hebohnya, karena salah satu TKW kita baru saja dihukum pancung di Arab Saudi. Perasaan kita semakin berkecamuk saat mengetahui bahwa salah satu universitas top di negeri ini malah memberikan gelar Doctor Honoris Causa kepada Raja Arab Saudi. Sontak seluruh rakyat Indonesia marah karena merasa sang raja sendiri tidak membela para TKW kita di sana. Saya pun saat itu sangat kesal.

.

Tapi ternyata, banyak hal yang sebetulnya tidak kita ketahui, dan saya pun baru tahu saat bertemu dengan Pak Alwi. Beliau menjelaskan, banyak orang yang tidak mengerti tentang hukum di Arab Saudi, terutama mengenai hukum qishash. Selama ini, kata beliau, kita selalu menyalahkan Arab Saudi, dalam hal ini pemerintah, yang seolah-olah tidak berbuat apa-apa dan membiarkan masyarakat kita terbunuh di sana.

.

Saat ada seseorang yang membunuh, maka hukuman yang berlaku di Arab Saudi adalah hukum Islam yaitu qishash, yaitu harus dibalas setimpal dengan perbuatan yang dilakukan, dalam hal ini sang pembunuh harus dibunuh juga. Hal ini sudah tertera di dalam Al-Qur’an, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu menjalankan hukum qishash pada orang-orang yang terbunuh..” (QS. Al-Baqarah [2]: 178).

.

Nah, di sini poin yang mungkin banyak dari kita tidak tahu. Dalam hal menjalankan hukuman ini, seorang Raja sekalipun, TIDAK MEMPUNYAI HAK / WEWENANG sedikitpun untuk membatalkan hukuman ini. Karena itu adalah HAK bagi keluarga yang terbunuh. Raja hanya bisa menghimbau agar sang keluarga yang terbunuh memaafkan sang pembunuh. Namun jika keluarganya tidak memaafkan dan tetap menuntut hukuman qishash, maka seorang raja pun tidak bisa membatalkannya. Inilah bentuk keadilan dalam Islam.

.

Bahkan justru Raja, dalam hal ini pemerintah, telah berusaha agar setiap hukuman qishash tidak jadi berlaku. Dari mulai membuat proses persidangan yang sengaja diperlama dan memakan waktu bertahun-tahun. Pak Alwi menjelaskan, untuk sampai kepada putusan hukum mati, seorang terdakwa harus melewati 3 kali persidangan, dan jika di salah satu persidangan ada salah satu dari 5 hakim yang tidak setuju, maka hukuman qishash dibatalkan. See, betapa panjang dan berlikunya bukan?

.

Selain itu, pemerintah arab Saudi juga telah membuat suatu lembaga konseling bernama Lajna, yang bertugas melobi keluarga terbunuh agar memaafkan. Lajna ini juga tugasnya untuk mencari dana dalam jumlah besar dari para syeikh-syeikh di Arab yang nanti uangnya dipakai sebagai diyat atau penebus yang akan diberikan kepada keluarga terbunuh jika memaafkan. Diyat adalah denda pengganti jiwa (biasanya dalam bentuk materi) kepada keluarga yang dibunuh untuk menggantikan hukum qishash. Diyat dapat diberikan dengan catatan keluarga yang dibunuh memaafkan.

.

Karena dalam Islam pun sudah dijelaskan mengenai hal ini. “Dan diyat wajib diserahkan kepada keluarga (yang dibunuh), kecuali jika mereka (keluarga itu), menyedekahkan (diyat tersebut)..” (QS. An-Nisa [4]: 92)

.

Jadi dalam Islam, hukum qishash bukanlah suatu kewajiban, karena tergantung kepada keluarga korban, apakah memaafkan atau tidak. Saat kelarga korban tidak memaafkan, maka hkum qishash harus dilaksanakan. Namun jika mereka memaafkan, maka pihak pembunuh harus menyerahkan diyat. Namun ada juga beberapa kasus dimana sang keluarga yang dibunuh tidak ingin mengambil diyat tersebut dan malah menyedekahkannya, karena mungkin iman yang kuat dan dia juga mengharapkan ampunan dari Allah Swt.

.

” Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahawa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nur [24]: 22)

.

Bagi orang-orang seperti ini, maka Allah Swt telah menyiapkan pahala yang sangat besar. Seperti yang dijelaskan dalam firman-Nya, “..Dan barangsiapa yang melepaskan hak qishash-nya, maka itu akan menjadi penebus dosa baginya.” (QS. Al-Maidah [5]: 45)

.

Mungkin ada yang menganggap bahwa hukum qishash itu kejam. Namun ternyata tersimpan hikmah yang sangat besar, yaitu terjaminnya kelangsungan hidup di dunia yang aman dan damai. Seperti dalam Al-Quran, “Dan dalam hukum qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 179)

.

Jadi orang yang akan membunuh atau berbuat jahat lainnya, akan berpikir 1000 kali sebelum melaksanakan kejahatannya. Saya aja denger kata qishash udah merinding hehe.. dan ternyata ini memang benar, saya melakukan sedikit research, dan menurut data, tingkat kriminalitas atau kejahatan terendah di dunia adalah di Negara Arab Saudi dan tertinggi di Amerika Serikat. Subhanallah, memang ternyata hukum buatan Allah Swt adalah yang terbaik.

“…Dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah: 50)

.

Topik 3: Kondisi Indonesia Terkini

Setelah ngobrol tentang masalah luar negeri, lalu kami kembali ke topik dalam negeri. Dari mulai masalah politik yang sedang panas-panasnya, isu reshuffle cabinet, hingga masalah investasi dan ekonomi juga kita bicarakan. Tentang siapa calon presiden di 2014 pun jadi bahan obrolan. Well, untuk masalah politik tidak banyak yang bisa saya kemukakan di sini, karena banyak hal yang off the record alias rahasia hehehe..

.

Baiklah kita beralih ke topik ekonomi dan keuangan saja. Karena saya belajar Islamic Finance, saya tanya ke beliau, “Kenapa pertumbuhan Islamic Finance (ekonomi syariah) di Indonesia masih belum berkembang dengan baik dan banyak investor yang malah lari ke negara tetangga?” Lalu Pak Alwi menjawab, “Investor itu sebetulnya banyak yang mau datang ke Indonesia, cuma sistem kita yang banyak belum bersahabat dengan para investor. Selain itu, mental dan para pejabat kita juga masih banyak yang harus dibenerin.”

.

Kemudian beliau mencontohkan tentang system double taxation atau pajak dobel yang dikenakan untuk investor. Jadi saat uang investor masuk ke dalam pasar dalam negeri, itu dikenakan pajak. Nanti waktu mau buat perusahaan lagi, dikenakan pajak juga. Ya mana ada investor yang mau?

.

Makanya sekarang saya juga paham kenapa blackberry malah buka pabrik di negara tetangga, dan bukan di negara kita, meskipun market kita nomor 1 di Asia. Itu adalah murni pertimbangan bisnis, bukan masalah suka atau tidak suka. Saya pun kalo sebagai investor, pastinya akan memilih tempat yang memberikan insentif lebih dan system yang lebih mendukung.

.

Kemudian Pak Alwi bercerita tentang bagaimana bobroknya moralitas para pejabat di Indonesia. Jadi katanya pernah ada investor yang ingin berbisnis batubara di Indonesia dan sudah diberikan surat izin oleh bupati di satu daerah tertentu. Saat menjelang hari H dan duit sudah akan mengucur, tiba-tiba izin itu dicabut tanpa alasan yang jelas, lalu oleh sang bupati diberikan kepada pihak lain, (yang sebabnya karena ngasih uang “pelicin” lebih besar). Mirissss…

.

Lalu dalam topik ini Pak Alwi menutupnya dengan berbagi perjalanan kisah hidupnya yang menarik. Beliau bilang, “Ada hikmah dalam setiap kejadian. Terkadang kita aja yang mungkin belum bisa melihatnya. Waktu saya dulu kena reshuffle saat menjabat sebagai Menko Kesra, ternyata hikmahnya baru saya ketahui sekarang. Sekretaris menteri saya yang dulu ternyata sekarang kena kasus oleh KPK dan masuk penjara. Coba kalo saya masih disitu (sebagai menteri), bisa keseret-seret saya meskipun ga tau apa-apa. Alhamdulillah Allah masih sayang sama saya.”

.

Topik 4: Sepakbolaaa

Setelah ngobrol yang berat-berat, lalu pembicaraan diturunkan lagi temponya, dan kita ngobrol yang ringan-ringan, dan yang kali ini dibahas adalah tentang sepakbola! Yak, olahraga sejuta umat, dan ternyata Pak Alwi fasih sangat fasih bicara sepakbola. Dari mulai timnas yang akan berhadapan dengan Qatar di pra-piala dunia 2014 sampai ke Qatar Foundation yang mensponsori Barcelona dan berita mengenai Manchester United sedang dalam negosiasi untuk dibeli oleh Qatar. Obrolannya ringan dan seruuuu!!

.

Topik 5: Perjuangan Hidup Pak Alwi

Nah, ini adalah topik pembicaraan yang paling menarik dan banyak mengandung nilai-nilai kehidupan. Pak Alwi membuka cerita hidupnya dengan mengatakan, “Saya dari SMP sampai selesai kuliah di Mesir ga pernah balik ke Indonesia selama 10 tahun.” Dalam hati saya langsung berkata, “Hahhh?? 10 tahun ga balik?? Busettt.. Beda banget ama gue hehe..” Pak Alwi lalu bertanya, “kamu berapa sering balik ke Indonesia?” sambil nyengir saya jawab, “yaa berapa yaaa, sekitar 4-5 kali dalam setahun Pak hehehe..” Beliau lalu geleng-geleng kepala, gatau deh itu artinya seneng, takjub apa bingung ga percaya.

.

Setelah lulus SMA, beliau melanjutkan S1 ke Universitas Ain Shams di Cairo. Saat liburan musim panas tiba, yang biasanya sekitar 3 bulan, Pak Alwi dan kakaknya (Dr. Quraish Shihab) pergi ke Jerman untuk mencari kerja part-time. Mereka bekerja di pabrik besi, kerja dari pagi sampai malam, bahkan weekend pun bekerja. Saat saya tanya kenapa weekend mau kerja, beliau menjawab, “Ya saya kan masih muda, dan butuh uang juga saat itu, jadi ya tidak ada pilihan lain, harus kerja keras!” Selain bekerja di pabrik besi, Pak Alwi juga mencoba berbisnis mobil bekas yang dibeli di Jerman dan dibawa pulang ke Cairo untuk dijual disana.

.

Singkatnya, Pak Alwi berada di Universitas Ain Shams sampai lulus S2. Setelah lulus, beliau balik ke Indonesia dan mencoba berbisnis. Kali ini dia terpikir untuk menjadi distributor karpet berjenis nobel dari Jerman, karena belum ada satupun di Indonesia. Beliau lalu pergi langsung ke pabriknya di Jerman dan menawarkan diri untuk jadi distributor di Indonesia. Tapi saat itu Pak Alwi tidak punya uang sepeserpun, dan bilang kepada pemiliknya, “Saya ini ga punya uang, tapi saya yakin produk Bapak bisa laku keras di Indonesia. Bapak coba saja kirim dulu 1-2 kontainer, kita coba jual dan setiap ada yang laku akan langsung saya bayar.”

.

Sang pemilik lalu bilang, “Sebetulnya ini sangat beresiko bagi saya, tapi saya melihat muka kamu orang jujur. Baiklah, kita coba.” Alhamdulillah, benar saja, karpet nobel itu laku dan banyak yang beli, dan Pak Alwi pun mulai sukses merintis bisnis sebagai importir karpet nobel. Sukses dengan bisnisnya, Pak Alwi mulai bisa menabung dan dari uang yang dikumpulkan, beliau mencoba usaha baru dengan membuat pabrik gelas. Hampir seluruh uangnya diinvestasikan untuk pembuatan pabrik gelas ini.

.

Namun sayang beribu sayang, bisnis barunya ini tidak selancar bisnis karpet. Karena adanya permainan bisnis yang tidak sehat, distribusi gelas perusahaan Pak Alwi tersendat, sementara produksi harus terus berjalan. Akhirnya, cost terus meningkat sementara pemasukan stagnan, bahkan minus. Dan hasil akhirnya adalah BANGKRUT. Akhirnya seluruh uang yang ditanamkan pun habissss. Dampaknya, bisnis karpet pun berantakan, karena tidak ada uang yang diputar, dan produsen di Jerman pun menyetop kerjasama dengan Pak Alwi. Pak Alwi pun pusing, stress, dan berada di titik terendah dalam hidupnya pada saat itu.

.

Tidak patah semangat, Pak Alwi malah punya cita-cita baru, yaitu pergi ke Amerika Serikat dan melanjutkan sekolah! Karena lagi bangkrut dan ga punya uang, beliau pun tak tahu darimana caranya. Orang tuanya kemudian menyarankan untuk pergi ke ulama kharismatik di Tanggul untuk minta didoakan. Tidak lama setelah didoakan, akhirnya Pak Alwi pun punya kesempatan berangkat ke Amerika melalui bantuan Edo, temannya di sana. Sesampainya di Amerika, Pak Alwi langsung coba mencari sekolah dibantu oleh Edo.

.

Kata Edo, Illinois University buka lowongan untuk master, bayar di semester awal aja, kalo nilai bagus nanti semester 2 dst bisa dapet beasiswa. Pak Alwi pun langsung semangat mendengar berita ini. Tapi karena duit blom cukup, Pak Alwi kemudian kerja di Greyhound Terminal, kerjanya serabutan aja, dari tukang cuci piring sampe jadi kasir juga pernah. Setelah duit terkumpul dan cukup untuk membayar uang masuk serta belajar 1 semester, Pak Alwi pun mendaftarkan diri di Illinois University. Selesai 1 semester, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan Pak Alwi bisa mendaftarkan diri untuk dapat beasiswa.

.

Tapi sayang kenyataan berkata lain. Saat Pak Alwi punya kesempatan untuk dapat beasiswa, tiba-tiba pada tahun itu meletuslah Perang Vietnam, dan terjadi huru-hara hampir di semua negara bagian Amerika Serikat. Kampus Illinois pun tutup selama 7 bulan lamanya. Di bulan kedua, Pak Alwi sudah tidak mampu bertahan karena duitnya makin menipisss. Akhirnya, diputuskan untuk balik ke tanah air, karena kondisi di sana pun tidak jelas. Pak Alwi kembali down, dan melaporkan hal ini kepada orang tua nya. Namun kedua orang tuanya tetap menyemangati beliau. Pak Alwi pun bertekad dalam hati, “One day I will come back to this place!”

.

Lagi dan lagi, Pak Alwi tidak menyerah. Beliau terpikir untuk masuk kembali ke dunia bisnis. Kali ini sasaran yang dituju adalah ke Arab Saudi, untuk bertemu temannya yang kaya raya bernama Umar Kamil. Saat tiba di Saudi, Pak Alwi menceritakan pengalaman hidupnya dan jatuh bangun kegagalannya. Umar Kamil yang mendengar hal tersebut pun langsung ingin membantu Pak Alwi, dan diberikanlah proyek konstruksi ratusan ribu dollar untuk Pak Alwi. Saat ini, kembali bisnisnya jalan, sukses, lalu di Saudi juga menemukan tambatan hati alias istri.

.

Kondisinya saat ini keuangan sudah stabil dan baik. Setelah merasa kehidupan finansialnya sudah tercukupi, hatinya kembali terpanggil untuk kembali ke dunia akademik, kali ini yang dituju adalah S3 di Universitas Al-Azhar, Cairo. Tapi Pak Alwi bertanya dalam hati, “Apa iya saya masih mampu sekolah? Kan sudah 10 tahun saya meninggalkan dunia akademik.” Akhirnya beliau mencoba melihat teman-temannya yang siding thesis S3 di Universitas Al-Azhar Cairo. Setelah menimbang-nimbang kemampuan diri, akhirnya beliau mantap ingin mengambil S3.

.

Namun ternyata tidak semudah itu. Pihak kampus tidak mengizinkan Pak Alwi dengan mudah, tapi harus diuji terlebih dahulu, karena beliau sudah lebih dari 10 tahun meninggalkan dunia akademik. Pak Alwi harus membuktikan skill bahasa arab dan pengetahuannya, apa memang benar sanggup kembali ke dunia akademik. Akhirnya Pak Alwi balik ke Indonesia, mengambil program Drs. di IAIN, dan di akhir studinya membuat skripsi dengan bahasa arab. Setelah berhasil membuktikan, Pak Alwi kembali lagi ke Cairo untuk mengambil program S3 di Al-Azhar University. Kemudian singkatnya, beliau berhasil menyelesaikan program S3. Gelar Doktor pun di tangan.. *tepok tangan dulu ayo semuanya*

.

Tunggu dulu, cerita belum berakhir. Setelah berhasil menyelesaikan program S3 nya, Pak Alwi kembali teringat dengan tekadnya untuk kembali ke Amerika. Beliau ingin kembali mencari kesempatan belajar yang informal saja, dan tempat yang pertama kali dituju adalah Illinois, tempat dulu saat beliau gagal. Saat mau cari kuliah, Pak Alwi malah dapet tawaran mengajar di Hartford, tapi beliau belum pede, akhirnya ditolak tawaran tersebut. Beliau kemudian ditawari lagi untuk ambil S3 di Universitas Temple. Hebat banget ya semangat belajarnya hahaha..

.

Singkat cerita Pak Alwi sudah lulus S3, dan setelah itu langsung mendapat tawaran bergengsi untuk mengajar di Harvard Divinity School di Harvard University! Waktu itu Pak Alwi tidak peduli berapa pun gaji yang diberikan karena sudah merupakan suatu kehormatan bisa mengajar di salah satu universitas terbaik di dunia. Lalu ketika belum setahun, lagi enak-enaknya mengajar, datang tawaran dari Gus Dur, yang saat itu ingin membuat partai baru. Pak Alwi diminta pulang untuk membantu Gus Dur. Antara mau dan tidak mau, karena lagi enak-enaknya ngajar. Tapi akhirnya beliau mau pulang.

.

Tidak lama setelah beliau pulang, saat pemilihan umum tahun 1999 berlangsung, Gus Dur terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, dan karena hubungan yang sangat dekat, Pak Alwi pun diangkat menjadi Menteri Luar Negeri pada saat itu.

.

Ada hal menarik yang Pak Alwi ceritakan tentang kisahnya yang menjadi menteri. “Dulu itu saya waktu di Amerika jadi ustadz keliling dari satu kampus, kemudian di acara-acara KBRI atau KJRI pasti diundang. Bener-bener ga nyangka, ga nyampe setahun, orang-orang yang dulu manggil saya, sekarang pada jadi bawahan saya semua, karena saya kan jadi Menlu saat itu, dan semua pejabat di KBRI dan KJRI otomatis di bawah saya. Ya begitulah Assad, jika Allah mau mengubah nasib seseorang dalam sekejap. Sangat mudah!”

.

Luar biasa yahh.. I learned lotsss from his success story! Yak, selesai sudah topic pembicaraan kami dengan Pak Alwi. Teman-teman pastinya bisa mengambil sendiri hikmah dan pelajaran yang bisa diambil, yaitu tentang perjuangan, semangat pantang menyerah, dan yang paling penting adalah yakin terhadap kekuasaan Allah Swt dalam setiap langkah.

.

Akhirnya, waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam atau sudah 3 jam persis saya dan mas kamal ngobrol bareng Pak Alwi. Kita pun sudah memberi aba-aba akan pamitan. Tapi sebelumnya, saya dan mas kamal juga meminta doa kepada Pak Alwi agar usaha-usaha yang sedang kita kerjakan berjalan lancar, lalu kita tukeran kartu nama dan Alhamdulillah, ada peluang-peluang usaha yang mungkin bisa dilakukan bareng dengan Pak Alwi. Insha Allah.. Inilah salah satu manfaat silaturahmi, yaitu membuka peluang rezeki berdatangan.

.

Dan berikut adalah beberapa foto saat berlangsungnya acara Islamic Finance Conference di Doha yang saya juga berkesempatan hadir mendampingi Pak Alwi Shihab sebagai guest of honour.

Ngobrol dg salah satu anggota keluarga kerajaan Qatar
Pak Alwi duduk paling pojok kiri
Setelah selesai acara

.

Baiklah teman-teman semua, sekian laporan berita dari Doha. Nantikan tulisan-tulisan @NotesFromQatar kembali minggu depan.. Salam olahraga! 😀

.

Best regards,

@MuhammadAssad

#SSS 3: Dapet Motor Gratisss!

#SSS alias Triple S alias Sedekah Super Story is back!! hehehe.. Mari kita simak cerita tentang dahsyatnya sedekah yang didapatkan oleh Joko (@per_joko). Berikut email yang dia kirim ke email saya muh_assad@yahoo.com.

——————————-

Assalamualaikum wr wb,

.

Sebenernya saya gak mau cerita ini karena takut dibilang norak atau pamer, tapi setelah baca pengalaman @QinaRie yang Assad tulis di blog minggu lalu, saya lalu berpikir, jika saya mengirimkan cerita tentang pengalaman nyata yang dialami, ini akan menjadi bukti nyata dahsyatnya sedekah serta inspirasi agar lebih banyak lagi orang yang bersedekah.

.

Awal tahu Muhammad Assad waktu dengar talkshow promo buku @NotesFromQatar di salah satu radio nasional. Saat itu saya langsung tertarik karena ada beberapa cita-cita saya yang ternyata sudah diraih oleh Assad, dan saya pun akhirnya menjadi pembaca setia blognya. Satu kata: Malu. Itulah perasaan saya saat itu.

.

Bagaimana tidak? Ternyata orang ini jauh lebih muda dari saya tapi sudah bisa menginspirasi banyak orang. Sampai akhirnya bulan April yang lalu saya pesan buku dengan autographnya melalui email notesfromqatar@yahoo.com, karena waktu itu cari di Gramed depok lagi abis. Saya beli untuk saya dan 2 teman kantor. Setelah buku di tangan, saya sangat terinspirasi dengan tulisan-tulisan ringan penuh motivasi tanpa ada kesan menggurui.

.

Well inilah Amazing of sedekah yang saya alami..

.

Sejak kerja tahun 2008, kegiatan membagi-bagikan rizki saat lebaran alhamdulillah sudah saya lakukan. Tapi tahun ini berbeda, karena emang bener-bener diniatkan untuk bersedekah, dan lebih besar pula nominalnya dibanding tahun-tahun sebelumnya.

.

Saya 100% ga ngerasa rugi atau takut nanti kehabisan uang, niat sedekahnya pooollll…. Saya lupa tepatnya yang saya sedekahkan berapa, tapi kira-kira ga lebih dari Rp. 1.20.000. Itu saya bagikan ke saudara yang kurang mampu dan janda tua di kampung halaman orang tua saya di tegal (kebetulan lagi mudik).

.

Setelah beberapa lama saya saya pulang mudik, tiba-tiba pada tanggal 29 September 2011 (saya ingat betul tanggalnya), ada telepon masuk yang berasal dari Bank Bank BCA cabang Cimanggis. Katanya saya menang undian Gebyar BCA dan mendapatkan hadiah motor. Awalnya saya tidak percaya karena memang saat ini banyak sekali penipuan dengan model seperti ini. Tapi yang bikin saya cukup percaya adalah mereka meminta saya datang langsung ke bank membawa buku tabungan dan KTP.

.

Masih blom percaya, akhirnya saya coba langsung telepon customer service BCA yang nomornya ada di kartu ATM, dan ternyataaa… Alhamdulillaahirobbil’aalamiin, saya memang benar-benar memenangkan hadiah motor tersebutt! Saya dapet motorrr yang selama ini saya idam-idamkan!! Ucapan selamat dari customer service udah ga saya peduliin lagi hehe.. Saya cuma bisa bersyukur dan mengucap alhamdulillahirobbil’alamiin berkali-kali.

.

Seumur hidup, saya belum pernah dapat hadiah semahal ini, belum pernah juga menang undian. Saya lalu berpikir kenapa bisa dapet ya, dan langsung flashback teringat tentang sedekah yang saya lakukan saat lebaran kemaren. Saat itu saya hampir nangis saking senengnya, apalagi waktu kasitau nyokap yang ikut senang dan langsung tersenyu, Her smile is my happiness. Besoknya saya langsung bolos kerja buat ngurus pengambilan hadiah hehe..

.

Setelah semua beres diurus, seperti mimpi.. Motor itu benar-benar ada di depan mata!! Saya dapet motor Honda Beat terbaru, yang kalau beli harganya sekitar Rp 12.00.000. Luar biasa, Allah Swt betul-betul menepati janjiNya untuk membalas minimal 10x lipat. Sedekah saya yang saat lebaran sekitar Rp 1,000,000 langsung dibalas tuntas persis 10x lipat menjadi Rp 12,000,000!

.

Dan akhirnya… pada tanggal 5 oktober 2011 motornya nyampe rumah dan saya langsung buru-buru pulang dari kantor!! Ga sabar pengen megang sekalian narsis langsung foto-foto meskipun masih pake baju pabrik hehe.. plus buku @NotesFromQatar juga di tangan tentunyaaa!! 😀

.

Subhanallah… Allah Swt memang benar-benar menggantinya berkali lipat. Ini pasti semua pengaturan dari Allah Swt. Karena sebenernya rekening BCA saya udah 6 bulan gada pemasukan karena pindah bank tuntutan perusahaan baru dan saldonya juga ga seberapa (saya cuma buruh pabrik yang pemilik sahamnya pernah beliin Assad jas seharga Rp 11 juta itu). Jadi siapa sangka ternyata Allah malah memilih rekening ‘nganggur’ saya.

.

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Saya sekarang semakin yakin bahwa ber-investasi dengan-Nya memang tak akan pernah rugi. Insha Allah mulai hari ini saya akan terus rutin bersedekah.

.

Thanks Assad, keep writing.

.

Walaikumsalam Wr Wb

Joko

per_joko@yahoo.com

——————————-

Yak teman-teman semua, begitulah kisah dahsyatnya Joko dalam SSS (Sedekah Super Story). I am so happy when reading his email. Bagi teman-teman atau siapapun yang punya kisah luar biasa tentang sedekah, silahkan jangan ragu-ragu langsung kirimkan ke muh_assad@yahoo.com ya, dan nanti akan saya posting di blog ini dalam hashtag #SSS alias Sedekah Super Story, biar jadi inspirasi bagi orang banyak, bahwa yang namanya sedekah itu, PASTI dibalas oleh Allah Swt. Ga pake InshaAllah lagi 🙂

.

Salam SSS!

@MuhammadAssad

Wanita dan Hijab (3)

Good morning guyss!! Hope your day is great!! Yak teman-teman dan para pembaca yang budiman, inilah part terakhir dari tulisan @NotesFromQatar tentang hijab. Kalo dipikir-pikir panjang juga ya udah sampe part 3 aja hahaha… Well, bagi yang terlewat part 1 bisa di klik di sini >> “Wanita dan Hijab (1)” dan untuk part 2 bisa klik di sini >> “Wanita dan Hijab (2)”

.

Selain itu, alhamdulillah juga, semakin banyak kalangan yang mendukung project “99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey” yang sedang saya kerjakan. Saya cek email tadi pagi, sudah ada sekitar 60 cerita yang masuk. Account twitter @99HijabStories pun sudah memiliki lebih dari 2,600 followers dalam 3 minggu. Thanks guys for the support!

.

Baiklah, pada edisi @NotesFromQatar part 3 ini, saya akan menutupnya dengan topik, “Top 10 Most Excuses Not To Wear Hijab”. Jadi, ini adalah 10 alasan super top yang paling sering saya dengar dari para wanita saat mereka masih tidak mau memakai hijab.Here we gooo..!!!

.

1. “I am still young! Gue kan masih muda, nanti aja deh pakenya.”

Inilah alasan nomer wahid yang sering saya dengar saat wanita belum memakai hijab. Kalo ditanya, nantinya itu kapan? Jawabannya, “Ya nanti aja kalo udah nikah”, atau “nanti aja kalo udah punya anak”, atau “nanti aja kalo udah umrah atau naik haji”, dst. Untung blom ada yang pernah bilang, “nanti aja kalo udah meninggal” hahaha…

.

Oke sekarang coba jawab, “Emang tau umur kita berapa lama?”Kalo masih sempet pake hijab ya Alhamdulillah. Tapi kalo tiba-tiba meninggal gimana? Karena umur manusia kan rahasia Allah Swt dan ga ada yang tahu. Betapa sering kita mendengar mungkin teman, kerabat, atau keluarga kita yang meninggal di usia yang muda, atau bahkan masih sangat muda.

.

Kok bisa ya mati muda gitu? kadang tiba-tiba lagi matinya? Jawabannya, “Ya iyalah, Malaikat Izrail kan emang ga pernah minta izin dulu kalo mau nyabut nyawa.” Saat Allah Swt memerintahkan, “Cabut tuh nyawa si fulan!” Maka detik itu pula sang malaikat melaksanakan tugasnya. Tidak akan terlalu cepat ataupun terlalu lambat, barang sedetikpun. Semua tepat pada waktu yang telah ditentukan.

.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (QS. Al-A’raf [7]: 34)

.

Kematian itu tidak pernah pilih kasih. Dari anak kecil yang masih berada di kandungan hingga orang tua berumur 100 tahun, semua sudah ada batas umurnya. Dari tukang bakso sampai tukang tagih utang, jika memang waktunya telah selesai di dunia ini, maka kematian itu PASTI akan datang. Meskipun seorang yang sangat kaya raya punya ruang bawah tanah dengan pelapis 100 baja, tetep aja malaikat pencabut nyawa akan datang dan melaksanakan tugasnya.

.

Untuk itu, alangkah nikmatnya jika memang sudah saatnya kembali kepada-Nya, kita dalam kondisi taat kepadanya bukan? Salah satunya caranya adalah, bagi kaum wanita, dengan memakai hijab. Dengan berhijab, Allah Swt akan mencurahkan segala kasih sayangnya dan membukakan pintu maaf seluas-luasnya kepada para hamba-Nya. Hal itu disebabkan karena keimanan serta patuh dan nurutnya kita kepada semua perintah-Nya.

.

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al-Hadid [57]:21)

.

Kesimpulan: Jangan tunggu sampe tua, kalo memang di masa muda sudah bisa memakai hijab. Tidak ada yang dapat mengetahui dengan pasti kapan kita akan dipanggil kembali menghadap-Nya. Can you guarantee that tomorrow you are still alive??

.

2. “Pake hijab nanti aja, yang penting menghijabkan hatinya dulu!”

Nah inilah alasan paling banyak di urutan nomor dua yang sering saya dengar. Lha, emang hati bisa dijilbabin? Padahal Allah Swt kan nyuruhnya jilbabin rambut, bukan hati. Emangnya gimana sih cara ngukur yang paling tepat yang bisa menunjukkan bahwa hati seseorang telah dijilbabin? Ga ada kan? Ya emang ga ada hehe.. makanya alasan seperti ini itu aneh, karena tidak jelas barometernya..

.

Kalo menurut saya pribadi, yang namanya menghijabkan hati ya berarti memperbaiki kualitas diri secara keseluruhan, karena hati adalah elemen yang sangat penting dalam diri seseorang. Rasulullah saw pun pernah mengatakan, “Di dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika baik, maka baik seluruh tubuh. Jika rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Segumpal daging itu bernama hati.”

.

Lagian nih ya, kalo teman-teman menunggu berhijab saat hati sudah bersih atau mungkin nunggu perilakunya sebaik Siti Aisyah, kalo kata saya mah, “Kelamaan woi!” hehehe.. Seharusnya dibalik cara berpikirnya, yaitu berhijab dulu, baru pelan-pelan diperbaiki hati dan sikapnya. Sama saja kaya shalat, kalo kita nunggu khusyu ya ga bakal shalat-shalat. Atau saat kita bersedekah tapi nunggu ikhlas, ya ga bakalan sedekah seumur hidup. Untuk itu, diperlukan latihan sambil berjalan, atau istilah kerennya, “Learning by doing”.

.

Selain itu, kenapa untuk perintah berhijab, alibi yang digunakan selalu adalah menghijabkan hati dulu? Coba bandingkan, saat bersedekah. Apa kita pernah bilang, “yang penting sedekahin hati dulu?” Atau saat disuruh berpuasa, apa kita pernah bilang, “yang penting puasain hati dulu?” atau saat disuruh shalat, apa kita pernah bilang, “yang penting shalatin hati dulu?” Jangan sampe karena kelamaan mikir, bukannya hati kita yang dishalatin, malah kita yang dishalatin hehehe ngeri kannn..

.

Kesimpulan: Anggapan bahwa menghijabkan hati dulu baru rambutnya, adalah keliru bin keplintir. Justru yang benar berhijab dulu, sambil belajar memperbaiki hati dan perilaku agar terus menjadi lebih baik.

.

3. “Gue blom yakin kalo pake hijab itu suatu kewajiban.”

Baiklah, kalau memang belum yakin, coba jawab pertanyaan ini, “Apa kita yakin bahwa Allah Swt itu ada?” Jawabannya pasti, “Yes, yakin!” Kita pun bersyahadat, “Asyhadu an laa ilaa ha illallaah, wa asyhadu anna Muhammad rasulullaah.” (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah).

.

Nah, kalau kita yakin dengan adanya Allah dan Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya yang membawa ajaran Islam, itu berarti kita juga harus yakin dengan ajaran syariat yang diajarkan oleh Islam. Islam bukan hanya sekedar tata cara ritual beragama, namun ia merupakan sebuah petunjuk bagi kehidupan, karena ajarannya mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.

.

Begitu pun dengan aturan berhijab. Dalam banyak ayat Allah Swt telah memerintahkan bahwa setiap wanita muslim diharuskan untuk memakai hijab. Tentunya perintah yang Allah Swt berikan kepada umat-Nya adalah untuk kebaikan mereka sendiri. Bahkan jika seluruh wanita di muka bumi ini tidak ada satupun yang memakai jilbab, itu tidak akan mengurangi kekuasaan Allah Swt walau sejengkal pun.

.

Untuk semua perintah yang diberikan oleh-Nya, sebagai hamba, cukup kita mengatakan, “sami’naa wa atha’naa” atau “kami mendengar dan kami patuh”, seperti yang tertera dalam (QS. Nur [24]:51). Jawaban seperti inilah yang akan menyelamatkan kita di dunia serta akhirat.

.

Kesimpulan: Jika kita yakin bahwa Allah Swt itu ada dan Rasulullah adalah utusan-Nya yang menyampaikan ajaran Islam, lalu bagaimana mungkin kita tidak yakin dan mengikuti apa yang telah diperintahkan oleh-Nya?

.

4. “Pakai hijab itu kan panas, nanti rambut bisa rusak!”

Ya mungkin memang benar panas, tapi sepanas-panasnya di Indonesia, masih lebih panas di Qatar. Di Qatar saat musim panas, suhu bisa mencapai 50 derajat celcius. Dan sepanas-panasnya di Qatar, masih jauuuuhhh lebih panas di NERAKA. Nah lho, ngeri kan? hehehe.. Jadi mending kepanasan sedikit di dunia atau panas selamanya di akhirat karena tidak menjalankan perintah-Nya? Pikir sendiri deh.. 😀

.

Silahkan cari tempat terpanas di dunia ini, lalu bandingkan dengan panasnya api neraka yang manusia mana pun tak akan sanggup menahannya. “Api neraka jahannam itu luar biasa panasnya jika mereka mengetahui.” (QS. At-Taubah [9]: 81)

.

Alasan bahwa memakai hijab panas dan bisa merusak rambut itu berlebihan bin lebay, dan terkesan dibuat-buat. Sekarang trend busana muslimah sudah sangat modern, ditambah berbagai produk kecantikan yang bisa melindungi rambut dari kerusakan atau kekeringan karena memakai hijab. Justru dengan memakai hijab, kulit akan terlindungi, terutama dari sinar UV (Ultra Violet) yang sangat berbahaya.

.

Hilangkan segala bisikan syaitan yang mencoba mempengaruhi kita dengan mengatakan bahwa memakai hijab akan membuat kulit dan rambut menjadi rusak, bercabang, berketombe, atau mungkin ubanan hehee. Berhijab tidak akan merusak kulit atau rambut. Justru kebalikannya, akan melindungi dan menyehatkan. Apalagi di zaman sekarang, kaum wanita mempunyai kebebasan memakai jilbab dengan berbagai model dan bahan yang bisa disesuaikan dengan kondisi setempat.

.

Kesimpulan: Jangan takut memakai hijab hanya karena alasan panas dan rambut rusak. Semua fakta ilmiah justru menunjukkan bahwa jilbab dengan sangat sempurna mampu melindungi kulit dan tubuh dari radiasi ultraviolet.

.

5. “Orang tua ga ngebolehin pake hijab.  Nanti kalo ngelawan durhaka, gimana dong?”

Jujur, saya tadinya tidak percaya saat mendengar cerita ada orang yang beralasan seperti ini, dan biasanya respon saya adalah, “Ah masa sih?” Sampai akhirnya hal ini benar-benar saya lihat langsung. Salah seorang sahabat saya, yang tadinya ia sudah memakai hijab, tau-tau dilepas dengan alasan ga dibolehin ibunya, karena si ibu takut nanti anaknya ga dapet pekerjaan! Response saya, “Oh My Goddd!” *tepok jidat*

.

Lalu kemarin juga baru aja ada yang nanya di twitter, “Kak aku mau pake jilbab tapi ga dibolehin orang tua. Gimana ya ngomongnya?” Saya pun tersadar bahwa memang alasan seperti ini memang benar-benar ada. This thing really exists and REAL!

.

Status orang tua di dalam Islam memang sangat tinggi. Kita diperintahkan untuk patuh dan menuruti keinginannya. Namun itu dengan catatan, jika yang mereka perintahkan sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah Swt. Kalau tidak sesuai bagaimana? Ya ga usah diikutin! Namun tetap, kita harus memperlakukan dan berhubungan baik dengan mereka.

.

“Dan jika keduanya (orang tua) memaksamu untuk mempersekutukan Aku (melanggar perintah-Ku) dengan sesuatu hal yang kamu tidak ada pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu ikuti (perintah mereka), dan tetap berhubunganlah dengan keduanya di dunia dengan cara yang baik…” (QS. Lukman [31]: 15)

.

Allah Swt sudah dengan jelas memerintahkan kaum wanita untuk berhijab, “…Dan hendaklah mereka (wanita yang beriman) untuk menutupkan kain hijab (jilbab) hingga ke dada mereka..” (QS. An-Nur [22]: 31)

.

Lalu sekarang kita mau melawan perintah itu dan mengikuti perintah orang tua yang melarang memakai hijab? Jawabannya adalah, “JANGAN!” Karena hal itu bertentangan dengan perintah Allah Swt. Saat perintah orang tua bertentangan dengan perintah Allah Swt, maka secara otomatis perintah orang tua itu tidak perlu dituruti, karena memang sedikitpun kita tidak boleh taat kepada manusia dalam hal kebathilan. Namun tetap kita harus hormat dan berhubungan baik dengan orang tua.

.

Kesimpulan: Tetaplah memakai hijab dan jangan turuti perintah orang tua yang melarang memakainya. Bagaimana mungkin kita lebih mematuhi perintah orang tua dibandingkan perintah Sang Maha Pencipta yang menciptakan orang tua kita? Bagaimana mungkin kita takut durhaka kepada orang tua sementara tidak takut durhaka kepada Allah Swt?

.

6. Pekerjaan saya yang sekarang tidak memungkinkan memakai hijab. Nanti kalo dipecat gimana? Kalo rezeki berkurang gimana?

Emang pekerjaannya apa sih? Segitu takutnya ilang pekerjaan atau rezeki berkurang. Berarti kita ga yakin dong dengan kekuasaan Allah Swt? Bukankah Dia Yang Maha Kaya? Bukankah Dia Yang Maha Memiliki? Dengan mudahnya Allah Swt dapat memberikan rezeki kepada seseorang, dan dengan mudahnya pula Dia dapat menarik rezeki itu.

.

Mana lebih susah bagi Allah, menerbitkan matahari di timur lalu menenggelamkan di barat, atau hanya sekedar memberi kita pekerjaan dan rezeki? Jawabannya tentu yang pertama lebih berat. Sekarang kalau perintah berhijab adalah berasal dari-Nya, dan kita sebagai hamba mengikuti perintah-Nya, lalu apakah mungkin, seorang Tuhan Yang Maha Agung akan begitu saja membiarkan seorang hamba yang patuh pada perintah-Nya menderita???

.

Semua yang ada di muka bumi ini adalah milik Allah Swt, termasuk pekerjaan dan rezeki kita. Tidak mungkin Dia yang menyuruh mengenakan hijab lalu saat sang pemakai hijab mengalami kesulitan, Allah Swt tidak peduli. It doesn’t make any sense. Rezeki itu bukan bergantung dari bos kita di kantor ataupun partner bisnis kita. Rezeki itu datangnya dari Dia Sang Maha Penggenggam Kekayaan, Allah Swt. Jadi sangat tidak logis kita ketakutan kekurangan rezeki padahal Sang Maha Pemberi Rezeki selalu ada di dekat kita.

.

Lagian emang yakin, orang-orang yang tidak memakai hijab itu akan selamat dari yang namanya pemecatan? hehe.. Makanya udah jangan takut, resah dan gelisah. Gausa kelamaan mikirin bos atau bakal dipecat atau ga dapet promosi atau gaji dikurangin karena memakai hijab. Allah Swt telah berjanji bahwa bagi hamba-Nya yang bertakwa, maka Dia akan memberikan jalan keluar bagi semua permasalahan yang dihadapi.

.

“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya..” (QS. At-Talaaq [65]: 2-3)

.

Kesimpulan: Sangat mudah bagi Allah Swt untuk memberikan rezeki kepada kita ataupun menariknya lagi. Tugas kita hanyalah mematuhi segala yang diperintahkan oleh-Nya, dan dalam hal ini untuk kaum wanita adalah dengan memakai hijab. Patuhi saja dulu perintah-Nya, dan biarkan Dia yang membereskan segala urusan kita. As simple as that! 🙂

.

7. “Nanti kalo pake hijab dikira dari golongan tertentu atau dikasih label tertentu.”

Emangnya sarung pake dikasih label segala? hehe.. Well, dalam Islam, hanya ada 2 golongan. Pertama, mereka yang menjalankan perintah Allah Swt dan mengikuti sunnah Rasulullah. Golongan ini adalah mereka yang akan mendapatkan rahmat dan kasih saying Allah Swt, dan yang kedua adalah kelompok Syaitan yang selalu melanggar perintah Allah Swt. Hukuman dan siksaan yang pedih di neraka adalah jaminan bagi golongan yang kedua. Nah sekarang pilih deh, mau masuk yang mana, pertama atau kedua?

.

Kesimpulan: Jangan takut dengan label tertentu dari orang-orang. Selama apa yang kita kerjakan adalah melaksanakan segala perintah-Nya, maka Allah Swt akan selalu bersama kita. Mengejar Surga-Nya memang tidak mudah, maka dari itu pastinya akan banyak godaan dan tantangan dari sekitar, termasuk dari komentar orang-orang di sekitar yang mungkin tidak senang jika kita menjadi pribadi yang lebih baik. Just keep walking!

.

8. “Pakai hijabnya nanti aja daripada udah pake tapi sering dilepas lagi.”

Kalau semua orang berpikiran seperti ini, ya maka semua orang akan meninggalkan Islam. Lho kok gitu? Ya logikanya gini, kalau kita tidak mengerjakan shalat karena takut nanti akan bolong-bolong shalatnya, ya kita ga akan pernah shalat. Kalau kita tidak mengerjakan puasa ramadhan karena takut nanti ada hari-hari dimana kita tidak bisa berpuasa, ya ga bakalan pernah mulai puasa kita. Akhirnya tidak ada satupun orang di dunia ini yang mengerjakan ajaran Islam. Bukankah ini semua hanya tipu daya setan yang berusaha mempermainkan akal kita agar tidak mengerjakan perintah Allah Swt?

.

Semua amalan itu kan tergantung kepada niatnya. Jadi saat teman-teman memutuskan memakai hijab, niat awalnya ya harus mantap dan yakin bahwa ini akan seterusnya. Kalau misalkan memang di tengah jalan ada hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana kita, maka itu diluar kekuasaan kita. Tapi paling tidak, niatan kita untuk memakai hijab sudah diterima oleh-Nya.

.

Memang tidak ada yang instant di dunia ini. Sama halnya dengan berhijab. Namun yang terpenting adalah niat awal kita sudah benar dan tekad kita untuk terus konsisten harus selalu dijaga. Sisanya, ya serahkan saja sama Allah Swt. Dia Maha Mengetahui semua permasalahan hamba-Nya. Allah Swt mencintai amalan yang terus menerus dilakukan (istiqomah) meskipun itu adalah hal kecil dan sedikit.

.

Kesimpulan: Luruskan niat, mantapkan tekad, sempurnakan ikhtiar. Bismillah! 😀

.

9. “Nanti aja pakenya abis nikah, kalo pake dari sekarang nanti ga ada yang mau nikahin lagi.”

Ini lebih aneh lg alesannya, sama kaya ungkapan, “Jaka Sembung perutnya kembung.. ga nyambung oiii!” hahaha..

.

Ini adalah pemikiran yang super duper salah. Laki-laki itu, meskipun seorang penjahat sekalipun, saat memutuskan ingin menikah, pastinya akan mencari wanita yang shalihah, cantik fisik serta perilakunya. Kalo ada laki-laki yang mau cari calon istri dan nantinya sang istri dibolehin untuk buka-bukaan di depan publik, berarti ada yang salah ama otaknya.

.

Dari analisa psikologi pun, sebenarnya para wanita yang berhijab itu lebih menarik bagi semua laki-laki normal. Hal ini karena ada identifikasi dalam alam bawah sadar bahwa calon istri mereka kelak harus seorang wanita shalihah yang benar-benar mempunyai akhlak yang baik serta bisa menjaga kehormatan diri dan keluarga.

.

Coba aja tanya ke semua laki-laki kalo ga percaya hehe.. karena saya juga laki-laki, jadi saya tahu apa isi pikiran laki-laki. Karena hanya laki-laki yang tau isi kepala laki-laki hahaha.. saya kasitau nih ya, sebandel-bandelnya seorang pria, dia pasti ingin mencari wanita shalehah yang terbaik, karena mereka nantinya bukan hanya menjadi istri, tapi juga menjadi ibu dari anak-anaknya.

.

Allah pun sudah menjelaskan dalam Al-Quran bahwasanya laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan juga sebaliknya. Jadi kalo mau dapet calon suami atau istri yang baik, ya yang pertama kali dilakukan adalah memantaskan diri kita untuk mendapatkan calon kita. seperti kata pepatah, “Jangan berharap dapat istri Siti Fatimah kalo kelakuan kita blom seperti Ali bin Abi Thalib.”

.

Rasulullah saw pun telah mengajarkan kepada kita tentang hal ini, “Wanita itu dinikahi karena 4 hal: karena hartanya, kecantikannya, nasab (keturunannya), dan agamanya. Maka pilihlah alasan menikahi karena agamanya, maka akan sejahtera dan bahagia hidupmu. Kalau tidak, maka merugilah.” (Muttafaq ‘alaih)

.

Kemudian Rasulullah memperkuat dengan sabdanya, “Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, maka Allah Swt tidak akan menambahkan baginya kecuali kehinaan. Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kekayaannya, maka Allah Swt tidak akan menambahkan baginya kecuali kefakiran. Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kemuliaan keturunannya, maka Allah Swt tidak akan menambahkan baginya kecuali kehinaan. Dan, barangsiapa menikahi wanita dengan tujuan agar dapat menundukkan pandangan, menjaga kemaluannya, serta menyambung tali silaturahim, maka Allah Swt akan memberkahi mereka berdua.” (HR. Thabrani)

.

Dalam hadits tersebut jelas bahwa ada 4 hal utama yang dipilih saat menikah, yaitu karena harta, keturunan, kecantikan, dan agama. Dari keempat hal tersebut, Nabi Muhammad saw menyuruh kita untuk memilih berdasarkan agamanya. Jangan salah paham, bukan berarti Rasulullah melarang kita untuk menikah dengan wanita yang cantik, atau yang kaya atau dari keturunan yang baik. Hal itu tentu saja boleh. Yang dimaksud dalam hadits itu adalah tentang niat dan prioritas awal dalam menikahi seseorang.

.

Prioritas pertama yang harus dipilih adalah agamanya, atau dalam artian harus seiman. Selanjutnya terserah anda! Mau menikah dengan wanita yang kaya? Tentu boleh. Dengan wanita dari keturunan yang baik? Tentu juga boleh. Dengan wanita yang cantik? Boleh banget!

.

Jadi kalo dalam binary matematika, agama itu seperti angka 1 dan faktor pendukung lainnya (seperti cantik, manis, imut, kaya, rajin menabung, dll) disimbolkan dengan angka 0. Jadi berapapun banyak nilai faktor pendukungnya, tapi kalo dia tidak seiman / seagama, maka bisa dipastikan nilai wanita itu akan 0. Tapi kalo agama sudah dipegang, berarti sudah punya angka 1. Kemudian dia cantik, tambah lagi 0 jadi 10. Kemudian dia dari keturunan bangsawan, tambah lagi angka 0 jadi 100, dst. Asik kan? Cari terus faktor pendukungnya sampai 1,000,000,000 😀

.

Kesimpulan: Jangan takut untuk berhijab sebelum menikah. Justru Allah Swt akan pertemukan kita dengan laki-laki yang shaleh, baik hati, rajin menabung dan pandai memasak. Gimana, mau kan? 😀

.

10. “Pake hijab ga modis, ga bisa gaya, ga gaul gitu lohh..”

Nah ini kalo ada yang komentar begini, mungkin dia hidup di zaman Flinstones alias jaman batu hehee…

.

Pada masa sekarang ini, hijab bukan lagi menjadi alasan untuk tidak bisa bergaya dan terlihat trendy. Trend fashion sekarang ini pun yang sedang nge-hits adalah fashion busana muslim. Selembar kain yang bernama jilbab bisa dikreasikan sedemkikian rupa sehingga tidak hanya menjadi sekedar penutup kepala, tapi juga pendukung gaya. Sekarang ini makin banyak wanita muslimah yang menggunakan hijab sebagai penambah kepercayaan diri mereka dalam berbusana.

.

Saya pribadi termasuk yang setuju dengan kreativitas para generasi muda muslimah sekarang yang memakai hijab dengan berbagai style dan bentuk, dan berbeda dengan generasi terdahulu. Hal itu akan menjadi dakwah bagi Islam yang dikemas dalam bentuk yang modern dan bergerak mengikuti perubahan zaman. Apalagi yang ingin kita dekati ini kan dari kalangan generasi muda, yang pastinya masih mementingkan style dan harus terlihat keren.

.

Jadi ya sudah, harus buat juga dakwah yang keren, gaul dan menunjukkan bahwa Islam pun memang sudah keren! Kita tunjukkan daya tarik dari berhijab sehingga mereka pun tertarik tanpa adanya paksaan. Tapi tentunya, berbagai gaya hijab itu pun harus yang sesuai dengan syariat dan tidak kebablasan, seperti misalkan pake hijab tapi pake kaos lengan pendek atau pake rok.

.

Saat ini, hijab telah berkembang, bukan hanya menjadi penutup aurat, tapi juga menampilkan keanggunan dan keindahan jiwa bagi si pemakai. Anak zaman sekarang pun sudah sangat kreatif dalam membuat bentuk hijab, sampe saya sendiri juga ga paham itu gimana ngebuatnya, ada yang melingkar-lingkar, digulung-gulung, dilipet-lipet, sampe diputer-puter hehe.. Intinya sangat menarik dan atraktif!

.

Kesimpulan: Di pasar sekarang ini sudah tersedia begitu banyak jenis dan model hijab. Jadi kalau ada yang beralasan memakai hijab ga bakal bisa modis dan gaya itu salah besarrr.. Ga ada ceritanya berhijab akan membuat orang mati gaya.

.

Yak teman-teman sekalian… Selesai sudah trilogi tulisan tentang “Wanita dan Hijab”, banyak juga ya sampe 3 episode hahaha.. Well, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua, dan mohon doanya agar project @99HijabStories yang saya sedang kerjakan dimudahkan oleh Allah Swt dalam pengerjaannya dan nantinya saat buku ini sudah terbit, bisa menjadi manfaat bagi yang membacanya. Amiiin Yaa Rabbal’aalamiin…

.

Sekarang kembali saya ingatkan tentang Project @99HijabStories. Sampai tanggal 15 November, atau masih ada waktu sekitar 1 bulan lagi. Ayo segera kirim ceritanya!

.

Call For Applicants: Project 99 Hijab Stories

Assalamu’alaikum teman-teman semua, khususnya gadis-gadis manis yang memakai hijab. Saat ini saya dan team sedang mengerjakan proyek terbaru bernama “99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey”.

.

Ini adalah judul buku yang nantinya akan berisi cerita-cerita inspiratif dan menarik dari 99 orang wanita muslimah yang memutuskan memakai hijab di usia muda. Catat, USIA MUDA. Para wanita muda ini tentunya adalah orang-orang yang mampu membuktikan bahwa memakai hijab tidak menghalangi diri mereka untuk tetap berprestasi dan berkarya.

.

Tujuan utama buku ini adalah untuk menginspirasi kaum wanita Indonesia, khususnya generasi muda, agar yakin dan mantap bahwa berhijab adalah suatu pilihan tanpa paksaan yang bisa memberikan banyak manfaat. Buku ini adalah salah satu cara berdakwah secara modern di era sekarang ini. Kita tidak mungkin lagi menggunakan cara-cara konvensional dan out-to-date.

.

Saya percaya bahwa buku yang baik bukan bukan berdasarkan berapa jumlah oplah yang terjual, namun berapa banyak orang yang mendapat manfaat dari buku tersebut. Untuk itu, saya mengerjakan proyek ini dengan serius dan tidak main-main. Because if I do something, I will do it in a perfect way. Otherwise, I won’t do it at all.

.

Saya menargetkan dalam setahun, minimal 1,000 orang wanita muslim di Indonesia akan memakai hijab setelah membaca buku ini. Kalau lebih gimana? Alhamdulillah bangettts!

.

Lalu siapa aja yang akan masuk ke dalam list 99 orang ini? 50% nya akan saya ambil dari kalangan public figure, dan saat ini Alhamdulilah saya sudah banyak mendapat dukungan dari relasi dan jaringan teman-teman public figure dari berbagai kalangan: artis, model, designer, pebisnis, womanpreneur, penulis, perancang keuangan, aktivis sosial, para professional, banker, pengacara, notaris, hingga para pejabat yang memakai hijab dalam kesehariannya.. Penasaran siapa aja mereka? Tunggu sampai bukunya terbit!

.

Sisanya 50% lagi berasal dari masyarakat umum, termasuk teman-teman yang sedang membaca ini. Karena saya yakin banyak sekali cerita menarik & inspiratif dari teman-teman yang bisa menginspirasi orang lain. InshaAllah ini akan menjadi tabungan amal jariah teman-teman di akhirat nanti. Jadi bukan hanya rekening tabungan di dunia aja yang diperbanyak, tapi juga harus banyak menabung untuk bekal akhirat.

.

Coba bayangkan, kalau nanti cerita teman-teman bisa menginspirasi minimal 1 orang wanita untuk memakai hijab dan menutup auratnya seumur hidupnya, apa ga bakal ngalir terus itu pahala ke kita? Itu baru 1, bagaimana kalo ternyata ada 10, 100, bahkan 1,000 orang? Wuihhh ga bisa dibayangkan! Ini yang namanya passive pahala, dimana kita tidak mengerjakan apa-apa, namun pahala terus mengalir. Asik kann? :D

.

Oke, seperti ini aturannya bagi yang ingin mengirim ceritanya, simple aja..

  1. Harus wanita. Untuk pria, setampan apapun anda, mohon maaf tidak bisa.
  2. Usia di bawah 35 tahun
  3. Status bebas (single, double, triple, married)

.

Ada 5 pertanyaan yang harus dijawab dalam cerita yang akan ditulis. Selain dari pertanyaan di bawah ini, teman-teman bebas bercerita apa saja tentang kisah hijabnya, ga usah terpatok dengan pertanyaan yang diberikan.

  1. Ceritakan sedikit profile tentang diri anda (nama, tempat & tanggal lahir, pendidikan, pekerjaan, aktivitas kegiatan sehari-hari)
  2. Bagaimana awal mula cerita anda berhijab? Hal apa yang menginspirasi anda?
  3. Apa ada tantangan/kesulitan  setelah berhijab? Bagaimana anda menyikapi hal itu?
  4. Secara keseluruhan, bagaimana kehidupan anda setelah berhijab? (bisa dilihat dari berbagai macam aspek, seperti kepribadian dan sikap / karir / rezeki, dll)
  5. Apa saran bagi teman-teman lain yang ingin berhijab tapi masih belum yakin? (give your best advice and convince them to wear hijab)

.

Cara pengiriman:

  1. Tulis cerita dalam file Micrososft Word, 750-1200 words, font 11 Arial.
  2. Sertakan 2 foto bebas yg high resolution (close up + seluruh badan). Foto ini nantinya akan dimasukkan ke dalam buku jika cerita anda terpilih.
  3. Kirimkan cerita dan foto tsb ke email 99hijabstories@gmail.com  paling lambat tanggal 15 November 2011.

.

Untuk info lebih lanjut, silahkan follow akun twitter @99HijabStories karena di sana akan update terus mengenai info ini, atau bisa juga melalui email 99hijabstories@gmail.com.

Wanita dan Hijab (2)

@NotesFromQatar is backkkk! Pada hari Jumat yang lalu saya telah menulis bagian pertama tentang Hijab. Bagi yang terlewat, bisa klik disini >> http://m.muhammadassad.wordpress.com/2011/09/30/wanita-dan-hijab-1/

.

Selain itu, seperti yang teman-teman sudah ketahui, saya dan team sedang menjalankan sebuah proyek bernama “99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey”. Alhamdulillah, sejak di-launch Jumat lalu, proyek ini banyak mendapat dukungan dan respons yang sangat positif. Twitter @99HijabStories yang baru dibuat seminggu pun sudah menembus angka ribuan follower lebih.

.

Okey, tanpa banyak berbasa-basi, @NotesFromQatar kali ini saya akan melanjutkan pembahasan tentang hijab, khususnya tentang manfaat dan hikmah dari memakai hijab.

.

Seluruh Alam Pun Berhijab

Secara umum, seluruh alam ini taat dan tunduk kepada Allah Swt. Hal ini tertera dalam firman-Nya, “Dan kepunyaan-Nya lah apa saja yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya tunduk kepada-Nya.” (QS. An-Nuur [30]: 26). Hal ini bertujuan agar seluruh alam semesta dapat memberikan manfaat bagi sekitar.

.

Menariknya, secara khusus, ternyata seluruh alam semesta ini pun berhijab, atau dalam pengertian memakai pelindung / penutup, yang bertujuan agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya dan selamat dari hal-hal yang membahayakannya.

.

Berikut beberapa fakta menarik.

  1. Bumi diselimuti oleh atmosfer. Manfaat: melindungi dari benda-benda angkasa yang jatuh ke bumi, sinar ultraviolet, dsb.
  2. Organ tubuh manusia dilapisi oleh kulit. Manfaat: melindungi dari sinar matahari, radikal bebas dan memperbaiki sel-sel tubuh.
  3. Mata manusia memiliki kelopak, bulu mata serta alis. Manfaat: menjaga mata dari debu dan air, yang otomatis akan berkedip saat benda asing menghampiri.
  4. Rumah pasti beratap dan bertembok. Manfaat: melindungi dari panas, hujan, dingin, dsb.
  5. Janin manusia diliputi oleh air ketuban, rahim dan perut ibunya. Manfaat: menjaga si jabang bayi agar bisa berkembang dan tumbuh dengan sempurna.
  6. Pulpen selalu dengan penutup. Manfaat: menjaga tinta agar tidak kering dan tahan lama.
  7. Air mineral atau berbagai jenis minuman di kaleng maupun di botol pasti ada penutupnya. Manfaat: menjaga kemasan agar tetap bersih, jernih dan higienis.
  8. Semua jenis ikan, dari ikan teri ampe ikan hiu, semuanya dilapisi oleh sisik. Manfaat: melindungi dari benda-benda asing di laut, dan terkadang dari kejaran musuh ikan lainnya.
  9. Kerang memiliki cangkang yang kokoh. Manfaat: melindungi mutiara yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi
  10. Pisang dilapisi oleh kulit penutup. Manfaat: menjaga agar buahnya tetap enak, segar dan bergizi
  11. And the list goes on…

.

The point is that… Everything in this world, which is very precious, valuable and delightful, is covered. To taste the sweet nectar of oranges, you have to peel away their skin. To drink the refreshing water of coconuts, you need to drill down its skins. To gain access to the pearls, u have to dive deep down the ocean and open a clam. Right??

.

Selain itu, kalau kita lihat dari manfaat-manfaat yang ada di atas, hampir semua penutup itu berfungsi sebagai pelindung atau penjaga bagi yang ditutupnya. Saat penutup itu dibuka, maka rusaklah apa yang ada di dalamnya. Contohnya pisang. Saat pisang masih dengan kulit, maka akan terjaga kesegarannya. Tapi kalo sudah tanpa kulit, dibiarin sejam aja, langsung busuk dan penyok. Hilang sudah nilai dari sebuah pisang apabila kulitnya telah terlepas.

.

Monyet sekalipun, dia hanya mau makan pisang yang masih dibungkus kulit. Ga percaya?? Nih liat buktinya! Kulitnya baru dibuka kan?

Hello, my name is Momon and I love fresh banana

.

Nah, monyet aja tau barang bagus, yaitu yang masih terbungkus rapi. Masa kita kalah ama monyet? Hehehe..

.

Menutup aurat pun demikian, karena ini adalah perintah langsung dari Allah Swt, maka sudah pasti ada hikmah dan manfaat dibaliknya. Begitu banyak manfaat yang didapat, dan inilah 7 manfaat terbesar dari memakai hijab.

.

1. Tanda ketaatan wanita shalihah

Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa Allah Swt telah memerintahkan para wanita muslim untuk memakai hijab. Ini adalah sebuah perintah, dan ketaatan seorang wanita shalihah dapat diukur dari sejauh mana ia mentaati segala perintah yang datang kepadanya. Hal ini berlaku secara universal tanpa mengenal batasan umur, dan bukan saja bagi para wanita yang sudah menikah, namun juga bagi para gadis manis yang masih muda belia.

.

Beruntunglah jika teman-teman bisa termasuk dalam golongan wanita yang shalihah, karena wanita shalihah itu perhiasan paling baik di dunia yang mengalahkan tumpukan emas, perak, intan, ataupun kristal permata sekalipun. Perhiasan di sini bisa bermakna sebagai keindahan. Kemuliaannya digambarkan dalam hadits, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

.

Wanita shalihah memiliki peran yang sangat besar dalam keluarga, bahkan dalam membangun suatu bangsa. Kita sudah sering mendengar suatu ungkapan, “Di balik laki-laki yang hebat, pasti ada wanita yang hebat pula di belakangnya.” Khalifah Umar bin Khattab juga pernah mengatakan, “Laki-laki sukses itu dilihat dari dua hal, yang pertama siapa ibunya dan yang kedua siapa istrinya.”

.

Ini maknanya, peran wanita shalihah sangat signifikan. Bisa dibayangkan kalau saja di belakang semua laki-laki muslim di dunia ini adalah para wanita yang shalihah serta tangguh, tak terbayangkan betapa banyak kesuksesan yang bisa diraih. Maka tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa wanita itu adalah tiang negara. Jika sebuah gedung memiliki tiang-tiang yang rapuh atau bahkan patah, sudah pasti gedung tersebut akan hancur dan rata dengan tanah.

.

Maka beruntunglah bagi setiap laki-laki yang bisa mendapatkan wanita yang shalihah sebagai istrinya. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa diberi istri yang shalihah, sesungguhnya ia telah diberi pertolongan untuk meraih separuh agamanya. Hendaklah ia bertakwa kepada Allah Swt dalam memelihara separuh lainnya.” (HR. Thabrani dan Hakim)

.

2. Melindungi tubuh dan kulit dari radiasi ultraviolet

Sekarang mari kita belajar biologi. Meskipun dulu di kelas saya sering tidur waktu pelajaran biologi dan sering dihukum lari keliling lapangan, tapi ya masih lumayan ada yang nempel di kepala hehe..

.

Matahari adalah sumber kehidupan di muka bumi ini. Begitu banyak manfaatnya, seperti proses fotosintesis pada tanaman dan menghasilkan vitamin D yang berperan dalam pembentukan tulang. Bagi tubuh kita sendiri, sinar matahari akan bermanfaat jika dalam kadar jumlah yang sedikit. Sinar matahari yang berlebihan justru akan dapat membahayakan kulit.

.

Matahari menghasilkan radiasi kuat bernama sinar Ultra Violet (UV). Allah Swt menciptakan atmosfer dan lapisan ozon untuk menghambat sinar radiasi UV sampai ke permukaan bumi. Tapi permasalahannya sekarang adalah lapisan ozon semakin menipis akibat pemanasan global. Kondisi ini menyebabkan sinar UV memiliki potensi lebih besar untuk mengenai kulit secara langsung tanpa disaring oleh lapisan ozon.

.

Radiasi UV sangat berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai kerusakan kulit secara permanen, seperti sunburn (kulit merah-merah), kulit terbakar, merusak DNA serta menyebabkan noda-noda cokelat. Hasil riset terbaru juga menunjukkan bahwa radiasi UV dapat menyebabkan kanker kulit.

.

Kulit mempunyai sistem perlindungan alami yaitu lapisan melanin. Semakin cokelat atau hitam warna kulit, maka semakin tebal lapisan melanin pada kulit. Namun bagi orang berkulit putih, harus hati-hati karena memiliki lapisan melanin yang lebih tipis dibanding orang kulit hitam, yang berarti rentan terhadap radiasi UV. Makanya, bersyukurlah bagi orang-orang yang ditakdirkan memiliki kulit hitam manis hehe..

.

Untuk itu diperlukan suatu perlindungan yang menyeluruh terhadap kulit, terutama kulit kepala kita yang setiap harinya langsung terkena sinar matahari. Caranya bagaimana? Ya dengan memakai jilbab! Tindakan preventif yang praktis, ga ribet, dan murah meriah bukan? jilbab berguna untuk menutupi kulit untuk meminimalkan sapuan sinar radiasi UV yang mengenai kulit. Jilbab juga mampu untuk mencegah penuaan dini akibat sinar matahari.

.

Berbagai produk kecantikan atau krim-krim pelindung kulit yang paling mahal sekalipun tidak akan mampu melindungi kulit secara total dari ganasnya sinar matahari, terutama radiasi UV. Untuk itulah, sangat dianjurkan bagi kaum wanita untuk melindungi kulit dan tubuhnya dengan mengenakan jilbab.Ternyata, jilbab bisa memberikan manfaat dunia dan akhirat! Jadi, mau pada cantik dan kulitnya mulus kan? Mudah saja.. Pakailah jilbab!

.

3. Seperti Bidadari Surga

“Dalam Surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia ataupun jin sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman [55]: 56)

.

Wanita mana yang tidak ingin menjadi bidadari Surga?? Ayo ngacuungg! Pastinya setiap wanita ingin menjadi seorang bidadari Surga. Jangankan bidadari Surga, bagi sebagian wanita, disamakan seperti Angelina Jolie atau Megan Fox aja senengnya udah setengah mati. Bahkan banyak yang mencoba mengikuti gaya mereka. Itu baru Angelina Jolie atau Megan Fox, gimana kalo disamakan seperti Bidadari Surga??

.

Dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti seorang bidadari Surga, yaitu menundukkan pandangan, tidak mudah tersentuh dan senantiasa menjaga kehormatan diri dan keluarga. Dalam Al-Quran, digambarkan seorang bidadari Surga seperti permata yakut dan marjan atau laksana telur yang tersimpan rapi dan belum tersentuh.

.

Para bidadari Surga adalah wanita yang mulia. Di dunia ia menjadi cahaya bagi keluarganya, melahirkan generasi tangguh yang didambakan, dan di akhirat nanti, Allah Swt akan menjadikannya bidadari Surga. Inilah sosok wanita yang benar-benar dicari dan didambakan.

.

4. Terhindar dari pelecehan seksual

Pelecehan seksual yang kerap dialami wanita pada masa sekarang ini, sebagian besar karena berasal dari tingkah laku mereka sendiri. Ilustrasinya seperti ini nih… Misalkan ada 2 wanita yang sedang berjalan di pasar, sebut saja A dan B. Wanita A pake bikini dan wanita B memakai hijab. Lalu kalo ada pria iseng yang pengen godain, kira-kira instingnya bakal godain wanita A atau B?

.

Sebagai seorang pria, jawaban saya tentunya yang A dong hehee.. Kemungkinan wanita A untuk mendapatkan pelecehan seksual sangat tinggi. Pelecehan seksual disini bisa dari yang paling ringan seperti disuit-suit, atau yang paling berat, seperti diperkaos. Makanya tidak heran banyak sekali pelecehan seksual yang dialami oleh wanita, terutama di negara-negara bebas seperti Amerika ataupun Eropa.

.

Dengan memakai jilbab, akan mengurangi kemungkinan hal tersebut terjadi dan juga bisa menambah pahala! Coba perhatiin nih, Kalo misalkan ada cewe pas masih pake hot pants, cowo-cowo godainnya, “suiiittt.. suiiitt.. piwiitttt..” Tapi setelah cewe itu berjilbab, godainnya jadi, “Assalamu’alaikum Bu Hajii..” Nah, Enak kan? Keuntungan buat cewe itu, karena secara tidak langsung godaan itu malah berupa salam yang mendoakannya.

.

Wanita itu memang merupakan fitnah (godaan) yang paling besar bagi kaum laki-laki. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw. “Sepeninggalku tak ada fitnah (godaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laku-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari)

.

Kalo wanita pada zaman Rasulullah saja yang konsisten memakai jilbab dalam kehidupannya sehari-hari tetap bisa menjadi fitnah terbesar bagi laki-laki, lalu bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang sudah semakin ruarrr biasa?? 😀

.

Untuk itu, pakailah jilbab agar tidak digoda, ya meskipun itu memang bukan sebagai jaminan, tapi paling tidak mengurangi peluang tersebut terjadi. Di mata lelaki, wanita berjilbab lebih dihargai, dan biasanya lelaki agak segan untuk menggoda wanita berjilbab.

.

5. Lebih cantik dan kelakuan akan lebih baik

Wanita yang mengenakan berhijab akan terlihat lebih cantik, manis, imut dan unyu. Dari dalam dirinya, akan terpancar kecantikan dalam atau istilah kerennya “inner beauty”. Kecantikan sejati memang bukan hanya dari tampilan fisik luar, namun juga berasal dari hati yang bersih dan pikiran yang positif. Dengan berhijab, maka akan muncul segala aura kecantikan alami tersebut.

.

Selain itu, saat seseorang memakai hijab, InshaAllah kelakuannya akan lebih baik. Lebih dari 80% orang yang berhijab akan timbul dari dalam dirinya untuk lebih ingin memperbaiki akhlak dan sikap. Pastinya akan ada perasaan malu  saat berbuat yang tidak semestinya. Misalkan, masa pake jilbab tapi clubbing, kan ga lucu dong? Bisa-bisa malah menjelekkan namanya sendiri, dan pasti mereka ga mau itu terjadi.

.

Biasanya hijab akan menjadi seperti magnet dan alat control bagi yang memakainya. Nanti kalo mau aneh-aneh langsung deh diingetin temennya, “Woi lo kan pake jilbab, masa kelakuannya gini sih?” nah tu cewe yang pake jilbab pasti langsung sadar, “oh iya ya gw pake jilbab” 😀

.

Temen-temen dan beberapa sahabat saya juga dulu waktu ga pake jilbab seneng banget pergi sana sini loncat sana sini. Tapi pas udah pake jilbab, meskipun waktu awal-awal masih ada, tapi lambat laun perilaku itu berubah seiring bertambahnya umur mereka. Mungkin udah pada sadar dan tobat juga hehee..

.

Kesimpulannya, seluruh perempuan itu cantik, yang membedakan hanya akhlak dan perilakunya saja. Dengan berhijab, InshaAllah pemakainya akan selalu berusaha untuk terus istiqomah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjaga perilaku serta tindakan kita untuk berbuat kebaikan

.

6. Identitas sebagai seorang muslimah jelas

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab [33]: 59)

.

Dengan menggunakan hijab, maka identitas wanita tersebut akan lebih mudah dikenali dan sangat jelas sebagai seorang muslimah. Otomatis orang-orang di sekitarnya akan lebih menghargai dan memperlakukannya sebagai seorang muslimah.

.

Wanita yang memakai hijab pun biasanya dijaga oleh Allah Swt. Biasanya nih ya, kalo orang pake jilbab masuk ke restoran yang ada unsur babinya, pasti langsung diingatkan oleh petugasnya, seperti “maaf bu, di restoran ini tidak halal karena ada si b-a-b-i”.Nah jadi dengan berjilbab, InshaAllah kita akan terjaga dan makanan yang masuk ke tubuh kita pun halal, enak kan?

.

7. Peluang Bisnis Yang Dahsyat

Ini manfaat ke-7 yang sangat luar biasa, tapi banyak orang yang mungkin tidak melihatnya. Sebagai seorang dengan berlatar belakang bisnis, saya melihat sebuah peluang dari pertumbuhan busana muslim yang akan terus meningkat. Tentunya ini berdasarkan data dan fakta. Saat ini, nilai transaksi global busana muslim mencapai 100 miliar USD per tahun atau sekitar 900 Triliun Rupiah. Dari jumlah itu, transaksi di industri busana muslim Indonesia mencapai 10 miliar USD, atau sekitar 90 Trilyun Rupiah! Can’t you see how big the market is?

.

Selain itu, ada 5 faktor pendukung kenapa Indonesia sangat potensial untuk industri ini. Pertama, dari sisi potential market, sekurang-kurangnya ada sekitar 87% penduduk Indonesia yang beragama Islam. Kita adalah negara dengan penduduk muslim TERBESAR di dunia. Kalo jumlah total penduduk 230 juta, berarti ada sekitar 200 juta lebih penduduk muslim. Kita ambil paling rendahnya saja, kalo ada 1 juta orang saja wanita yang memakai hijab, apa itu bukan menjadi peluang bisnis yang sangat luar biasa?

.

Kedua, busana muslim sekarang telah menjadi fashion lifestyle yang mendunia dan salah satu ikon bisnis fashion global yang turut digarap perancang dari rumah mode terkenal seperti Hermes dan Gucci. Mereka sudah banyak yang mencoba masuk ke pasar dunia muslim, terutama Asia dan Timur Tengah. Sangat disayangkan kalau pangsa pasar yang begitu luar biasa besarnya ini tidak dimanfaatkan oleh para designer muslim, terutama Indonesia. My dream, stempel “Made In Indonesia” harus ada dimana-mana!

.

Ketiga, fashion busana muslim Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kiblat fashion busana muslim dunia, karena negara ini memiliki berbagai keunikan dan ciri khas yang tidak bisa ditiru oleh negara manapun. Untuk itu, para designer / calon designer muslim yang akan masuk ke pasar ini harus bisa meningkatkan daya saing dan memenangkan kompetisi pasar, baik di dalam negeri maupun pasar global. Kreativitas dan terus berinovasi adalah kuncinya.

.

Keempat, bergesernya busana muslim dari busana musiman menjadi busana harian. Dulu orang pake jilbab biasanya kalau mau pergi ke kondangan, pengajian, atau pas bulan Ramadhan, Idul Fitri & Idul Adha. Tapi sekarang ada indikasi kuat naiknya tingkat kesadaran masyarakat, terutama wanita muslim, untuk menjalankan syariat. Hal ini bisa terlihat dari meningkatnya orang yang menggunakan busana muslim dalam setiap event. Bahkan kini memakai jilbab menjadi sarana untuk mempercantik diri.

.

Kelima, belum adanya usaha skala besar dalam industri busana muslim. Jika saja ada pengusaha atau investor besar yang berani masuk dalam industri ini dan dilakukan secara professional, saya yakin 1000% industri ini akan meningkat pesat. Karena selama ini industri garmen muslim dihasilkan dari home industry skala rumahan. Kalau saja bisa dilakukan secara mass production, pastinya bisa menekan cost dan control quality lebih oke. Belum lagi kalo didukung dengan marketing dan distribusi yang handal, udah pasti top!

.

Selain itu, belakangan ini kalo saya perhatikan, trend fashion baju muslim lebih terdengar gaungnya dibanding fashion lainnya. Dengan beragam model pakaian, bermacam gaya hijab, bervariasinya bahan dan warna baju muslim membuat pamor Islam terangkat dan menaikkan gengsi busana muslim. Kita harus tunjukkan bahwa Islam bukan hanya dekil, kumuh, dan kotor. Tapi Islam adalah agama yang mengajarkan kebersihan, keindahan dan kecantikan.

.

Coba bayangkan, kalau industri ini jalan dari hulu ke hilir, akan banyak sekali yang tertolong. Dari mulai para pengrajin, para penjahit pakaiannya, para distributor, hingga ke customer. Secara tidak langsung kita juga akan banyak membantu para penjahit pekerja garmen agar terus memiliki pekerjaan dan menyambung hidup mereka. Roda perekonomian pun akan terus produktif.

.

Pada akhirnya, fenomena ini harus ditangkap sebagai sebuah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Siap menangkap peluang ini?

.

Baiklah teman-teman semua, sekian dulu tulisan part 2 tentang hijab. Panjang juga tulisannya ya hahaha.. Minggu depan saya akan menutup tulisan tentang hijab dengan membahas “Top 10 Most Reasons” orang belum memakai hijab. Menarik bukan? Tunggu terbit edisi Jumat depan! 😀

.

Bagi yang terlewat tentang project @99HijabStories Jumat lalu, silahkan dibaca di bawah ini ya…

.

Call For Applicants: 99 Hijab Stories

Assalamu’alaikum teman-teman semua, khususnya gadis-gadis manis yang memakai hijab. Saat ini saya dan team sedang mengerjakan proyek terbaru bernama “99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey”.

.

Ini adalah judul buku yang nantinya akan berisi cerita-cerita inspiratif dan menarik dari 99 orang wanita muslimah yang memutuskan memakai hijab di usia muda. Catat, USIA MUDA. Para wanita muda ini tentunya adalah orang-orang yang mampu membuktikan bahwa memakai hijab tidak menghalangi diri mereka untuk tetap berprestasi dan berkarya.

.

Tujuan utama buku ini adalah untuk menginspirasi kaum wanita Indonesia, khususnya generasi muda, agar yakin dan mantap bahwa berhijab adalah suatu pilihan tanpa paksaan yang bisa memberikan banyak manfaat. Buku ini adalah salah satu cara berdakwah secara modern di era sekarang ini. Kita tidak mungkin lagi menggunakan cara-cara konvensional dan out-to-date.

.

Saya percaya bahwa buku yang baik bukan bukan berdasarkan berapa jumlah oplah yang terjual, namun berapa banyak orang yang mendapat manfaat dari buku tersebut. Untuk itu, saya mengerjakan proyek ini dengan serius dan tidak main-main. Because if I do something, I will do it in a perfect way. Otherwise, I won’t do it at all.

.

Saya menargetkan dalam setahun, minimal 1,000 orang wanita muslim di Indonesia akan memakai hijab setelah membaca buku ini. Kalau lebih gimana? Alhamdulillah bangettts!

.

Lalu siapa aja yang akan masuk ke dalam list 99 orang ini? 50% nya akan saya ambil dari kalangan public figure, dan saat ini Alhamdulilah saya sudah banyak mendapat dukungan dari relasi dan jaringan teman-teman artis, designer, model, pebisnis, womanpreneur, pejabat, dan public figure lainnya. Penasaran siapa aja mereka? Tunggu sampai bukunya terbit!

.

Sisanya 50% lagi berasal dari masyarakat umum, termasuk teman-teman yang sedang membaca ini. Karena saya yakin banyak sekali cerita menarik & inspiratif dari teman-teman yang bisa menginspirasi orang lain. InshaAllah ini akan menjadi tabungan amal jariah teman-teman di akhirat nanti. Jadi bukan hanya rekening tabungan di dunia aja yang diperbanyak, tapi juga harus banyak menabung untuk bekal akhirat.

.

Coba bayangkan, kalau nanti cerita teman-teman bisa menginspirasi minimal 1 orang wanita untuk memakai hijab dan menutup auratnya seumur hidupnya, apa ga bakal ngalir terus itu pahala ke kita? Itu baru 1, bagaimana kalo ternyata ada 10, 100, bahkan 1,000 orang? Wuihhh ga bisa dibayangkan! Ini yang namanya passive pahala, dimana kita tidak mengerjakan apa-apa, namun pahala terus mengalir. Asik kann? :D

.

Oke, seperti ini aturannya bagi yang ingin mengirim ceritanya, simple aja..

  1. Harus wanita. Untuk pria, setampan apapun anda, mohon maaf tidak bisa.
  2. Usia di bawah 35 tahun
  3. Status bebas (single, double, triple, married)

.

Ada 5 pertanyaan yang harus dijawab dalam cerita yang akan ditulis. Selain dari pertanyaan di bawah ini, teman-teman bebas bercerita apa saja tentang kisah hijabnya, ga usah terpatok dengan pertanyaan yang diberikan.

  1. Ceritakan sedikit profile tentang diri anda (nama, tempat & tanggal lahir, pendidikan, pekerjaan, aktivitas kegiatan sehari-hari)
  2. Bagaimana awal mula cerita anda berhijab? Hal apa yang menginspirasi anda?
  3. Apa ada tantangan/kesulitan  setelah berhijab? Bagaimana anda menyikapi hal itu?
  4. Secara keseluruhan, bagaimana kehidupan anda setelah berhijab? (bisa dilihat dari berbagai macam aspek, seperti kepribadian dan sikap / karir / rezeki, dll)
  5. Apa saran bagi teman-teman lain yang ingin berhijab tapi masih belum yakin? (give your best advice and convince them to wear hijab)

.

Cara pengiriman:

  1. Tulis cerita dalam file Micrososft Word, 750-1200 words, font 11 Arial.
  2. Sertakan 2 foto bebas yg high resolution (close up + seluruh badan). Foto ini nantinya akan dimasukkan ke dalam buku jika cerita anda terpilih.
  3. Kirimkan cerita dan foto tsb ke email 99hijabstories@gmail.com  paling lambat tanggal 15 November 2011.

.

Jangan nunggu lama-lama, segera tulis dari sekarang dan kirimkan. Lebih cepat lebih baik!

.

Untuk info lebih lanjut, silahkan follow akun twitter @99HijabStories karena di sana akan update terus mengenai info ini, atau bisa juga melalui email 99hijabstories@gmail.com.

.

Best regards,

@MuhammadAssad