The Power of The Dream

Salam Olahraga! Setelah kurang lebih satu bulan absen dan mulai banyak protes berdatangan hehehe, akhirnya pada Jumat ini #NotesFromQatar kembali hadir di tengah-tengah Bapak dan Ibu sekalian. Beberapa minggu belakangan ini juga banyak tweet atau email masuk yang kurang lebih nanya kaya gini, “Setelah Buku NFQ diterbitkan, blog ini tetap akan diupdate lagi ga?” Dan jawabannya adalah.. “Yes, Insha Allah saya akan tetap menulis dan terus meng-update blog ini!” :)

.

Baiklah, dalam edisi ini saya ingin membahas tentang kekuatan bermimpi! Mimpi yang saya maksud disini bukan mimpi pas tidur ya, tapi mimpi yang mengarah ke cita-cita atau impian. Setiap orang pasti memiliki mimpi, dan itu adalah hal yang baik karena mimpi adalah kekuatan untuk melangkah lebih jauh dalam kehidupan ini. Bermimpi-lah! Bahkan jika kita memiliki sebuah mimpi yang besar sekalipun, maka bayangkanlah! Karena kekuasaan, rahmat dan kasih sayang Allah Swt terbentang luas bagi seluruh hamba-hamba-Nya tanpa terkecuali. Dia sendiri yang mengatakan, “…dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..” (QS. Az-Zumar [39]: 53).

.

Dalam kehidupan, mimpi biasanya dikaitkan dengan visi yang mempunyai makna sebagai suatu harapan atau target yang ingin dicapai di masa depan. Tapi menurut saya pribadi, mimpi dan visi itu berbeda. Mimpi adalah sesuatu yang abstrak dan muncul tidak beraturan, seperti tiba-tiba kita pengen punya mobil, tiba-tiba punya impian mau liburan ke Zimbabwe, atau tiba-tiba kepikiran pengen punya anak kembar 7.

.

Sedangkan visi adalah suatu imajinasi yang sengaja diciptakan di alam sadar dan biasanya sudah ada gambaran bagaimana cara untuk mencapainya. Misalkan seorang pembalap mempunyai visi ingin menjuarai kompetisi F1, dimana imajinasi ini sudah terukur dan jelas targetnya. Visi berorientasi kepada suatu pandangan jauh ke depan yang realistis untuk dicapai. Selain itu yang paling penting adalah, pencapaian suatu visi tentu saja harus disertai dengan tindakan kongkrit.

.

“Vision without action is only a dream, action without vision is only merely passing out of time, but vision with action can definitely change the world!”

.

Kalimat di atas mungkin bisa menjelaskan secara gamblang apa itu visi, mimpi, dan pentingnya sebuah action (tindakan). Jika visi hanya berbentuk imajinasi tanpa didukung action, maka itu seperti mimpi di siang bolong. Sebuah action tanpa adanya visi yang jelas pun hanya akan membuang waktu alias uselessss hehehe.. Tapi jika sebuah visi diikuti oleh sebuah action, maka semua impian akan mampu diwujudkan.

.

Dalam menggapai sebuah mimpi, sudah pasti ada harga yang harus dibayar dengan menjalani proses perealisasiannya, yaitu usaha, kerja keras dan doa. Ini adalah harga mutlak yang sama sekali tidak bisa ditolak. Allah SWT pun sudah mengingatkan bahwa setiap perubahan harus dimulai dari dalam diri manusia itu sendiri, “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai mereka merubah sendiri keadaan yang ada pada diri mereka.” (QS. Ar-Ra’d [13]: 11)

.

NFQ Lahir Dari Sebuah Mimpi

Memiliki sebuah mimpi sangat penting karena banyak hal-hal hebat di dunia ini yang dimulai ‘hanya’ dari sebuah mimpi. Sama halnya dengan terbitnya buku Notes From Qatar yang bagi saya adalah tercapainya sebuah mimpi. Menjadi seorang penulis dan bisa menerbitkan sebuah buku tidak pernah ada di bayangan saya sebelumnya. Cita-cita saya pribadi sampai sekarang adalah tetap ingin menjadi seorang pengusaha yang bisa membantu orang banyak dengan kekuatan ekonomi dan finansial yang dimiliki.

.

Seperti yang teman-teman mungkin sudah tahu bahwa pada bulan Januari kemarin, buku Notes From Qatar sudah terbit dan bisa didapatkan di toko-toko buku kesayangan anda hehe.. Tepat pada tanggal 29 Januari 2011, buku Notes From Qatar di-launching di eCorner Restaurant, Epicentrum Walk. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah menyempatkan hadir. Bagi yang tidak hadir, bisa lihat dulu nih beberapa foto saat acara launching kemarin.

Mas Sandiaga Uno, Bu Mien Uno & Amyra Uno
Penyerahan Buku NFQ Dari Mr. Tomi, GM Elex Media
Dubes Qatar Untuk RI, Mr. Ahmed Al-Mohannadi
My Lovely Mother & Father
Mischa Chandrawinata, Marshanda & Olla Ramlan Giving Testimony
My Remarks on "Notes From Qatar: Positive, Persistence, Pray!"
Dian Aisyah & Adjie
Cousins.. Irna, Dini, Ame, Cinthia & Icha
Meet & Greet With NFQ Fans😀

.

Bermimpi untuk bisa menerbitkan buku tidak pernah terlintas sama sekali di pikiran saya hingga pada pertengahan tahun 2010 saat sedang liburan di Indonesia dan waktu itu mampir ke toko buku. Saya membeli beberapa buku dan entah kenapa, saat itu juga saya langsung mempunyai sebuah mimpi dan tekad yang kuat untuk bisa buat buku. Saya ucapkan mimpi tersebut dengan mantap di dalam hati, “Kalau hari ini saya beli buku orang, maka besok orang yang akan beli buku saya!”

.

Meskipun jujur saat itu saya masih ga tahu buku apa yang mau dibuat hahaha.. Bismillah aja pokoknya, yang penting punya mimpi dulu, realisasinya bisa nyusul belakangan. Lalu saya teringat kalau selama di Qatar setiap Jumat selalu menulis di blog “Notes From Qatar”. Blog ini bercerita tentang pengalaman-pengalaman seru yang saya alami selama berada di Qatar yang setiap cerita selalu dihubungkan dengan nilai-nilai yang ada di dalam Al-Quran dan Hadits.

.

Respon dari para pembaca sangat baik, terbukti dengan banyaknya komentar dari setiap postingan dan juga padatnya lalu lintas pengunjung di blog tersebut, yang mencapai lebih dari 150 ribu pengunjung dalam kurun waktu 1 tahun. Banyak juga dari para pembaca yang menyarankan saya agar membuat buku dari tulisan-tulisan di blog tersebut karena terkadang mereka tidak bisa membaca setiap Jumat. Akhirnya, setelah kurang lebih setahun menulis dan modal tulisan udah ada, saya memantapkan niat untuk mem-buku-kan Notes From Qatar.

.

Selanjutnya yang saya lakukan adalah mem-print semua tulisan di blog dan saya siapkan dengan rapih draft book (naskah) dari buku tersebut untuk dikirim ke penerbit. Saat itu masih sangat buta dengan dunia percetakan dan mengirim naskah pun gatau gimana caranya hahaha.. Tapi justru di situ tantangannya karena saya yakin impian dan tekad saya lebih besar dari tantangan yang akan dihadapi.

.

Kata Paulo Coelho, “If you really want something and you work hard for it, the universe will conspire to achieve your dream.” Saat kita benar-benar menginginkan sesuatu dan kita bekerja keras untuk itu, maka alam semesta akan mendukung. Ini bener banget. Saya merasakan betul sejak mempunyai mimpi membuat buku dan saya betul-betul serius mengerjakannya, seolah-olah alam semesta mempermudah saya mewujudkan impian tersebut, meskipun pastinya banyak tantangan yang dihadapi.

.

Langkah selanjutnya adalah saya mencari kontak beberapa penerbit besar di Indonesia. Akhirnya saya sudah mengantongi 3 penerbit besar di Indonesia, yaitu Penerbit 1, Penerbit 2, dan yang terakhir Penerbit Gramedia Group (Elex Media). Saya kirim naskah pertama kali ke Penerbit 1 & 2. Setelah beberapa hari datang respon dari mereka yang intinya, “Terima kasih sudah mengirimkan naskah buku ke kami. Kami butuh waktu sekitar 4 bulan untuk menyeleksi apakah buku saudara layak naik cetak atau tidak.” Dalam hati saya, “4 bulan?? Lama juga ya hehe..”

.

Tapi setelah saya tanya beberapa teman yang memang bergelut dalam dunia penulisan, kurun waktu 4 bulan tersebut sangat normal, apalagi untuk penulis bau kencur yang baru seperti saya ini, mungkin bisa sekitar 6 bulan. Ok baiklah, saya tetap akan mencoba di tempat lain. Akhirnya saya kirimkan kepada Penerbit ke-3 alias Gramedia Group. Saat itu saya tidak ada kenalan sama sekali di sana dan modal saya cuma baca “bismillah” aja.

.

Waktu itu saya kirim naskah ke Elex Media melalui email jam 8 pagi waktu Qatar, berarti sekitar jam 12 siang waktu Indonesia. Sebelum mengirim email tentunya saya berdoa dulu. Lalu tepat jam 12 siang waktu Qatar atau setelah 4 jam saya mengirim draft naskahnya, tiba-tiba ada email masuk dari Managing Editor Elex Media yang bernama Bu Tjandra yang mengatakan, “Terima kasih atas kepercayaannya mengirimkan naskah kepada Elex Media. Kami sangat tertarik dan siap untuk menerbitkan buku NFQ!!!”

.

Saya langsung kaget baca email itu, “Wow, secepat itukah??? Dari 4 bulan bisa jadi 4 jam saja?” Saya langsung sujud syukur dan sangat senang. Sejak saat itu proses pembuatan buku NFQ berjalan dan dalam waktu sekitar 3 bulan setalah itu, alhamdulillah buku NFQ sudah jadi dan pada bulan Januari bisa di-launching. Launching buku di bulan Januari itu juga sudah menjadi mimpi karena saya ber-ulang tahun juga pada bulan itu, jadi pengen aja barengan waktunya hehehe..

..

Dan sekarang, Alhamdulillah, perkembangan buku Notes From Qatar sangat baik. Buku ini sudah naik cetakan ke-dua kurang dari 1 bulan dan di beberapa toko buku Gramedia seperti Grand Indonesia, PIM dan Paris Van Java, buku ini langsung masuk di jajaran Top 3 Best-Selling Books dalam kurun waktu 2 minggu sejak hari pertama penjualannya. Beberapa minggu belakangan ini juga banyak yang nge-tweet ke account twitter saya atau melalui email dan mayoritas mengabarkan bahwa mereka (para pembaca) banyak mendapat manfaat dari membaca buku NFQ.

.

I’m really happy! Karena memang inilah tujuan utama membuat buku NFQ, yaitu ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siapa saja yang membacanya. Hal ini sejalan dengan apa yang pernah disampaikan Rasulullah saw bahwa sebaik-baik manusia ialah yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Begitu juga dengan NFQ yang saya dedikasikan sebagai sedikit kontribusi untuk ummah. Kalau ternyata dalam perjalanannya buku ini menjadi best-seller di pasaran, maka itu adalah bonus yang diberikan oleh Allah SWT dan saya sangat mensyukuri hal itu.

.

Jangan Pernah Takut Bermimpi

Pernah dengar nama Muhammad Al-Fatih? Beliau adalah seorang ksatria Muslim yang berhasil menaklukkan Konstantinopel (sekarang bernama Istanbul, di negara Turki). Sebenarnya nama aslinya adalah Sultan Mehmed II, namun karena prestasinya menaklukkan Konstantinopel, dia mendapat gelar “Al-Fatih” yang berarti Sang Pembebas. Orang-orang barat menyebutnya sebagai “The Conqueror” atau Sang Penakluk.

.

Saat itu Konstantinopel adalah salah satu kota termasyhur di dunia. Rasulullah saw pernah bersabda saat berlangsungnya Perang Khandaq, “Konstansinopel akan jatuh ke tangan tentara Islam. Rajanya adalah sebaik-baik raja, dan tentaranya adalah sebaik-baik tentara…” (HR. Imam Ahmad). Sejak saat itu, para khalifah dan pemimpin Islam berusaha sangat keras untuk menaklukkan kota ini, namun selalu gagal.

.

Saat Muhammad Al-Fatih memegang tampuk kekuasaan dia mempunyai mimpi besar untuk menaklukkan Konstantinopel dan mewujudkan harapan Rasulullah saw. Meskipun banyak orang mencibir karena kekuatan Konstantinopel saat itu teramat dahsyat. Dengan berbekal strategi yang matang, niat yang tulus dan hanya berharap keridhoan Allah SWT, Muhammad Al-Fatih melancarkan serangan besar-besaran ke Bizantium, benteng terbesar di Konstantinopel. Takbir “Allahu AkbarAllahu Akbar!” terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Akhirnya pada tanggal 29 Mei 1453 SM, Muhammad Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel. Luar biasa bukan? Sesuatu yang awalnya terlihat mustahil pada akhirnya bisa menjadi kenyataan.

.

Mengapa Harus Bermimpi?

Ada tiga alasan yang membuat mengapa mimpi menjadi sangat penting:

1. Mimpi adalah modal paling utama yang dapat membuat kita terus bergerak mengejar impian. Seseorang yang tidak memiliki mimpi seolah-olah seperti mobil tanpa mesin penggerak untuk berjalan. Orang tanpa mimpi tidak akan mampu menggenjot semangat serta usaha, ya karena simple saja, “Apa yang mau dikejar jika mimpi saja tidak ada?”

.

Jika kita tidak memiliki mimpi, bagaimana mungkin kita bisa bergerak maju? Layaknya seorang pelaut yang hanya menjalankan kapal tanpa tahu arah dan tujuan sehingga ia hanya terbawa angin dan berputar-putar saja di tengah lautan. Begitulah gambaran orang yang hidup tanpa mimpi, mereka hanya menjalani kehidupan tanpa arah dan tujuan hingga menunggu ajal menjemputnya.

.

2. Mimpi berfungsi sebagai alarm yang akan terus mengingatkan kita agar selalu konsisten dan penuh ketekunan untuk meraih apa yang diinginkan, tidak peduli betapa hebat tantangan yang akan dihadapi. Dalam menggapai mimpi, tentunya pasti akan banyak tantangan dan jalan terjal berliku. Tapi jika mimpi kita sangat kuat dan ibaratnya udah nempel di ubun-ubun, maka itu mampu ‘membakar’ seluruh jiwa raga untuk mengalahkan segala rintangan. Impian yang kuat justru akan menjadikan perjuangan dan tantangan berat sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan lain, misalnya kekuatan spiritual, emosi ataupun intelektual.

.

3. Mimpi akan membuat hidup terasa lebih hidup karena tanpa mimpi, hidup akan sangat membosankan. Coba nih ya bayangkan kita sekarang lagi di pantai karibia sedang berjemur di pinggir pantai sambil minum cendol di sore hari menikmati matahari terbenam.. Subhanallah, indah bener kan kayanya? Hehehe..

.

Coba lihat di sekeliling kita banyak sekali manusia yang hidupnya membosankan karena hanya digunakan untuk bermalas-malasan, tidak mempunyai semangat dan sangat pesimis terhadap kehidupan. Orang-orang model tersebut bisa dipastikan 101% adalah mereka yang tidak mempunyai mimpi. Mereka tidak mengerti apa yang diinginkan dalam hidup, tidak mempunyai rencana ke depan apa yang ingin dilakukan karena dalam pikiran mereka, “yang penting bisa makan untuk hari ini, besok-besok liat nanti aja.”

.

Sementara jika kita melihat orang-orang sukses yang berhasil mencatat nama mereka dalam sejarah, sebagian besar adalah mereka yang mempunyai mimpi dan mampu untuk mewujudkannya. Bill Gates sewaktu pertama kali mendirikan Microsoft, mempunyai sebuah mimpi yang sangat sederhana, yaitu “One House, One Computer”. Dia memimpikan suatu saat nanti setiap rumah di dunia ini ada 1 komputer, dan tentunya memakai Operating System dari Microsoft hehe. Sekarang kita bisa lihat bagaimana mimpi Bill Gates tersebut telah menjadi kenyataan.

.

Bermimpi-lah!

Masih ingat ga sama lagu lawas berjudul “The Power of The Dream” yang dinyanyikan oleh Celine Dion? Lagu tersebut berkisah tentang kekuatan bermimpi yang mampu menjadikan semua khayalan menjadi kenyataan, dan meyakini bahwa tidak ada satu hal pun yang mustahil di dunia ini. Berikut penggalan lirik lagu tersebut yang memiliki arti sangat dalam..

The power of the dream…

The faith in things unseen…

The courage to embrace your fear…

No matter where you are…

To reach for your own star…

To realize the power of the dream…

To realize the power of the dream…

.

Akhirnya, memang benar… Tidak semua mimpi besar kita akan berbuah kesuksesan. Tapi, tidak ada kesuksesan yang tidak diawali oleh sebuah mimpi besar! Jadi berani-lah bermimpi besar. Karena mimpi itu adalah harapan, dan harapan itu selalu ada untuk mereka yang mempercayainya.

Selamat bermimpi!! Karena mimpi itu murah, ga keluar banyak energi, apalagi duit hehehe..

Warm Regards,

@MuhammadAssad

50 thoughts on “The Power of The Dream

  1. Ass Assad ..

    Senengnya bisa membaca kembali NFQ..Slamat untuk buku pertamanya NFQ yang sepertinya sold out neehh🙂

    smoga tulisan-tulisan yg d NFQ selanjutnya bisa di bukukan kembali…

    Smoga smakin terinsfirasi untuk lebih banyak menulis lagi karena akan menginsfirasi kembali para pembacanya.

  2. Great Assad..
    Dare To Dream, right? bukan murah lagi Sad bermimpi mah, tapi GRATIS hehehe…
    Thanks Assad for your inspiring Notes ^_^

  3. yuhhhuuuu~ top dah. kayaknya ayu bakal nge print blog kakak juga nih. buat dibaca kemana-mana. heheh😀
    “mimpi… adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia” kayak lagunya nidji😀

  4. Akhirnya Blognya kembali tayang..seneng sekali selalu ada yg ditunggu tiap Jumat. Bener Sad ternyata manusia itu wajib punya mimpi kalo mau menjadi manusia yg bermanfaat.Mimpi besar bukan omong kosong ya Sad selama manusia tersebut memang serius mewujudkannya. Terimakasih semangatnya Assad.;)

  5. Aslm. Assad my friend!
    another great note from you.. love it! i couldn’t agree more. we’re all a dreamer and 1 thing for sure, we have Allah swt in our heart and our life, He is a greatest and best supporter. i believe that. so, keep dreaming, fly high and reach it! the sky isn’t a limit.

    congrats for ur first book sad.. 🙂

  6. yg tak liat di foto “NFQ Corner” ada lampu ICnya di sisi kiri meja bukan kak? *aku rada sotok sebenernya hhehe :p
    Mirip sm punyaku yang dari IC jg dan tetap berada di meja kosan sampai kuliah😀
    -nimas:MorganAxis-

  7. Inspiring banget nih…
    Habis beli bukunya,ketagihan pengen baca terus.
    Btw..baju sasirangan nya bagus.
    Keep writing Assad,can’t wait to read your next posting😉

  8. Aslm, ini tho blognya mas Assad….salam ziarah,…tadinya saya sudah niat mau beli bukunya, tapi gak jadi……wahat?…ya karena ada yang beliin,hehe……..
    Eh, two thumbs up lho bwt tulisannya,…sama jempol kakinya juga, hehe….
    keep on writing ya mas asad…

  9. Your writing is really inspiring….
    Good job Assad.
    Hidup pemuda-pemudi Indonesia…
    Semoga makin banyak lagi Assad-Assad yang lain di negeri Indonesia ini.Amin.😀

  10. luar biasa
    very inspiring.
    ditunggu terus tulisannya yah
    semoga suatu saat nanti mimpi saya bisa menjadi nyata

    Tidak semua mimpi besar kita akan berbuah kesuksesan. Tapi, tidak ada kesuksesan yang tidak diawali oleh sebuah mimpi besar…

  11. nice! two thumbs up😉
    motivating, as always..

    well, I have a similar dream : biasanya download jurnal penelitian org lain u/referensi, one day, orang akan download jurnal penelitian ku u/referensi dia..hoho..AMIINN ;P

    anyway, congrats for ur first book,,
    can’t wait for other posts and #NFQ season 2..

    keep writing and keep istiqomah mas assad ^^)

  12. Baru mampir ke sini, setelah kemaren ngikutin NFQnya via twitter..suka banget sama temanya…
    komen agak beda: like ur sasirangan…love sasirangan too…:)
    *jadi pengen ke Martapura*

  13. aassaaddd… lagi-lagiiiii buat semangaattt gw… hihiiiiiiii…
    besok pagii mw buat list ahhh… gw punya mimpi apa ajaa.. :p

    thank u assad ternyata menjawab pertanyaan gw… berarti gw ga salah klo punya mimpi banyaakk… ga buat gw jadi gilaa.. heheheheeee… :p

    semoga gw bisa seberuntung lo yaa sad…😀

  14. cool ! mantab brother, selalu keren seperti biasa..

    mudah2an banyak generasi penerus kayak loe sad yang selalu positive, persistence & pray. amiin..

    keep writing, keep inspiring, keep humble and keep on dakwah, bro😀

    greets from germany🙂

  15. Hai assad, nice blog and book, klo hari ini jadi buku,
    is it possible that someday your book/blog become documentary? kan ga semua anak muda love read a book or punya akses internet secara bebas kyk anak muda urban..

    A road show documentary maybe heheheh

    Semoga dilancarkan dan dimudahkan urusannya, Allah knows best..

  16. Setuju banget kak Assad!!!😀
    I love dreaming & always keep trying to achieve my dreams🙂

    Sometimes I write down my dream, visualize, and create phone/desktop wallpaper related to it & it really does HAPPEN😀

    Keep inspiring kak!

  17. hey assad, I met you at your book signing in PIM. Baca buku lo membuat gw berasa ditampar bolak balik karna umur kita cuma beda setahun tapi pencapaian jauh beda. terima kasih atas “tamparan” ga langsungnya ya sad, bikin jauuuh lebih semangat seketika🙂

    Noted bahwa “Vision without action is only a dream, action without vision is only merely passing out of time, but vision with action can definitely change the world!”

    Keep inspiring people!🙂

  18. Mas Assad mhn ijin share di blog saya.
    Benar2 luar biasa mas Assad dalam menulis, sy akan belajar dari pengalaman mas Assad yg luar biasa.
    Sukses selalu mas Assad, semoga diijinkan Allah SWT sy bertemu dengan mas Assad

  19. Assalamu’alaikum….saya sudah baca NFQ…Splendid and exuberancy ! Anda masih muda tapi sudah sarat dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman, penuangan yang sangat menarik dan berguna untuk dibaca, sebagai sesama muslim saya bangga (walau ga kenal)…orang tua anda pasti sangat hebat…salam untuk beliau berdua…keep writing ^_^

  20. kak assad mhn ijin share d blog saya (cewx bengkulu)yah.
    two thumbs for k assad…..!
    ternyata baca blog nya gak kalah seru dr baca bukunya………………..!
    blog ini jangan lupa d buat buku juga y kak BECAUSE verry inspiratif…………………!
    bermimpi memang indah
    apalagi kalau mimpi jadi kenyataan….! pasti seneng banget…! KAYAK NFQ nya kak assad………………….!
    TERUS BERKARYA…………..GOOD LUCK!

  21. izin share di blog nova ykak (cewx bengkulu)
    ternyata baca blognya enggak kala seru dr baca bukunya…………………! pokoknya blog ini wajib di bukukan juga ya kak,…..BECAUSE verry inspiratif,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!bener kata k”k,,,,,,,,,,, jangan takut mimpi karena mimpi itu indah apalagi kalau jadi kenyataan bisa2 jadi ketagihan,,,,,,,,,,,,,,,! kayak NFQ nya kak assad….! TERUS BERKARYA …ya kak….karna KARYA adalah mimpi yang nyata,,,,,,,,,,!

  22. Aslmkum wr wb,,,

    Salam Hangat ya Mas Assad. pertama kali lihat mas waktu lg diudang diskusi di TV One buat bahas bukunya, setelah itu langsung beli dan saluteeeee buat inspirasi, motivasi dan sharing yg mas berikan. smoga sehat dan makin sukses yaa.

    Keep Istiqomah dan Salam Optimis Selalu🙂

    Yayan Pekalongan (Jawa Tengah)

  23. nice post mas … “Kalau hari ini saya beli buku mas muhammad assad, maka besok mas muhammad assad yang akan beli buku saya ” (dari saya) :p

  24. banyak mimpi yang harus direalisasikan…terima kasih kak assad… saya jadi makin semangat untuk menggapai mimpi saya yang sempat tertunda salah satunya menjadi pengusaha minyak di Qatar..hehehhe
    maaf komennya agak telat…hehhehe

  25. mimpi adalah awal dari sebuah pencapaian,barang siapa ingin mencapai sesuatu maka bermimpilah,karena dengan mimpi itu kita akan tergerak untuk mencapainya…thanks brow,its very inspire..

  26. mimpi adalah awal dari sebuah pencapaian,barang siapa ingin mencapai sesuatu maka bermimpilah,karena dengan mimpi itu kita akan tergerak untuk mencapainya…thanks brow,its very inspire..

  27. Assalamu’alaikum WrWb..

    Setelah lihat nikmatnya sedekah, langsung saya googling..Anda membuat saya jealous..muda,cerdas, berbakat dan semangat luar biasa..ada point yang saya ambil tentang koneksi doa orang tua dan anak..Buku saya akan beli Insya Allah..pengalaman yang banyak manfaat kebaikan..salam sukses..

  28. i appreciate all about NFQ..
    Have to get this book (NFQ) asap!😀
    Start from Dream and Get ur Dream..🙂

  29. Assalamu’alaikum..

    semoga berkah Allah selalu buat kamu Mas Assad..
    Cerita-cerita di Notes from Qatar sangat bermanfaat sekali buat aku pribadi..membuat aku semakin bersemangat untuk bersedekah dan banyak berbuat baik, dan sangat sangat membantu aku bangkit dari keterpurukan akibat masa-masa kelam yang khilaf sempat aku lalui.

    Tetap berkarya Mas Assad..
    Wassalam

  30. Assalamu’alaikum…
    salam kenal Mas Assad..
    thanks bwt artikel yg sy baca ini.. Tentunya sgt memotivasi. Dr bnyak artikel yg sy baca. Di sinilah sy bisa mengerti dr apa kegoyahan hati sy untuk mencari sesuatu yang saya ingin capai selama ini, meski dlm pencarian. Untuk membedakan ini impian atau hanya nafsu untuk mencapainya.. Thanks…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s