Nobody’s Perfect! Sebuah ungkapan yang sudah sangat familiar di telinga kita semua. Ya, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Dari mulai tukang becak sampai seorang Presiden sekalipun, pasti pernah membuat kesalahan. Bahkan, seorang Nabi Muhammad SAW, pemimpin terhebat umat manusia terbesar sepanjang sejarah – menjadi urutan nomor 1 dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia – pernah ditegur oleh Allah SWT sewaktu dia menghiraukan seseorang buta bernama Abdullah bin Ummi Maktum yang datang kepadanya ingin bertanya tentang agama Islam. Digambarkan saat itu Nabi Muhammad SAW bermuka masam dan memalingkan pandangan dari si buta karena sedang menjamu para pembesar suku Quraisy. Atas sikapnya ini, Allah SWT langsung menegurnya yang diabadikan dalam Al-Quran (Q.S. ‘Abasa).
.
Inilah yang membedakan antara manusia biasa dengan seorang Nabi. Di saat seorang Nabi melakukan kesalahan, Sang Maha Pencipta-lah yang langsung memberikan teguran dengan cara-Nya. Namun, bagi manusia biasa, manusia juga lah yang memberikan teguran, dan ini juga yang terjadi dengan Mario Teguh (MT), salah seorang motivator ulung dan ternama di negeri ini. Siapa yang tidak mengenal beliau? Dengan semangat “Salam Super” dan jargon “Golden Ways” nya, MT telah banyak menginspirasi banyak orang. Salah satu bukunya, “Becoming A Star”, sudah saya khatamkan dua kali. Tapi di balik itu semua, MT tetaplah seorang manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan kesalahan.
.
Pada hari Sabtu, 20 Februari 2010, dalam account twitternya, @MarioTeguhMTGW, dia menulis yang kurang lebih intinya adalah bahwa wanita yang suka clubbing, chatting bahasa kasar, mabuk2an dan suka merokok tidak direncanakan untuk dijadikan istri. Apa ada yang salah dengan kalimat ini? Menurut saya pribadi tidak ada yang salah. Ini adalah seperti seorang nasihat yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. MT yang sudah hidup berumah tangga mungkin lebih memahami bahwa mencari istri itu harus benar-benar dipikirkan, dan saya pikir itu wajar. Dan kalau kita mau jujur, dari cowo alim yang senang ke masjid sampe cowo brengsek dan sebejat apapun, pastinya dia akan memilih seorang istri yang baik, shalehah dan bukan yang suka merokok, mabuk2an, terus2an pergi clubbing dsb. Karena wanita itulah yang nantinya akan menjadi teman hidup selamanya dan ibu dari anak-anak. Tapi memang tidak semua orang berpikiran seperti saya kan? Dan tidak salah memang untuk memiliki pendapat yang berbeda. Ini negara demokrasi bung!
.
Kenapa pendapat setiap orang bisa berbeda? Wajar saja, secara alamiah orang akan menjadi sangat subjektif dan tidak lagi objektif saat ada hal-hal yang menyerang secara langsung atau tidak langsung kepada dirinya. Saat orang yang doyan makan duren diberitahu bahwa makan duren itu bisa menyebabkan kolesterol dan berbagai macam penyakit lainnya, mereka pasti beralibi bahwa makan duren itu tidak akan mengganggu kesehatan asalkan rajin berolahraga, hidup sehat, istirahat cukup, dst. Jadi sama kasusnya, bagi orang yang merokok atau sering minum-minum, mereka akan berusaha mencari alasan setepat mungkin untuk mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal yang normal dan masalah baik atau tidaknya kepribadian seseorang untuk dijadikan suami/istri itu semua kembali kepada masing-masing individu. Dan MT bukanlah Tuhan yang pantas untuk menghakimi seseorang. Sounds make sense right?
.
Dua orang saja bisa punya pendapat yang berbeda, apalagi jika terdapat 23,000 orang yang membaca tweet tersebut pastinya responnya beraneka warna. Yup, followers MT ini di Twitter mencapai lebih dari 23,000 orang dan postingan yang cukup beresiko seperti itu pastinya akan “memicu” sumbu dari para follower untuk meledak (tergantung aja kadar meledaknya sedikit atau banyak). Apalagi, tweet ini diarahkan untuk para kaum hawa (baca:perempuan) yang memang sudah terkenal sangat garang kalau sudah berhubungan dengan perasaan..
Jadi mungkin inti tweetnya MT seperti ini yang ingin disampaikan, “hey para wanita, tolonglah kalian jadi wanita yang baik-baik, jangan suka pergi clubbing, minum-minum, mabok-mabokan, chit chat ga penting dll, atau kalian tidak akan mendapatkan suami!”
.
Tweet seperti itu memang cukup provokatif, karena wanita jaman sekarang kan paling enggak ya pernah lah ya ngerokok meskipun cuma sekali isep, dan berarti mereka semua itu yang pernah ngerokok sekali aja sudah dianggap tidak pantas menjadi seorang istri? OMG! Dan benar saja, dari beberapa orang twitter yang saya follow, terlihat langsung banyak yang menumpahkan kekesalan kepada MT karena terlalu judgmental, main tuduh, sok tahu, tidak mengerti wanita, sampai ada yang mengatakan kalo MT ini seperti ababil alias ABG Labil!! Hehehe.. Hashtag #GanyangMario pun menyebar dengan cepat yang isinya adalah kritik dan umpatan terhadap sang motivator ini. Bahkan lebih parah lagi, account-account palsu dengan nama mirip @MarioTeguhMTGW bermunculan. Nama-namanya ini lucu-lucu banget. Ada yang nama accountnya @MarioTeluh, @MarioTegapLGBT , @MariTegur, sampai @MarioTrenyuh. Isinya? Ya parodi semua, intinya menambahkan atau merubah apa yang disampaikan oleh MT jadi sesuatu hal yang konyol. Silahkan di cek sendiri.
.
Menyadari hal yang telah dilakukan salah, MT langsung menghapus tweet tersebut dan meminta maaf kepada semua “sahabat super” – panggilan MT untuk para followernya. Namun, ternyata tweet yang udah dihapus tadi tetap bisa dilihat karena ada yang sempat screenshot timeline MT ini. Seperti inilah Timeline MT yang membuat twitterholic heboh, yaitu di MTOF Nomer 6 dan 7.
.
Namun disayangkan, setelah menghapus tweet tadi, MT membuat satu blunder kembali. Bukannya mengatakan bahwa ini adalah tanggung jawab dia, tapi MT seolah ingin lepas dari tanggung jawab dan mengatakan bahwa yang nge-tweet di accountnya tadi adalah moderator dan bukan dirinya. Alasan ini pun terlihat cukup tidak masuk akal, karena MT ini selalu berbalas-balasan tweet dengan istrinya. Jadi, apa yang berbalasan pantun dengan istrinya ini juga Moderator?? Mengapa tidak dengan secara gentle saja langsung bilang bahwa ini adalah kesalahannya, dan itulah prinsip leadership #1, saat kita mengakui kesalahan yang dilakukan oleh bawahan kita dan mengatakan itu adalah tanggung jawab pimpinan karena anak buah merupakan 1 team.
.
Spontan saja, dua kesalahan dibuat MT dalam satu waktu, dan tanpa perlu dikoordinasi, umpatan kemarahan dan kekesalan seakan bertambah deras membanjiri account MT yang ditambahkan dengan hashtag #GanyangMario. Saya juga sempat membaca beberapa tweet-tweetnya dan memang luar biasa kekesalan orang-orang itu, seakan ingin memakan MT hidup-hidup. Menyadari lagi kesalahan dan blunder yang dibuatnya, akhirnya di saat tengah malam, MT membalas beberapa tweet yang masuk ke account dia (termasuk saya juga dibalas) yang intinya adalah dia meminta maaf atas kesalahan yang dibuat, bertanggung jawab sepenuhnya atas tweet yang ditulis dan tidak menyalahkan orang lain. Ditambahkan di belakangnya tetap, “Salam Super!”
.
@MarioTeguhMTGW: @MuhammadAssad Betul sekali Pak Muhammad. Itu sebabnya saya sndiri yg mnyampaikn prmhnn maaf. It is my personal responsibility. Salam super, MT
.
Tidak cukup sampai disini, menyadari bahwa kesalahan ini cukup fatal dan berakibat sangat luarrr biasaaa akibat respon-respon yang masuk, akhirnya secara resmi account twitter MT ditutup. Well, bagi saya, ini sudah cukup. What else do you expect guys? He already said sorry and everybody is exposed to mistakes.
.
Ada hikmah dalam setiap kejadian, dan begitu juga dengan kasus MT ini. Paling tidak ada 8 pelajaran yang bisa dipetik:
1. Nobody’s Perfect – tidak perlu dijelaskan detail saya rasa semuanya sudah pasti paham
.
2. Di saat bawahan kita (siapapun itu, baik moderator, asisten, anak buah, dll) melakukan kesalahan, sebagai seorang pemimpin yang baik – apalagi sering memotivasi orang lain – akan kurang bijak jika melempar kesalahan kepada orang lain dan bukan mengatakan, “ini salah saya”. Karena yang namanya bawahan itu kan pastinya bekerja untuk kita. Dia yang “mengabdikan” dirinya kepada kita. Jadi saat dia bersalah dan puluhan ribu orang ingin menghakiminya, sudah sepatutnya MT menjadi orang yang terdepan dalam membelanya, dan bukan malah seolah-olah “memberikan” moderatornya untuk dicaci maki oleh followernya.
.
3. Perilaku masyarakat Indonesia yang sangat reaktif. Saya melihat reaksinya luar biasa sekali dalam merespon kesalahan dari MT ini, dan yang saya heran adalah, kenapa ya kalau ada orang yang baik atau mungkin terlihat baik berbuat kesalahan, pasti reaksi dan respon untuk menghinanya lebih besar dibanding seorang penjahat yang melakukan kejahatan? Mungkin kalau yang nulis seperti itu adalah seorang kriminil, tidak akan seheboh ini.
.
4. Salah satu sikap MT yang saya kagumi adalah ketenangannya. Bahkan di saat banyak orang mengumpat kesal dan mencaci dia, dari tweet-tweet yang dibalas olehnya, tetap tenang dan seperti MT pada kondisi normal. Terkadang orang yang berada dalam kesulitan dan tekanan yang tinggi, akan berubah menjadi emosi dan tidak bisa mengontrol diri. Contoh terkini nya bisa dilihat dari kasus seorang artis ternama beberapa waktu yang lalu yang mengumpat para wartawan infotainment di account twitternya sebagai pelampiasan rasa marahnya. Dan dalam hal ini, kematangan MT memang patut diacungi jempol. Balasan-balasan yang diberikan olehnya sangat tenang dan tetap dengan gaya normal MT.
.
5. Peribahasa “Karena nila setitik rusak susu sebelanga” memang sangat pantas menggambarkan keadaan sang motivator. Nama baik yang telah dibangun selama ini sebagai motivator handal dan ulung seketika rusak karena kasus ini. Banyak orang, terutama kaum hawa, yang kecewa dengan apa yang disampaikan oleh MT ini karena alasan-alasan yang sama dengan yang diatas (terlalu judgemental, main cepat tuduh, tidak mengeri perasaan wanita dsb). jadi berhati-hatilah karena “mulutmu adalah harimaumu!”
.
6. Suatu saat kita pun pasti akan melakukan kesalahan, Cuma soal waktunya aja yang bergilir. Tungguin aja! Ingat bahwa saat kita menunjuk kesalahan kepada orang lain, sebenarnya 4 jari sedang mengarah kepada kita. Saat kita mengatakan MT ini terlalu judgemental dan main tuduh, please look back to ourselves, apa kita juga tidak pernah bersikap demikian? Apa kita juga tidak pernah main tuduh dan men-judge seseorang tanpa kita kenal lebih jauh terhadap orang tersebut?? Thing to think!
.
7. Saya pribadi sangat menyayangkan ditutupnya account Twitter MT ini. Orang buat salah itu normal, tapi dengan menutup accountnya itu kurang bijak. Karena mungkin saja dari 23,000 followernya banyak yang merasakan manfaat dari tweet2 yang disampaikan oleh MT. Jadi kan sayang kalo hanya karena hal seperti ini harus ditutup dan mungkin ribuan orang menjadi dirugikan. Selain itu, ditutupnya account MT ini juga terlihat bahwa MT seperti ingin lari dari tanggung jawab. Kalau kata salah seorang sahabat saya berinisial MA sih seperti ini dalam menyikapi ditutupnya account MT: “iya, gimana si motivator tapi ringkih dan sensitif tidak tahan banting.. Wikikik itu khan risiko dia ngluarin statement yg provokatif!“ dan yang ngomong ini lagi lagi, seorang wanita! hehehe
.
8. Dan pelajaran ke-8 yang bisa diambil adalah, wanita itu sensitif dan lebih banyak menggunakan perasaan, soooo please take good care of her..
.
Okey, Sekian tulisan singkat ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan untuk Pak MT, seorang sahabat yang saya hormati dan saya kasihi (meminjam bahasa MT), tetap semangat dan salam Zuperrrr!!!
.
Lastly, have a greeattttt and SUPERRRR SUNDAY everyoooonneee!!!
.
Regards,
Muhammad Assad


