New Year, New Hope, New Resolution!

.

Happy New Yeaaaaarrrr!!! Yeahh, kita sekarang sudah ada di tahun baru 2011! Saya yakin teman-teman semua pasti bersuka cita dalam menyambut tahun baru ini! Saya pun sangat senang karena pada tanggal 19 Januari nanti InshaAllah buku #notesfromQatar akan terbit dan bisa didapatkan di toko-toko buku kesayangan anda! Terasa menjadi lebih istimewa lagi karena di bulan ini juga, tepatnya pada tanggal 16 januari nanti, saya juga akan merayakan ulang tahun!! (yang ke-17 kalau tidak salah).

.

Sebelum menulis edisi #notesfromQatar hari ini, ijinkan saya untuk sedikit berpromosi terlebih dahulu hehe.. Bagi teman-teman dan pembaca yang ingin membeli buku “Notes From Qatar”, Pre-Order sudah bisa dilakukan melalui link berikut ini: http://notesfromqatar.webs.com/buynfq.htm. Sedikit review tentang #NFQ, Foreword (kata pengantar) dari buku ini ditulis langsung oleh Her Highness Sheikha Mozah bint Nasser Al-Missned. Beliau adalah First Lady of Qatar dan juga Chairperson of Qatar Foundation. Bagi yang belum pernah melihat Sheikha Mozah, berikut gambarnya:

Udah cukup jangan kelamaan ngeliatnya…😀

.

Setelah itu, dalam buku #NFQ juga ada kolom yang bernama Mentor’s Note, yaitu tulisan menarik dari Bapak Jusuf Kalla (mantan wakil presiden RI), Dr. Salim Segaf Al Jufri (Menteri Sosial RI), dan juga Mas Sandiaga Uno (Pengusaha). Tulisan mereka sangat menarik dan inspiratif, terutama untuk dibaca oleh generasi muda Indonesia. Dalam buku ini juga saya menulis tentang fakta-fakta mengenai Qatar yang mungkin teman-teman belum tahu yang terangkum dalam Qatar Facts. Menarik bukan?

.

Beberapa testimoni dalam buku ini juga diberikan oleh berbagai kalangan. Ada Prof. Din Syamsuddin, Dr. Alwi Shihab, Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian, Dr. Komaruddin Hidayat, Ibu Betti Alisjahbana, Helmy Yahya, Najwa Shihab, Meutya Hafid, Helvy Tiana Rosa, Olla Ramlan, Raditya Dika, Andien Aisyah, Alyssa Soebandono, Marshanda, Mischa Chandrawinata, Shandy Aulia, hingga Zaskia Adya Mecca. Selengkapnya silahkan baca disini: http://notesfromqatar.webs.com/endorsements.htm

.

Oke cukup sekian promosi tentang bukunya! Sekarang saya akan melanjutkan tulisan hari ini tentang tahun baru. 🙂

.

Setiap tahun baru, tentunya setiap orang akan mempunyai suatu harapan-harapan baru. Biasanya ada satu kata yang langsung terlintas dalam pikiran, yaitu “RESOLUSI”. Orang bebas mendefinisikan arti resolusi. Ada yang menyebutnya sebagai sebuah target, cita-cita, harapan atau janji yang ingin dilakukan selama setahun ke depan. Resolusinya memang biasanya dibuat setiap tahun agar memudahkan dalam proses mencapainya. Ada yang mungkin punya resolusi ingin menikah, atau mau bangun sekolah, atau bertekad berhenti merokok, atau pengen naik jabatan di kantor, atau mau belajar main piano, dll. Setiap orang bebas menuliskan resolusi yang diinginkan tergantung kebiasaan dan kenyamanan seseorang.

.

Berikut ada 10 tips untuk membuat resolusi versi “Notes From Qatar”. Boleh diikuti atau tidak silahkan saja, ini negara demokrasi hehehe.. here it is!

.

1. Baca “Bismillah” terlebih dahulu dengan penuh keyakinan. Sebelum membuat suatu resolusi, yakinkan dalam pikiran kita bahwa tahun 2011 ini adalah tahun yang penuh dengan kesuksesan. Awal dari kesuksesan adalah keyakinan. Semua pencapaian gemilang di dunia ini berawal dari sebuah pikiran dan keyakinan yang mendalam karena tidak mungkin mendapatkan kesuksesan tanpa adanya keyakinan dari orang yang menjalaninya.

.

Keyakinan yang mendalam harus dimulai dengan membaca “Bismillah”. “Bismillah” adalah sebutan/nama singkat dari lafadz “Bismillaahirrahmaanirrahiim” yg artinya “Dengan nama Allah Swt Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang”. Jadi kalau kita baca “bismillah” ya harus komplit bacanya ya seperti yang tertera di atas. Bismillah adalah ucapan dahsyat sebelum melakukan sesuatu pekerjaan.

 

Membaca “Bismillah” sangat sangat dianjurkan sebelum kita melakukan berbagai kegiatan karena akan mendatangkan keberkahan dan pertolongan Allah Swt. Rasulullah saw bersabda, “Setiap pekerjaan yg dimulai dg ‘bismillah’ akan mendapatkan keberkahan & pertolongan Allah Swt.” (HR. Bukhari dan Muslim)

.

2. SMART Oriented! Singkatannya adalah Specific (detail), Measurable (terukur), Achievable (dapat dicapai), Relevant (relevan), dan Time-bound (ada jangka waktunya).

.

Specific berarti kita menentukan suatu target resolusi yang spesifik dan jelas sejelas-jelasnya, misalkan kita punya resolusi beli rumah baru, maka tidak cukup kalau cuma “Saya mau beli rumah 2 tingkat.” Itu ga cukup! Tapi harus “Saya mau beli rumah 2 tingkat, seluas 1000 m2, di daerah Menteng, pagernya warna biru, bentuk minimalis, ada lapangan basket dan kolam renang di halaman belakang!” Nah ini baru cakep!

.

Measurable adalah fokus untuk menentukan suatu tujuan terukur yang dapat membantu kita memonitor apakah hal-hal yang sudah kita lakukan sudah sesuai dengan target resoulsi kita di awal. Kalau target resolusi kita abstrak dan tidak terukur, pastilah pencapaiannya juga tidak maksimal karena sulit menentukan titik keberhasilannya.

.

Achievable adalah berpikir rasional dalam menentukan resolusi. Misalkan, “Tahun 2011 pengen belajar renang dan paling enggak bisa 3 gaya: gaya kupu-kupu, gaya batu, dan gaya macan kumbang.” Ini cukup rasional. Tapi akan menjadi tidak rasional kalau langsung punya resolusi: “Tahun 2011 bisa belajar renang dan di tahun yang sama langsung jadi juara olimpiade!” Nah ini yang agak sakit hehehe..

.

Relevant ini kurang lebih sama dengan achievable dimana kita menentukan suatu resolusi dengan realistis dan melihat kemampuan diri sendiri secara jujur. Karena jika mempunyai suatu resolusi yang tidak relevan dan pada akhirnya kita tidak mampu mencapai resolusi tersebut, nanti kita sendiri yang akan stresssss…

.

Time-bound adalah mengukur suatu pencapaian dalam batas waktu tertentu. Setiap resolusi biasanya dalam jangka waktu setahun agar mudah dimonitor dan dilihat perkembangannya. Resolusi bisa jangka pendek ataupun jangka panjang. Untuk mempermudah mencapai resolusi jangka panjang, bagi rencana besar tersebut menjadi rencana-rencana kecil yang kongkrit.

.

3. Tulis semua resolusi dalam sebuah catatan. Kalau kita punya suatu resolusi, jangan cuma dikhayalin, tapi dicatat! Entah itu di selembar kertas, di buku diary, di laptop, di blog, atau di manapun tempat yang bisa menyimpan catatan kita. Fungsinya apa? Agar kita selalu melihat catatan tersebut dan secara tidak langsung akan menggerakkan diri untuk mencapai resolusi tersebut. Bukan tidak mungkin, hasil yang akan kita capai bisa sama persis dengan apa yang ditulis atau kalo ga ya paling beda-beda tipis.

.

Saya ingin sedikit bercerita tentang hal ini. Pada awal tahun 2010 saat liburan di Jakarta, saya mampir di toko buku dan membeli satu buku. Saat itu saya langsung punya cita-cita, “Kalau sekarang saya yang beli buku orang, maka suatu saat orang yang akan beli buku saya!” Saya langsung catat itu di selembar kertas saat saya pulang ke rumah, dan saya tambahkan khayalan saya dengan menulis besar-besar di lembar yang sama, “TARGET: INSHA ALLAH, MY BOOK WILL BE LAUNCHED IN JANUARY 2011, THE SAME MONTH OF MY BIRTHDAY!”😀

.

Saya memang punya target ingin launching di bulan Januari karena itu bertepatan dengan ulang tahun saya hehehe.. Yah namanya juga ngayal, boleh kan? Mungkin pada saat itu saya masih berkhayal, tapi sekarang… Saya pun merinding, karena Insha Allah, I will make that dream comes true!! I will launch my book in the same month of my birthday! Inilah rahasia dari menulis suatu resolusi. Saat kita terus menerus melihat resolusi yang ditulis, alam pikiran bawah sadar akan terus berpikir tentang hal tersebut dan kita akan digerakkan untuk mewujudkan impian tersebut. Proven!!

..

Tulislah resolusi lalu temple di tempat-tempat yang sering kita lirik, misalkan di tembok, meja belajar, atau tempat tidur. Karena kalau cuma diingat-ingat, yakinlah dalam 3 hari berikutnya aakanh hilang dan kita sudah melupakan resolusi itu selama 362 hari berikutnya. Atau alternatif lain, tulislah resolusi kita di blog, facebook atau situs pribadi. Ketika semua orang tahu resolusi anda, ‘tekanan sosial’ yang tak nampak itu tentunya akan membuat kita secara tidak sadar menjadi gengsi jika gagal mencapainya akhir tahun nanti.

.

4. Visualisasikan resolusi. Inilah maksud dari poin ke-2 bahwa suatu resolusi harus jelas dan spesifik, karena akan lebih mudah untuk memvisualisasikannya. Allah Swt menciptakan otak yang sangat hebat. Saat kita membayangkan sesuatu di otak dan menghayalkannya, otak tidak bisa membedakan apakah sesuatu itu nyata atau hanya khayalan. This is the power of mind. If you think you can, then you can; if you think you can’t, you are right also!

.

Dengan memvisualisasikan suatu tujuan, otak kita secara tidak langsung akan menyusun proses dan langkah dari tindakan-tindakan kita. Saat saya menargetkan ingin membuat buku “NFQ”, saya sudah memvisualkan bagaimana desain covernya, siapa saja yang ingin saya mintakan untuk mengisi testimony, apa saja yang ada di dalam bukunya, dsb. Dan sangat amazing sekali, hampir lebih dari 80% sesuai persis dengan apa yang saya bayangkan di pertengahan tahun 2010. Perbedaan antara suatu tujuan dengan mimpi kita adalah hanya soal batas waktu!

.

5. Buat target yang realistis, tidak perlu banyak-banyak membuat resolusi, cukup 3-5 saja. Banyak orang yang saat membuat resolusi, mereka sangat bersemangat sekali, sampai berlembar-lembar kertas pun tak sanggup menampung semua rencana besarnya (agak lebay emang hehehe). Padahal, seharusnya jangan seperti itu. Buat resolusi itu tidak usah banyak-banyak, yang penting sedikit namun berkualitas! Asik ga tuh bahasanya? Hehehe..

.

Perjuangan itu harus dilakukan inchi demi inchi. Lakukan apa yang kita bisa lakukan mulai dari yang terkecil dan termudah. Kalau di daftar ada banyak rencana (misalkan 20 resolusi), cukup pilih 3-5 resolusi yang menurut kita paling penting dan paling berharga bagi hidup kita. Suatu resolusi yang bisa membawa dampak besar bagi kehidupan kita. Dengan hanya sedikit resolusi, pencapaian kita bisa lebih fokus dan terarah, dan peluang untuk berhasil juga lebih besar.

.

6. Buat daftar prioritas. Di tengah berbagai aktivitas yang membuat kita sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu untuk mengerjakan ini dan itu, salah satu cara untuk menjaga agar resolusi kita bisa tercapai adalah dengan membuat daftar prioritas hal-hal yang harus dikerjakan setiap minggunya. Meskipun mungkin di awal tujuan kita tidak tercapai sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan, terus tetapkan tindakan yang harus dilakukan dalam daftar tersebut hingga kita berhasil mencapainya.

.

7. Cari pengawas resolusi anda. Suatu resolusi akan lebih mudah tercapai jika kita punya “pengawas”, bisa teman, teman dekat, TTM, gebetan, pacar, suami/istri, anak, saudara, orangtua, atau anak tetangga depan rumah juga boleh hehe.. Pokoknya orang-orang yang dekat dan sehari-hari sering bersama kita. Beritahu mereka mengenai resolusi kita dan minta bantuan mereka untuk mengingatkan kalau kita sedang khilaf. Beritahukan kepada “sang pengawas” resolusi kita betapa kuat hasrat dan angan-angan kita untuk mencapai resolusi tersebut.

.

Lebih baik lagi kalau ternyata kita punya resolusi yang sama dengan mereka, sehingga bisa melakukannya bersama-sama. Misalkan kita dan sahabat punya resolusi yang sama, maka sang sahabat akan mengingatkan saat kita mulai “tergelincir” dari jalur kebenaran. Tapi hati-hati juga kalau  punya sahabat yang berbeda resolusi. Misalkan kita punya resolusi mau nurunin berat badan, sementara sahabat kita resolusinya naikin berat badan. Maka yang ada, dia bisa menjadi “setan” yang menggoda kita. Sang sahabat akan bilang, “Udah gapapa makan aja nih cokelat, enak banget lho! Dikit doang sih ga bakal bikin ndut!” hehehe..

.

8. Catat setiap keberhasilan, dan rayakan! Setiap kali kita berhasil mencapai suatu target dan sukses, segera catat pencapaian tersebut agar kita semakin bersemangat mengejar target berikutnya. Selain itu, kita juga bisa melihat kembali catatan tersebut saat sedang merasa malas atau tidak termotivasi sehingga akan lebih bersemangat saat mengingat bahwa kita pernah (dan bahkan mungkin sering) berhasil!

.

Setelah mencatat berbagai pencapaian yang telah diraih, selanjutnya adalah rayakan momentum keberhasilan tersebut, tentunya dengan cara yang wajar. Saya adalah orang yang terbiasa untuk merayakan suatu keberhasilan, sekecil apapun itu. Saya biasa merayakannya bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Tujuannya agar lebih bersemangat lagi mengejar target berikutnya. Beri hadiah bagi diri sendiri jika berhasil, entah makan-makan atau pergi liburan sesaat untuk refreshing. Hadiah ini bisa menjadi salah satu motivasi tetap sepanjang tahun untuk terus berusaha mencapai resolusi kita.

.

9. Ciptakan lingkungan yang mendukung pencapaian resolusi anda. Kalau misalkan kita punya resolusi “Pengen lari pagi keliling komplek setiap hari!” Maka kita harus menciptakan suatu kondisi yang dapat mendukung untuk melakukan resolusi tersebut. Dimulai dari memasang alarm dari malam sebelumnya, bangun jangan kesiangan, siapkan baju dan sepatu olahraga, tambahin iPod untuk nemenin, dst. Dengan menciptakan kondisi seperti ini maka resolusi akan lebih mudah dicapai.

.

10. Menjalani resolusi dengan penuh komitmen. Ini dia yang paling susah nih hehe.. kalau buat resolusi sih biar 100 nomer juga pasti bisa, namanya juga impian, ga akan selesai-selesai. Tapi giliran menjalani dan menemui hambatan, langsung keok. Ketika kita mulai tergoda untuk menyerah dari keinginan untuk mencapai suatu resolusi, coba bayangkan bagaimana jika kita berhasil mencapai resolusi tersebut. Dreams what make us keep going!

.

Kegagalan adalah hal yang sangat wajar dalam bidang apapun, termasuk di saat mengejar cita-cita. Minimal kita akan gagal sekali, tapi jangan menyerah dan teruslah bergerak. Banyak orang yang tidak pernah berhasil menyelesaikan resolusinya karena mereka langsung menyerah setelah dua-tiga kali gagal, sesuatu yang disebut sebagai ‘what-the-hell effect‘. Kalau sejak awal kita sadar dengan kesalahan yang terjadi dan tetap berkomitmen, maka kita akan lebih cepat kembali fokus ketimbang berlama-lama murung dan bersedih menyesali diri. Ingatlah setiap tahap itu adalah perjalanan yang penting, termasuk kegagalan.

.

I have learned that, our greatest failure normally will be followed by the greatest triumph. Jangan khawatir jika kita mengalami kesusahan, karena pastinya setelah itu akan datang kemudahan dan juga kesuksesan yang jauh lebih besar. Ingat selalu kedua ayat ini jika sedang lemah, letih, lesu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. Al-insyirah: 5-6)

.

Sekian 10 tips & tricks dalam membuat suatu resolusi. Selamat berjuang dan bekerja keras untuk mencapai target-target resolusinya, semoga bisa tercapai semua ya! Tapi ingat, jangan terlalu stress juga, enjoy dikit lah, namanya juga hidup hehehe.. Ayo nyengir dulu semuanya!!😀😀😀

.

Terakhir, sebelum saya mengucapkan salam, izinkan saya kembali mengingatkan hehehe… “More than 300 #NFQ books have been ordered up until now! Have you ordered one??” Jika belum, nah silahkan klik ini ya untuk PreOrder buku Notes From Qatar: http://notesfromqatar.webs.com/buynfq.htm.

.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullaah wa barakatuh.

.

Best regards,

@MuhammadAssad

 

10 thoughts on “New Year, New Hope, New Resolution!

  1. Ina terharu waktu pas kamu cerita ke toko buku dan punya cita-cita nerbitin buku.. Glad to know you Assad..🙂

  2. keren kak… jadi tambah semangat untuk memaksimalkan potensi yang sdh Allah berikan.
    kenalkan, saya jupri IC ’05 (Ascova)

  3. Assalamualaikum, salam kenal dari Yaya di Jakarta yaa..
    Selamat buat buku barunya🙂

    Kalau menurut aku setelah buat resolusi, kembali ke Kun Fayakun siih. Faith, kepercayaan saat kita bekerja begitu keras untuk mewujudkan sesuatu..Allah akan bekerja dengan cara-Nya juga buat bantuin kita🙂

    Resolusi aku sendiri..hmm more to Wish List siih, hehe.
    Simple kok: naik haji. InsyaAllah bisa tercapai tahun ini. Amin

  4. Selamat ya mas Assad, dan saya mengucapkan terima kasih atas motivasinya. Semoga Allah SWT membalas keikhlasan mas Assad dalam menulis di blog ini.

    Benar-benar memotivasi saya untuk segera mewujudkan cita-cita membuat buku.

    Mhn ijin menyimak isi blog ini, agar sy bisa lebih semangat lagi nih dalam menulis.

  5. Assalamu’alaikum,

    terimakasih Assad, atas postingan2nya yg inspiratif🙂
    Enak banget rasanya belajar macem2 tanpa merasa digurui.
    Semoga launchingnya sukses yah….

    As a suggestion nih, hehe…mungkin ilmu2nya yg dari kuliah, terutama yg lagi dijalanin skrg, Islamic Financenya bisa diaplikasiin dikit2 didalam blog…😉

    hehe..siapa tau bisa jadi pemanasan dikit buat bikin buku Islamic Financial Planning🙂

  6. assalamualaikum,…salam kenal.
    baru selesai nonton tvone resensi book part,..
    sangat menginspirasi terutama kaum muda!! jadi benar-benar semangat untuk segera mewujudkan resolusi tahun ini🙂
    nah, karena br nonton hari ini ( saya bener2 ketinggalan ni.. hihi..), otomatis saya g bisa ikutan untuk pre order buku ini.
    apa tidak bisa diperpanjang untuk masa preorder? pleasee?
    oia,..semoga bisa dibuat english version ya,..biar bisa dinikmati secara mendunia..

    i hope many indonesian young generation have a great idea just like you do,..it’s just so inspiration.

    waalaikusalam,…

  7. salah satu ayat al-qur’an favorit saya: “fa innama al usri yusyon. innama al usri yusro” abis lafal-in ayat ini energi langsung ter-boost seketika. ayat ini juga ngasih tau ke saya kalo usaha itu penting walopun jalan yang kita tempuh panjang, terjal dan serasa tak berujung🙂

  8. Ad, aku yg tadinya gak suka baca, jadi rajin baca blog kamu niy, banyak manfaatnya ‎​​اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ آمِّينَ jam segini getol baca blog kamu, sukses ya Ad, ‎​​آمِّينَ يَآ رَ بَّ آلَعَآلَمِيّنْ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s