Aussie Trip: Make Friends Everywhere!


Kemarin salah seorang teman baik di Singapore bernama Risty atau biasa saya panggil “cil” nge-tweet saya. Isinya: “ssad kok udah lama gue ga mencium hawa2 #notesfromQatar sih? hahahaa” Seketika sadar juga, oiya ya, udah 2 minggu saya absen dari rutinitas menulis #notesfromQatar setiap hari Jumat.

.

Mohon maaf bagi yang sudah deg degan menunggu tulisan terbaru #notesfromQatar (www.lebay.com), karena memang lagi banyak kerjaan jadi agak terbengkalai (alasan yang tidak baik hehehe). Well, kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang pengalaman ke Australia 2 minggu lalu. Alhamdulillah saya berkesempatan mengunjungi 4 negara bagian: Melbourne, Gold Coast, Brisbane dan Sydney. Sebenernya mau mengunjungi negara bagian lainnya, namun karena kantong sudah keburu kering, jadi rencana itu diurungkan.🙂

.

Dari perjalanan tersebut, cukup banyak pengalaman menarik yang didapat. Dari mulai makan makanan baru, mengunjungi tempat-tempat baru, hingga berkenalan dengan teman-teman baru. Intinya semua baru! Dan hal-hal baru yang saya sebutkan tadi itu bisa terjadi karena adanya sambutan hangat teman-teman di 4 negara bagian tersebut. Saya merasakan betul bagaimana menolongnya teman-teman di sana.

.

Dimulai dari menjemput saat mendarat pertama kali di Melbourne, disediakan akomodasi tempat tinggal free of charge, berkunjung ke tempat-tempat menarik yang belum pernah saya kunjungi, hingga makan di tempat-tempat yang enak! hehehe.. Singkatnya, pengalaman sewaktu di Australia sangat asik dan memiliki banyak teman di berbagai tempat itu menyenangkan!

.

Setiap Manusia Diciptakan Berbeda

Secara umum, kita senang memiliki teman karena yang namanya manusia itu tidak mungkin bisa hidup sendiri, makanya disebut makhluk sosial. Namun di sisi lain, kita juga harus paham bahwa memiliki teman itu berarti siap untuk menerima perbedaan, dan itu hal yang wajar karena memang setiap manusia diciptakan berbeda, dan perbedaan itulah yang sebetulnya menjadikan pertemanan itu mengasyikkan. Coba bayangkan kalau semua teman itu sama sifat dan tingkah lakunya seperti kita, mungkin kita seperti hidup dalam dunia robot yang serba kaku dan tidak menarik.

.

Allah SWT berfirman,“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS. Ar-Ruum [30]:22)

.

Dalam ayat tersebut jelas bahwa diantara tanda-tanda kekuasaan Allah SWT ialah diciptakannya manusia dalam bentuk dan warna tubuh yang bermacam-macam serta bahasa yang berbeda. Dia menciptakan anak-anak Adam dalam perbedaan dan di sinilah ditunjukkan tanda-tanda kekuasaannya. Dari total jumlah umat manusia sekarang ini yang sekitar 8 milyar orang, tidak akan pernah ada cerita 2 orang memiliki persamaan yang sama persis, dari mulai wajah hingga perilaku. Bahkan anak kembar siam sekalipun pasti ada bedanya!

.

Hakikat yang terpenting dari ini semua adalah bagaimana perbedaan-perbedaan tersebut dapat berkolaborasi dan menjadi kebaikan serta saling memberikan manfaat. Begitu juga halnya dengan pertemanan, bagaimana suatu perbedaan dapat dikelola dengan baik dan memberikan hasil positif bagi setiap individu. Allah SWT menciptakan manusia bermacam-macam bentuk dan rupa, dengan tujuan bagi kita untuk saling mengenal dan akhirnya bisa saling memberikan hasil yang positif.

.

“Hai kaum manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah SWT ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

.

Tips & Tricks Dalam Berteman

Networking (pertemanan, relasi) adalah hal yang sangat penting dalam hidup ini dan menyumbang porsi yang cukup besar bagi kesuksesan seseorang. Saya pun sering merasakan sendiri bagaimana pentingnya dampak networking. Bisnis-bisnis yang saya geluti lebih banyak menggunakan relasi-relasi yang dimiliki, dan itu sangat menghemat biaya karena tidak ada overhead cost, production cost, fixed cost, dan berbagai macam cost lainnya.

.

Namun pertanyaannya sekarang, bagaimana bisa memiliki banyak teman jika kita tidak mampu menjalin suatu pertemanan baru? Padahal setiap harinya cukup banyak peluang untuk memiliki teman baru. Baik itu dari acara-acara formal di kantor, seminar-seminar, atau acara semi-formal seperti makan siang bersama klien, atau yang benar-benar ga ada formal2nya seperti di acara ulang tahun temen atau mungkin juga di kendaraan angkutan umum. Everywhere is possible!

.

Berikut beberapa tips & tricks dalam membuat dan menjalin suatu pertemanan yang boleh diikuti atau tidak, dan ini berdasarkan pengalaman saya yang telah dibuktikan langsung keabsahannya hehehe..

.

1. Bertemanlah dengan siapa saja, namun selektif dalam bergaul. Mungkin banyak dari kita, termasuk saya, yang sudah diajarkan sejak kecil hanya untuk memilih berteman dengan yang baik-baik saja, agar katanya turut terbawa baik. Kalau kata saya, “Ada benernya, tapi jangan seperti itu juga! Kalau temenan sih silahkan dengan siapa saja, tapi untuk bergaul pilihlah teman-teman yang akan memberikan manfaat buat kita.”

.

Mengapa kita jangan memilih-milih dalam berteman? Simple saja, karena setiap orang memiliki sisi baik dan buruk. Orang yang kita anggap baik pasti mereka juga memiliki sisi buruk dalam dirinya, dan orang yang kita anggap buruk (seperti preman atau penjahat), pasti ada sisi baik dalam dirinya yang juga bisa kita pelajari. Jadi dalam pertemanan, berteman lah dengan siapa saja!

.

Namun, jika sudah dalam tahap pergaulan, nah ini yang harus selektif. Berteman dan bergaul adalah dua hal yang berbeda. Bergaul adalah dimana kita menghabiskan banyak waktu kita dengan orang tersebut. Kita menghabiskan waktu bareng, sering berdiskusi bareng, sering minum kopi bareng, dst. Ibaratnya, kalau kita suka bergaul dengan tukang parfum maka kita akan kecipratan bau harumnya. Tapi kalau kita bergaul dengan tukang besi, maka bau besi yang akan nemplok di badan kita.

.

2. Kalau bertemu orang yang baru, beri salam duluan. Kita pastinya sering kali dihadapkan pada situasi dimana berhadapan dengan orang-orang baru. Kadang ga sengaja kita papasan dengan teman sekantor, duduk semeja dengan orang-orang baru, dll. Sering terjadi, kita sering diem2an, padahal tidak demikianlah caranya. Islam adalah agama santun yang menganjurkan umatnya untuk mendahului dalam memberikan salam. Seperti anjuran Rasulullah, “…berilah salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang belum kamu kenal.” (Muttafaqun ‘Alaih).

.

Memberi salam bisa berbagai macam. Kalau kita mengetahui bahwa orang yang kita ajak bicara adalah seorang Muslim, maka ucapan salam yang paling pas adalah “Assalamu’alaykum”. Tapi kalau kira-kira bukan seorang Muslim, kita bisa menyapa dengan ucapan “Selamat Pagi” atau “Selamat Malam”, tergantung waktunya aja. Kalo lawan bicaranya rapper mungkin bisa disapa duluan seperti ini, “yo mamen, what’s up mennnn!!” hehehee…

.

3. Awali dengan senyuman🙂 Senyum itu ibadah, dan sangat penting!! Biasanya kalo ketemu orang, mukanya masih pada jutek dan penuh curiga. Karena memang seperti itulah manusia, kalau belum kenal maka akan cenderung menutup diri, tapi kalo udah merasa kenal akan lebih terbuka.

.

Biasanya kalo seperti itu, yang saya lakukan langsung memberikan senyum pepsodent karena senyum merupakan ungkapan unik yang menimbulkan rasa perdamaian dan persaudaraan. Rasulullah saw. bersabda, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan.” (HR. Muslim)

.

Setelah itu biasanya suasana akan langsung cair, orang jadi ga jutek lagi, dan pembicaraan mudah dibuka. Jadi senyum itu adalah hal yang kecil namun bisa memberikan dampak yang besar. Benar apa yang disampaikan Rasulullah SAW, “Jangan sepelekan kebaikan sekecil apapun, meski hanya dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

.

4. Buat pertemanan dimanapun dan kapanpun. Membuat suatu hubungan pertemanan itu bisa dimana saja dan kapan saja. Dari mulai tempat-tempat konvensional seperti seminar atau kantor, atau bisa juga manfaatkan social media networking seperti twitter dan facebook, hingga tempat-tempat yang tidak biasa seperti café atau bahkan toilet! “Hah?? Di toilet bisa kenalan juga?” oiya tentu saja.

.

Sedikit bercerita, pertama kali saya berkenalan dengan Pak Emirsyah Satar (CEO Garuda Indonesia) itu di toilet! Ya tentunya ada ilmunya juga berkenalan di toilet, dan tidak berkenalan sewaktu membuang hajat masing-masing hehehe.. dan hingga sekarang hubungan saya dengan beliau tetap baik. Intinya adalah buatlah pertemanan dimanapun dan kapanpun, karena kita tidak akan pernah tahu mungkin saja itu adalah orang yang bisa memberikan manfaat bagi kita.

.

5. Banyak membaca. “Lho apa hubungannya membaca dengan membuat teman?” Tentu ada! Misalkan kita berkenalan dengan seorang ekonom atau orang yang bekerja di sektor keuangan, misalkan bank. Kalau kita sehari-hari membaca koran dan mengetahui isu apa yang sedang hot akhir2 ini, pastinya obrolan dengan ekonom tersebut akan semakin nyambung. Tapi kalau kita cuma tau tentang berita gossip di infotainment, yaudah ke laut aja hehehe..

.

Misalkan kita mengetahui isu yang lagi panas saat ini di bidang ekonomi adalah tentang “Redominasi” atau penyederhanaan nilai mata uang, maka hal ini akan menarik perhatian si ekonom untuk berbicara panjang lebar dan peluang untuk menjadi teman semakin besar. Setelah orang tersebut merasa nyaman berbicara dengan kita, barulah pastinya topik bisa melebar, seperti misalkan jadi ngobrol tentang hobi miara jangkrik, dll.

.

6. Tinggalkan sesuatu yang berkesan. Kalau mengambil istilah iklan salah satu deodoran, “kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda!” Kurang lebih sama dengan di saat kita berkenalan dengan orang lain, terutama orang-orang seperti pebisnis, pejabat atau artis, dimana mereka setiap hari nya mungkin bertemu dengan puluhan bahkan mungkin ratusan orang. Kalau kita hanya biasa-biasa saja (salaman, nanya kabar terus pulang), mungkin orang yang kita ajak kenalan keesokan harinya juga sudah lupa siapa kita, dan next time kita ketemu lagi dia sudah tidak ingat lagi.

.

7. Berikan manfaat sebesar-besarnya! Dalam Islam, prinsip memberikan manfaat kepada sesama manusia bukan berdasarkan atas permintaan. Tetapi prinsip memberikan manfaat adalah keinginan untuk selalu memberikan kebaikan kepada sesama, termasuk di dalamnya adalah amar ma’ruf nahi munkar (nasehat dalam kebaikan dan mencegah kejahatan), meskipun terkadang bertentangan dengan keinginan teman.

.

Terkadang kita cenderung untuk mengikuti kemauan teman yang keliru dengan alasan solidaritas atau atas nama persahabatan. Sehingga, jika teman melakukan kesalahan, kita cenderung membolehkan. Padahal itu sangat berbahaya sekali dan bukan seperti itu tuntunan dalam Islam. Benar adalah benar, dan salah adalah salah! Untuk itulah saling menasehati dalam kebaikan menjadi penting.

.

Seperti firman-Nya, “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya mentaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-Ashr:1-3)

.

Diharapkan dari nasihat-nasihat itulah, hal-hal buruk seorang teman bisa diluruskan. Tentunya, jika kita siap memberikan nasihat kepada teman, kita juga harus siap untuk menerima masukan dan nasihat dari orang lain. Kemampuan mengolah dan menerima nasihat, atau kritik jika lebih keras, bisa berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang.

.

8. Terus bina pertemanan yang sudah terjalin. Ada istilah bahwa mempertahankan lebih sulit dibanding mendapatkan. Saya pikir hal tersebut juga relevan dengan pertemanan. Kalau bahasa kerennya menjaga pertemanan itu keep in touch. hal ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti menanyakan kabar dengan mengirim sms atau kalau skr bisa pake bbm, mengirimkan ucapan selamat idul fitri jika sama-sama melaksanakan ibadah puasa, atau mungkin juga bisa dengan tidak lupa untuk selalu mengirimkan ucapan selamat ulang tahun.

.

Kurang lebih seperti ini yang bisa saya share dalam #notesfromQatar edisi Jumat ini. Semoga bermanfaat yaa.. dan percayalah bahwa memiliki banyak teman itu menyenangkan, meskipun kita juga harus sadar bahwa tidak semua orang akan menyenangi kita🙂

.

Akhirnya benar kata pepatah, “Memiliki 1000 teman terasa masih kurang, namun memiliki 1 musuh saja rasanya udah banyak banget!” hehehe..

with some Indonesian friends in Melbourne. Thanks guys for everything!🙂

.

Salam Persahabatan,

@MuhammadAssad

.

#notesfromQatar adalah catatan ringan dan sederhana yang saya tulis setiap hari Jumat tentang pengalaman pribadi selama berada di Qatar atau tentang hal-hal ringan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat memberi dan berbagi, saya ingin memberikan pandangan terhadap suatu permasalahan, tentunya dengan keterbatasan ilmu yang dimiliki. #notesfromQatar tidak berusaha untuk menggurui, namun ingin mengajak semua yang membacanya ikut berpikir dan berdiskusi bersama. Semoga bermanfaat!

2 thoughts on “Aussie Trip: Make Friends Everywhere!

  1. assalamu’alaikum
    godd notes ssad….! iya kemana aja lo? zibuk zangat yak?? sukses selalu!

    friendship isn’t how you forget, but how you forgive
    not how you listen but how you understand
    not how you see. but how you feel
    not how you let go, but how you hold on
    ….
    Always Jaya bro

  2. wiih ka assad tips dan trik nya boleh juga itu, aku dulu di alazhar jp juga ka sekarang baru masuk kuliah hehe, agak susah ya mulai kenalan sama orang-orang baru lagi.. lebih susah lagi berteman sama kenalan2 baru itu. tulisan kaka sangat membantu, thankyouuss!

    oh iya, doain aku ka bisa dapet beasiswa terus kuliah di melbourne, salah satu cita-citaku dari jaman dulu kala hehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s